Gurning tertarik comot pemain PSMS PT LI
Senin, 31 Desember 2012 - 22:36 WIB
Gurning tertarik comot pemain PSMS PT LI
A
A
A
Sindonews.com - Status pemain PSMS Medan versi PT LI yang masih menggantung menjadi keuntungan tersendiri bagi PSMS Medan versi PT LPIS. Sejumlah pemain dibidik untuk ditarik membela PSMS Medan versi LPIS.
Agung Prasetyo, pemain belakang eks skuad sepak bola Sumut di ajang PON XVIII di Riau bakal mengisi posisi sentral di lini belakang tim besutan pelatih Abdul Rahman Gurning tersebut. Kabar itu dibenarkan asisten pelatih PSMS, Edy Syahputra yang diwawancara Senin (31/12).
''Rencananya Agung mau ditarik kalau disetujui manajemen. Memang belum dibicarakan. Bu manajer (Yohanna Pardede) sudah tahu rencana itu,” ujar Edy
Sebelumnya, Abdul Rahman Gurning memang menyebutkan, lini belakang menjadi salah satu sisi yang dinilai masih membutuhkan tambahan amunisi, selain seorang playmaker di lapangan tengah.
Sosok Agung dinilai tepat mengisi selot lini belakang lantaran juga memiliki kemampuan sebagai pemain bek sayap. “Dia (Agung) masih muda, tenaga masih bagus dari tenaga senior. Apalagi Irwanto sudah agak lambat,” ungkapnya.
Dengan sistem promosi degradasi yang diterapkan tim pelatih, tentu saja kondisi tersebut bakal menjadi alarm bagi pemain lain. Hal itu diakui Edy. Menurutnya, pemain yang mengalami penurunan performa saat ini akan dipertimbangkan untuk disisihkan.
''Kalau itu disetujui, ada yang kami eliminasi lagi. Di posisi mana? Bisa saja di posisi pemain belakang. Dan walaupun mereka sudah dipanjar, uang tanda jadi itu juga belum mengikat seutuhnya. Pemain yang menurut kami menurun prestasinya, akan ditinjau ulang,” ujar Edy.
Edy mengaku, pihaknya belum menentukan pemain mana yang akan dieliminasi. Pihaknya bakal terus memantau perkembangan pemain sebelum memutuskan pemain mana yang paling layak dieliminasi. “Yang jelas, pemain kami minta jangan bermalas-malasan dalam latihan,” bebernya.
Agung yang saat ini sedang menanti kejelasan di PSMS besutan pelatih Suimin Diharja memang masih mengambang. Kondisi tersebut menurut Edy tidak masalah bagi pihaknya. Enggak ada urusan sama yang sebelah. Kalau bisa kami tarik semua akan kami tarik. Lagipula, mereka juga belum jelas nasibnya di sana,” ucapnya.
Sementara, Yohanna Pardede mengakui, pihaknya masih mempertimbangkan keinginan pelatih tersebut. “Masih dalam wacana, Kami akan coba pertimbangkan dulu,” ungkapnya.
Agung Prasetyo, pemain belakang eks skuad sepak bola Sumut di ajang PON XVIII di Riau bakal mengisi posisi sentral di lini belakang tim besutan pelatih Abdul Rahman Gurning tersebut. Kabar itu dibenarkan asisten pelatih PSMS, Edy Syahputra yang diwawancara Senin (31/12).
''Rencananya Agung mau ditarik kalau disetujui manajemen. Memang belum dibicarakan. Bu manajer (Yohanna Pardede) sudah tahu rencana itu,” ujar Edy
Sebelumnya, Abdul Rahman Gurning memang menyebutkan, lini belakang menjadi salah satu sisi yang dinilai masih membutuhkan tambahan amunisi, selain seorang playmaker di lapangan tengah.
Sosok Agung dinilai tepat mengisi selot lini belakang lantaran juga memiliki kemampuan sebagai pemain bek sayap. “Dia (Agung) masih muda, tenaga masih bagus dari tenaga senior. Apalagi Irwanto sudah agak lambat,” ungkapnya.
Dengan sistem promosi degradasi yang diterapkan tim pelatih, tentu saja kondisi tersebut bakal menjadi alarm bagi pemain lain. Hal itu diakui Edy. Menurutnya, pemain yang mengalami penurunan performa saat ini akan dipertimbangkan untuk disisihkan.
''Kalau itu disetujui, ada yang kami eliminasi lagi. Di posisi mana? Bisa saja di posisi pemain belakang. Dan walaupun mereka sudah dipanjar, uang tanda jadi itu juga belum mengikat seutuhnya. Pemain yang menurut kami menurun prestasinya, akan ditinjau ulang,” ujar Edy.
Edy mengaku, pihaknya belum menentukan pemain mana yang akan dieliminasi. Pihaknya bakal terus memantau perkembangan pemain sebelum memutuskan pemain mana yang paling layak dieliminasi. “Yang jelas, pemain kami minta jangan bermalas-malasan dalam latihan,” bebernya.
Agung yang saat ini sedang menanti kejelasan di PSMS besutan pelatih Suimin Diharja memang masih mengambang. Kondisi tersebut menurut Edy tidak masalah bagi pihaknya. Enggak ada urusan sama yang sebelah. Kalau bisa kami tarik semua akan kami tarik. Lagipula, mereka juga belum jelas nasibnya di sana,” ucapnya.
Sementara, Yohanna Pardede mengakui, pihaknya masih mempertimbangkan keinginan pelatih tersebut. “Masih dalam wacana, Kami akan coba pertimbangkan dulu,” ungkapnya.
(aww)