Wali Kota Solo: Sebelum ada jawaban PSSI, Muscab Persis ilegal

Rabu, 23 Januari 2013 - 18:42 WIB
Wali Kota Solo: Sebelum...
Wali Kota Solo: Sebelum ada jawaban PSSI, Muscab Persis ilegal
A A A
Sindonews.com - Wali Kota Solo FX Hadi 'Rudy' Rudyatmo mengkritik keras inisiatif pengurus PSSI Solo dan klub internal Persis yang mengagendakan menggelar Muscab Persis Solo akhir pekan ini. Rudy menilai, sebelum ada jawaban dari PSSI, hasil Muscab menjadi cacat hukum.

Mantan Ketua Umum Persis Solo ini mengatakan, sejauh ini sudah mengirim surat ke PSSI untuk menggelar muscab. Namun, institusi sepakbola di Tanah Air ini belum memberikan rekomendasi. "Silakan kalau mau Muscab, saya tidak akan hadir selama belum ada jawaban dari PSSI. Selama belum ada jawaban (dari PSSI), hasil Muscab ilegal, dan saya tidak mau tahu," ungkap Rudy, kemarin.

Pengcab PSSI dan klub internal Persis mengagendakan muscab pada Minggu (27/1) mendatang. Mereka menilai dengan muscab, maka konflik dan dualisme Persis bisa diakhiri. Selain itu, adanya muscab dianggap bisa menyehatkan dunia persepakbolaan di Kota Bengawan, yang dalam dua tahun terakhir ini kondisinya runyam.

Koordinator klub internal Persis Solo Teddy Agung Sulistyo mengatakan, dengan muscab maka kondisi dan nasib Persis Solo kembali sehat sebelum terjadi dualisme. Jika tidak digelar muscab, maka tim tetap terbengkelai, pembinaan jalan di tempat serta kondisi klub internal Persis juga tidak terurus.

Namun, Rudy menduga muscab yang digelar tersebut punya 'agenda terselubung', yakni mengarahkan Persis berlaga di kompetisi yang dioperatori PT Liga Indonesia (Liga).

"Kalau muscab hanya untuk persiapan Persis berlaga di PT Liga, lebih baik tidak perlu dilaksanakan. Lebih baik, klub internal Persis itu menutup utang-utang Persis selama ini seperti tunggakan stadion dan katering bagi pemain. "Lebih baik bayar utang dulu," imbuhnya.

Rudy menambahkan, seharusnya klub-klub internal berperan aktif dalam mendukung Persis selama berkompetisi, khususnya seputar finansial. Sejauh ini, klub internal hanya berpangku tangan saja untuk urusan finansial selama mengarungi kompetisi.

"Jika memang Persis milik klub-klub internal, siapa yang berani melunasi utang-utang selama Persis seperti tunggakan gaji atau sewa stadion. Saya tidak mau nombok lagi,' tegasnya.

Pria kelahiran Solo, 13 Februari 1960 ini memastikan jika Muscab tetap digelar akhir pekan ini, tidak akan menghadirinya. Selain persoalan legalitas, pada saat bersamaan Rudy punya agenda keluarga yang tidak bisa ditinggalkan. "Jika tetap digelar Minggu besok, saya tidak akan hadir. Saya mau mantu," ungkapnya.
(aww)
Berita Terkait
Bhayangkara FC vs Persis...
Bhayangkara FC vs Persis Solo: Dibayangi Pemecatan, Jacksen Yakin Masa Suram Laskar Sambernyawa Berakhir
Persis Solo Umumkan...
Persis Solo Umumkan Giovani Numberi Pemain Anyar Jelang Liga 1 2024/2025
Persis Solo Hadapi Badai...
Persis Solo Hadapi Badai Cedera di Awal Musim Liga 1 2023/2024
Dibayari Saat Beli Bensin,...
Dibayari Saat Beli Bensin, Erick Thohir Bujuk Aremania Dukung Persis Solo
Ramadhan Sananta Dipanggil...
Ramadhan Sananta Dipanggil Timnas Indonesia, Pelatih Persis Solo: Dia Striker Terbaik
Kaesang Jadi Direktur...
Kaesang Jadi Direktur Utama Persis Solo
Berita Terkini
Deretan Fakta Menarik...
Deretan Fakta Menarik Usai Belanda Hajar Swedia 5-1
6 menit yang lalu
Belanda Pesta Gol, Swedia...
Belanda Pesta Gol, Swedia Dibantai 5-1 di Houston
58 menit yang lalu
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
4 jam yang lalu
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
6 jam yang lalu
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
8 jam yang lalu
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Wajib Menang!
10 jam yang lalu
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved