Persis LPIS akan digelontor Rp6 M
Rabu, 16 Januari 2013 - 13:50 WIB
Persis LPIS akan digelontor Rp6 M
A
A
A
Sindonews.com - Manajer Persis LPIS Joni Sofyan Erwandi mengatakan sponsor utama Persis Solo versi Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) siap menggelontorkan dananya untuk menghidupi tim Laskar Sambernyawa semusim ke depan. Sponsor bersedia memberikan dana segar tersebut sebelum kompetisi Divisi Utama yang di bawah payung PSSI ini dihelat awal Maret.
"Sponsor sanggup memberikan uang di muka sebelum kompetisi dimulai. Ini bertujuan agar pengalaman buruk berupa keterlambatan gaji seperti musim lalu tidak terulang lagi," katanya, Rabu (16/1/2013).
Dana di muka tersebut menjadi salah satu poin yang akan dipaparkan manajemen LPIS kepada Wali Kota Solo FX Hadi 'Rudy' Rudyatmo. Rencana pemaparan dilakukan kemarin, namun orang nomor satu di Kota Solo ini sedang berdinas di Semarang. "Paparan belum dilakukan karena Pak Rudy sedang berada di Semarang, setelah dari Semarang langsung ke Jakarta. Akhirnya paparan tertunda dari rencana awal," ungkapnya.
Namun, Joni mengaku sudah berkoordinasi secara informal melalui telepon seluler dengan Mantan Ketua Umum Persis Solo tersebut. Inti dari koordinasi tersebut, paparan langsung digelar setelah wali kota sepulang dari Jakarta. "Jadwal sudah disiapkan, sepulang dari Jakarta. Kalau tidak Jumat ya Sabtu," ujarnya.
Pengusaha transportasi ini optimistis keberadaan Persis LPIS akan didukung sepenuhnya oleh wali kota. Apalagi, syarat utama yang diajukan wali kota agar keterlambatan gaji pemain tidak terulang lagi, siap disanggupi sponsor. "Sponsor menjamin sanggup menanggung seluruh pengeluaran Persis LPIS selama satu musim penuh. Musim ini, Persis LPIS tidak lagi menunggak gaji pemain, menunggak sewa stadion, atau katering yang ngutang," jelasnya.
Disinggung besaran dana yang dikucurkan sponsor, Joni mengatakan jumlahnya sesuai regulasi yang diterapkan PSSI dan PT LPIS. "Kalau kita (Divisi Utama) batasan pengeluaran maksimumnya Rp5-Rp6 miliar selama semusim. Itu semua akan ditanggung sponsor Persis LPIS. Jangan kan segitu (Rp5-Rp6 miliar), Rp20 miliar seperti yang diminta Pak Wali Kota saja sponsor sanggup," ujarnya.
Hanya saja, Joni masih enggan menyebut by name sponsor yang akan menghidupi tim yang berdiri sejak 1923 tersebut. "Nama sponsor ditunggu saja saat kita pemaparan di depan Pak Wali Kota. Nanti juga gamblang semua, transparan termasuk besaran dana yang dikucurkan untuk tim ini selama semusim," kilah Joni.
"Sponsor sanggup memberikan uang di muka sebelum kompetisi dimulai. Ini bertujuan agar pengalaman buruk berupa keterlambatan gaji seperti musim lalu tidak terulang lagi," katanya, Rabu (16/1/2013).
Dana di muka tersebut menjadi salah satu poin yang akan dipaparkan manajemen LPIS kepada Wali Kota Solo FX Hadi 'Rudy' Rudyatmo. Rencana pemaparan dilakukan kemarin, namun orang nomor satu di Kota Solo ini sedang berdinas di Semarang. "Paparan belum dilakukan karena Pak Rudy sedang berada di Semarang, setelah dari Semarang langsung ke Jakarta. Akhirnya paparan tertunda dari rencana awal," ungkapnya.
Namun, Joni mengaku sudah berkoordinasi secara informal melalui telepon seluler dengan Mantan Ketua Umum Persis Solo tersebut. Inti dari koordinasi tersebut, paparan langsung digelar setelah wali kota sepulang dari Jakarta. "Jadwal sudah disiapkan, sepulang dari Jakarta. Kalau tidak Jumat ya Sabtu," ujarnya.
Pengusaha transportasi ini optimistis keberadaan Persis LPIS akan didukung sepenuhnya oleh wali kota. Apalagi, syarat utama yang diajukan wali kota agar keterlambatan gaji pemain tidak terulang lagi, siap disanggupi sponsor. "Sponsor menjamin sanggup menanggung seluruh pengeluaran Persis LPIS selama satu musim penuh. Musim ini, Persis LPIS tidak lagi menunggak gaji pemain, menunggak sewa stadion, atau katering yang ngutang," jelasnya.
Disinggung besaran dana yang dikucurkan sponsor, Joni mengatakan jumlahnya sesuai regulasi yang diterapkan PSSI dan PT LPIS. "Kalau kita (Divisi Utama) batasan pengeluaran maksimumnya Rp5-Rp6 miliar selama semusim. Itu semua akan ditanggung sponsor Persis LPIS. Jangan kan segitu (Rp5-Rp6 miliar), Rp20 miliar seperti yang diminta Pak Wali Kota saja sponsor sanggup," ujarnya.
Hanya saja, Joni masih enggan menyebut by name sponsor yang akan menghidupi tim yang berdiri sejak 1923 tersebut. "Nama sponsor ditunggu saja saat kita pemaparan di depan Pak Wali Kota. Nanti juga gamblang semua, transparan termasuk besaran dana yang dikucurkan untuk tim ini selama semusim," kilah Joni.
(akr)