Persib harus merelakan Van Dijk

Minggu, 13 Januari 2013 - 11:33 WIB
Persib harus merelakan...
Persib harus merelakan Van Dijk
A A A
Sindonews.com - Persib Bandung masih memiliki waktu hingga Jumat (18/1) mendatang untuk memastikan transfer Sergio van Dijk dari Adelaide United. Tapi kenyataannya Maung Bandung harus siap-siap mengucap selamat tinggal kepada pemain berusia 30 tahun itu.

Seperti dilansir salah satu media nasional di Australia, Fox Sports Australia, setelah lepas dari cedera paha yang dialaminya dalam tiga bulan terakhir. Van Dijk memastikan jika dirinya bakal bertahan di klub berjuluk Reds tersebut hingga kontraknya berakhir.

Terlebih Adelaide United baru saja harus menerima kenyataan pahit setelah striker andalan mereka, Bruce Djite harus istirahat panjang akibat mengalami cedera parah. Pelatih Adelaide United sendiri, John Kosmina mengungkapkan pekan depan berencana akan memasukkan kembali nama Van Dijk dalam skuad utama.

"Itu jika memang Van Dijk tidak jadi pergi ke Indonesia. Selama ini dia masih akan bermain di tim junior (National Youth League). Mungkin pekan depan, baru bisa kembali ke tim utama," ujar Kosmina seperti dilansir Sky.

Kenyataan ini kian menguatkan indikasi jika Persib minimal harus menunggu hingga putaran kedua Indonesia Super League (ISL), untuk bisa mendapatkan Van Dijk secara gratis. Negosiasi Persib dengan striker dengan kepala plontos itu, kabarnya tersendat karena alotnya pembicaraan dengan pihak agen.

Tak adanya titik terang membuat manajemen Persib, sedikit kecewa karena sebetulnya Van Dijk sangat ngebet datang ke Persib. "Saya juga tidak tahu apa yang sebenarnya. Sergio sendiri selalu mengatakan dia sangat ingin bermain di Indonesia bersama Persib," papar Manajer Persib, Umuh Muchtar.

Sebelumnya Maung Bandung tampak cukup percaya diri bisa mendatangkan Van Dijk ke Indonesia, 3 Januari lalu. Namun, setelah ditunggu-tunggu, sosok Van Dijk tak pernah menunjukkan batang hidungnya. Sejumlah sponsor yang awalnya siap menyokong rencana kedatangan Van Dijk ke Indonesia memilih mundur.

Belakangan beredar kabar jika transfer Van Dijk ke Persib terhambat akibat problem status kewarganegaraan Van Dijk yang tak kunjung rampung. Konon Van Dijk sulit mendapatkan status WNI karena klub yang menjadi tujuannya di Indonesia adalah Persib.

Seperti diketahui Persib berkompetisi di ISL yang notabene merupakan ajang kompetisi yang digelar diluar wewenang maupun kontrol langsung dari PSSI. Kabarnya pihak Depkumham hanya mengizinkan seorang pemain dinaturalisasi jika pemain tersebut berlaga di kompetisi yang digelar dibawah yuridiksi PSSI secara langsung.

Apapun kendala yang menghambat kedatangan Van Dijk ke Indonesia. Yang pasti, kenyataannya, Persib dan Bobotoh harus rela mengucapkan afscheid Van Dijk. Ya, selamat tinggal Van Dijk
(wbs)
Berita Terkait
Bobotoh Gelar Konvoi...
Bobotoh Gelar Konvoi Keliling Kota Bandung Usai Persib Raih Gelar Juara Liga 1
Persib Bandung Keok...
Persib Bandung Keok Dibungkam Barito Putera
Keyakinan Kuat Andrew...
Keyakinan Kuat Andrew Jung Persib Bisa Juara Liga
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Doa Kapten Persib Jelang...
Doa Kapten Persib Jelang Bulan Suci Ramadan
Pelatih Persib U-16...
Pelatih Persib U-16 Sebut Latihan Saat Berpuasa Bagus bagi Pemain
Berita Terkini
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
40 menit yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
4 jam yang lalu
Gavi Akhirnya Buka Mulut...
Gavi Akhirnya Buka Mulut setelah Dibanting Paredes di Final Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
DBL Indonesia Lepas...
DBL Indonesia Lepas Tim ke Amerika Serikat, Musim 2026-2027 Digelar di 31 Kota
6 jam yang lalu
Lamine Yamal Ungkap...
Lamine Yamal Ungkap Pesan Messi saat Berpelukan di Final Piala Dunia 2026
8 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Harus Setor...
Ukraina Harus Setor Logam Tanah Jarang jika Ingin Dibantu AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved