Klub dirundung kasus, IPL tetap jalan terus

Jum'at, 08 Februari 2013 - 22:14 WIB
Klub dirundung kasus,...
Klub dirundung kasus, IPL tetap jalan terus
A A A
Sindonews.com - CEO PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) Widjajanto menjelaskan, jika diputarnya kompetisi Indonesian Premier League (IPL) on the track. Walaupun Widja, sapaan akrab Widjajanto, menyadari, masih ada beberapa klub kontestan masih diliputi permasalahan.

Waktu diputarnya kompetisi IPL musim 2012/2013 memang sempat beberapa kali mundur. Pada ketetapan awal, IPL akan diputar pada 9 Februari. Keputusan itu pun akhirnya tidak bisa dijalankan dan mundur menjadi 11 Februari. Akan tetapi ketetapan yang sudah berganti itu pun tidak bisa dijalankan dan rencananya akan diputar pada 16 Februari.

Mundur beberapa kalinya kompetisi IPL diakui Widjajanto, lebih karena permintaan klub. Seperti mundurnya IPL dari tanggal 11 ke 16 Februari, keputusan tersebut dikarenakan adanya permintaan klub-klub peserta dalam rapat CEO meeting. Sambung Widjajanto, mundurnya kompetisi diikuti LPIS agar jalan-jalannya kompetisi bisa benar-benar maksimal.

''Kemarin itu kenapa mundur dari tanggal 11 Februari ke tanggal 16 lebih dikarenakan permintaan klub. Dalam rapat para CEO pada Januari, mereka ingin klub benar-benar siap dulu dalam berkompetisi. Karena itu permintaan mereka dan kami nilai masuk akal, maka LPIS mengikuti,” jelas Widjajanto.

Tidak hanya berkali-kali dihadapkan pada mundurnya jadwal kompetisi, LPIS sebagai operator IPL juga dibayangi masalah internal klub-klub peserta. Seperti yang disampaikan pria yang sempat berprofesi sebagai wartawan tersebut, klub-klub yang bermasalah ada Arema Indonesia, Persebaya Surabaya, dan Bontang FC.

Arema menurutnya lebih dikarenakan pada masalah investor yang mundur. Dan untuk menyelesaikan masalah tersebut, LPIS sudah memanggil pengurus klub apakah sudah mendapatkan investor baru. Sementara Persebaya, lebih pada problem komunikasi di antara intenal tim jelas Widjajanto.

''Kami terus memantau bagaimana mereka menyelesaikan masalah-masalahnya. Jika memang nanti ada apa-apa terkait dengan klub-klub tersebut, kami akan laporkan kepada Exco (Komite Eksekutif) PSSI. Karena menurut kami, tingkat Exco yang bisa menyelesaikan masalah tersebut,” jelas Widjajanto.

Tidak hanya Arema dan Persebaya yang terus dipantau LPIS, Widjajanto menjelaskan jika Bontang juga masih dalam proses penyelesaian masalah tunggakan gaji pemain. Wijajanto mennyatakan setelah adanya layangan surat teguran keras kepada Bontang, baru manajemen menyambangi kantor LPIS untuk memberikan penjelasan.

''Kami terus kejar kesiapan klub. Seperti Bontang setelah kami layangkan surat teguran keras, baru akhirnya mereka bisa membuka komunikasi dengan kami,” tutupnya.
(aww)
Berita Terkait
Raih Pendanaan Seri...
Raih Pendanaan Seri E USD2,3 Miliar, MPL Ekspansi ke AS
Platform Esports MPL...
Platform Esports MPL Dapat Suntikan Dana
MPL Makin Gencar Promosikan...
MPL Makin Gencar Promosikan Esports di Indonesia
Mau Pulsa dan Token...
Mau Pulsa dan Token Listrik, Rasakan Sensasi Main Game MPL
Premier League Trophy...
Premier League Trophy Tour Bersama Legend Sepak Bola Inggris Robbie Fowler
Wolverhampton Wanderers...
Wolverhampton Wanderers Dipastikan Degradasi dari Premier League
Berita Terkini
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
24 menit yang lalu
Timnas Indonesia dan...
Timnas Indonesia dan Oman Tiba, Lautan Suporter Padati Stadion GBK
43 menit yang lalu
Drawing Campus League...
Drawing Campus League Basketball The Nationals 2026: Berebut Predikat Kampus Terbaik Indonesia
1 jam yang lalu
Leg Kedua Final Four...
Leg Kedua Final Four Pro Futsal League 2026, Satu Langkah Menuju Partai Pamungkas
4 jam yang lalu
MotoGP 2026 Berlanjut...
MotoGP 2026 Berlanjut ke Hungaria, Simak Jadwal Lengkap dan Link Nonton di VISION+
5 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Putri Kusuma Wardani Takluk dari Chen Yu Fei
5 jam yang lalu
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved