Marcel gabung Timnas, benteng PSM krisis
Senin, 31 Desember 2012 - 19:57 WIB
Marcel gabung Timnas, benteng PSM krisis
A
A
A
Sindonews.com - Kiper PSM Makassar, Denny Marcel, bergabung di Tim Nasional untuk prakualifikasi Piala Asia 2015. Kondisi ini wajib diantisipasi dengan memaksimalkan pemain yang ada.
Posisi Denny dalam tim cukup sentral. Bagaimana tidak, dalam setiap pertandingan, pemain kelahiran Balikpapan tersebut, selalu menjadi pilihan utama sebagai benteng terakhir tim Juku Eja.
Kondisi ini membuat pelatih Kiper PSM Ansar Abdullah harus berpikir cepat mencari penggantinya. Karena dibulan Januari, semua pemain yang akan memperkuat timnas, sudah harus masuk pemusatan latihan.
Kemudian pada Februari nanti, Indonesia akan berangkat ke Irak untuk melakoni laga perdana prakualifikasi Piala Asia. Diwaktu yang bersamaan, kompetisi Indonesian Premier League (IPL) 2012/2013 juga akan bergulir.
Ansar mengatakan, dengan kondisi seperti itu, secepatnya dia akan mencari pengganti Denny. Hanya saja belum bisa diputuskan siapa yang akan menjadi pilihan utama. "Saat ikut turnamen Wali Kota Cup di Ternate belum lama ini, Guntur sudah dicoba selain Denny," paparnya.
Namun penampilannya belum bisa dikatakan maksimal. Alasannya, diturnamen tersebut PSM hanya menjalani dua laga. Bertemu Persiter Ternate yang berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan PSM.
Sedangkan saat bertemu Persebaya Surabaya, kalah dengan skor 2-1. Menurut Ansar, hasil tersebut masih sulit dijadikan acuan untuk melihat penampilan anak-anak asuhnya. "Kalau melihat kualitas seorang kiper, tidak bisa dinilai hanya dari satu pertandingan," kata Ansar.
Apalagi, panjangnya libur kompetisi dimusim lalu,dan mepetnya persiapan tim yang hanya sekitar satu bulan lebih, ikut mempengaruhi penampilan seorang kiper saat tampil diturnamen resmi.
Idealnya, dua hingga tiga kali pertandingan ujicoba, baru bisa melihat kemampuan maksimal kiper. Ansar mengatakan, musim depan dia meminta quota empat orang penjaga gawang. "Jumlah itu untuk mengantisipasi jika ada kiper yang ke timnas, termasuk yang cedera," katanya.
Namun menurut dia, jika manajemen PSM hanya mampu menggaji tiga orang kiper, tidak akan dipersoalkan. "Mau bagaimana lagi, kalau manajemen misalnya hanya menyetujui tiga orang penjaga gawang karena keterbatasan dana," sebutnya.
Sempat beredar kabar, akan ada kiper baru asal Eropa Timur sebagai pengganti Denny. Namanya dirahasiakan dan manajemen tim Juku Eja kabarnya sudah melakukan negosiasi. Namun, rencana tersebut menguap, setelah pria dengan tinggi badan 180 cm tersebut, setuju dengan nilai kontrak yang ditawarkan manajemen PSM.
Sebelumnya, dari beberapakali pengakuan Pelatih PSM Petar Segrt, peluang Fachrul untuk mengganti Denny jika bergabung di timnas, cukup besar. Karena secara kualitas, keduanya dinilai punya karakter yang sama.
Kedua, saat PSM ikut di turnamen pramusim di Ternate belum lama ini, hanya ada dua kiper yang dibawa yakni Denny Marcel dan Guntur. Sedangkan keberadaan Fahrul dalam tim, nampaknya masih samar-samar.
Petar masih punya waktu satu bulan lebih untuk mempersiapkan timnya menuju IPL 2012/2013 mendatang. Karena sesuai jadwal PSSI, kompetisi resmi mulai bergulir Februari 2013.
Posisi Denny dalam tim cukup sentral. Bagaimana tidak, dalam setiap pertandingan, pemain kelahiran Balikpapan tersebut, selalu menjadi pilihan utama sebagai benteng terakhir tim Juku Eja.
Kondisi ini membuat pelatih Kiper PSM Ansar Abdullah harus berpikir cepat mencari penggantinya. Karena dibulan Januari, semua pemain yang akan memperkuat timnas, sudah harus masuk pemusatan latihan.
Kemudian pada Februari nanti, Indonesia akan berangkat ke Irak untuk melakoni laga perdana prakualifikasi Piala Asia. Diwaktu yang bersamaan, kompetisi Indonesian Premier League (IPL) 2012/2013 juga akan bergulir.
Ansar mengatakan, dengan kondisi seperti itu, secepatnya dia akan mencari pengganti Denny. Hanya saja belum bisa diputuskan siapa yang akan menjadi pilihan utama. "Saat ikut turnamen Wali Kota Cup di Ternate belum lama ini, Guntur sudah dicoba selain Denny," paparnya.
Namun penampilannya belum bisa dikatakan maksimal. Alasannya, diturnamen tersebut PSM hanya menjalani dua laga. Bertemu Persiter Ternate yang berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan PSM.
Sedangkan saat bertemu Persebaya Surabaya, kalah dengan skor 2-1. Menurut Ansar, hasil tersebut masih sulit dijadikan acuan untuk melihat penampilan anak-anak asuhnya. "Kalau melihat kualitas seorang kiper, tidak bisa dinilai hanya dari satu pertandingan," kata Ansar.
Apalagi, panjangnya libur kompetisi dimusim lalu,dan mepetnya persiapan tim yang hanya sekitar satu bulan lebih, ikut mempengaruhi penampilan seorang kiper saat tampil diturnamen resmi.
Idealnya, dua hingga tiga kali pertandingan ujicoba, baru bisa melihat kemampuan maksimal kiper. Ansar mengatakan, musim depan dia meminta quota empat orang penjaga gawang. "Jumlah itu untuk mengantisipasi jika ada kiper yang ke timnas, termasuk yang cedera," katanya.
Namun menurut dia, jika manajemen PSM hanya mampu menggaji tiga orang kiper, tidak akan dipersoalkan. "Mau bagaimana lagi, kalau manajemen misalnya hanya menyetujui tiga orang penjaga gawang karena keterbatasan dana," sebutnya.
Sempat beredar kabar, akan ada kiper baru asal Eropa Timur sebagai pengganti Denny. Namanya dirahasiakan dan manajemen tim Juku Eja kabarnya sudah melakukan negosiasi. Namun, rencana tersebut menguap, setelah pria dengan tinggi badan 180 cm tersebut, setuju dengan nilai kontrak yang ditawarkan manajemen PSM.
Sebelumnya, dari beberapakali pengakuan Pelatih PSM Petar Segrt, peluang Fachrul untuk mengganti Denny jika bergabung di timnas, cukup besar. Karena secara kualitas, keduanya dinilai punya karakter yang sama.
Kedua, saat PSM ikut di turnamen pramusim di Ternate belum lama ini, hanya ada dua kiper yang dibawa yakni Denny Marcel dan Guntur. Sedangkan keberadaan Fahrul dalam tim, nampaknya masih samar-samar.
Petar masih punya waktu satu bulan lebih untuk mempersiapkan timnya menuju IPL 2012/2013 mendatang. Karena sesuai jadwal PSSI, kompetisi resmi mulai bergulir Februari 2013.
(aww)