Pelatih PSM terkesan dengan adik Spaso
Minggu, 30 Desember 2012 - 12:54 WIB
Pelatih PSM terkesan dengan adik Spaso
A
A
A
Sindonews.com - Mirko Spasojevic, pemain asal Montenegro yang juga merupakan adik dari striker PSM Makassar, Ilija Spasojevic memikat hati pelatih Petar Segrt saat melakukan seleksi.
Dengan tinggi 194 cm, pelatih PSM Petar Segrt menilai Mirko punya postur tubuh yang bagus dan usianya masih muda. Namun, ia berharap Mirko bisa segera beradaptasi dengan kondisi di Indonesia.
"Dia (Mirko) punya postur yang bagus. Kita semua bisa melihat kemampuan dia, skill dia, dan bagaimana baiknya pergerakan dia saat latihan. Namun dia masih harus menyesuaikan diri dan beradaptasi dengan lingkungan di Indonesia," ujar Petar seperti dilansir laman resmi IPL.
Pelatih asal Kroasia itu menambahkan Mirko bersedia diseleksi dan siap dibayar dengan gaji tidak besar asal bisa bermain di PSM.
"Ayah Spaso dan Mirko adalah pelatih hebat dan memberikan gelar juara dua kali di Yugoslavian Cup bersama tim FC Rijeka. Mirko juga salah satu pemain muda potensial yang dimiliki Montenegro saat ini. Ayahnya ingin saya mendidik dan melatih Mirko. Tetapi kita lihat saja perkembangannya," lanjutnya.
Ilija Spasojevic, sang kakak, mengatakan Mirko sangat ingin bermain di PSM. Apalagi setelah dia melihat banyaknya fans dan suporter klub ini.
"Iya, dia sangat ingin bermain di PSM. Dia bahkan sudah menolak pinangan klub Thailand hanya demi menunggu kesempatan dari coach Petar untuk ikut seleksi," terang Spaso.
Mantan striker Timnas U-21 Montenegro ini menambahkan, "Uang bagi Mirko bukan masalah. Yang penting dia bisa bermain di PSM bersama saya dan membantu klub semaksimal mungkin. Untuk tempat tinggal dia bisa tinggal di rumah saya. Bahkan tinggal di mess pun dia siap." imbuhnya.
Mirko menegaskan dirinya sangat ingin membela PSM dan ditangani pelatih yang tepat. Kata dia, Petar adalah pelatih yang sangat tahu bagaimana cara mengembangkan pemain muda.
"Dia sangat terkenal di negara saya. Sejak tiba di Makassar, saya langsung menyukai atmosfer kota ini. Saat suporter menyapa saya dengan sopan dan ramah saya sangat senang. Saya harap saya bisa menunjukkan kemampuan saya selama seleksi dan bisa memikat perhatian pelatih," jelasnya.
Dengan tinggi 194 cm, pelatih PSM Petar Segrt menilai Mirko punya postur tubuh yang bagus dan usianya masih muda. Namun, ia berharap Mirko bisa segera beradaptasi dengan kondisi di Indonesia.
"Dia (Mirko) punya postur yang bagus. Kita semua bisa melihat kemampuan dia, skill dia, dan bagaimana baiknya pergerakan dia saat latihan. Namun dia masih harus menyesuaikan diri dan beradaptasi dengan lingkungan di Indonesia," ujar Petar seperti dilansir laman resmi IPL.
Pelatih asal Kroasia itu menambahkan Mirko bersedia diseleksi dan siap dibayar dengan gaji tidak besar asal bisa bermain di PSM.
"Ayah Spaso dan Mirko adalah pelatih hebat dan memberikan gelar juara dua kali di Yugoslavian Cup bersama tim FC Rijeka. Mirko juga salah satu pemain muda potensial yang dimiliki Montenegro saat ini. Ayahnya ingin saya mendidik dan melatih Mirko. Tetapi kita lihat saja perkembangannya," lanjutnya.
Ilija Spasojevic, sang kakak, mengatakan Mirko sangat ingin bermain di PSM. Apalagi setelah dia melihat banyaknya fans dan suporter klub ini.
"Iya, dia sangat ingin bermain di PSM. Dia bahkan sudah menolak pinangan klub Thailand hanya demi menunggu kesempatan dari coach Petar untuk ikut seleksi," terang Spaso.
Mantan striker Timnas U-21 Montenegro ini menambahkan, "Uang bagi Mirko bukan masalah. Yang penting dia bisa bermain di PSM bersama saya dan membantu klub semaksimal mungkin. Untuk tempat tinggal dia bisa tinggal di rumah saya. Bahkan tinggal di mess pun dia siap." imbuhnya.
Mirko menegaskan dirinya sangat ingin membela PSM dan ditangani pelatih yang tepat. Kata dia, Petar adalah pelatih yang sangat tahu bagaimana cara mengembangkan pemain muda.
"Dia sangat terkenal di negara saya. Sejak tiba di Makassar, saya langsung menyukai atmosfer kota ini. Saat suporter menyapa saya dengan sopan dan ramah saya sangat senang. Saya harap saya bisa menunjukkan kemampuan saya selama seleksi dan bisa memikat perhatian pelatih," jelasnya.
(aww)