Resmi jadi WNI, Van Dijk lega berkostum Persib
Senin, 11 Februari 2013 - 21:38 WIB
Resmi jadi WNI, Van Dijk lega berkostum Persib
A
A
A
Sindonews.com - Keinginan Persib Bandung untuk menggaet striker Indonesia keturunan Belanda, Serginho van Dijk, kesampaian. Striker berusia 30 tahun itu, resmi menjadi bagian skuad Maung Bandung setelah Senin siang (11/2) diambil sumpah sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).
Mantan peraih sepatu emas Liga Australia musim 2010/2011 tersebut disumpah sebagai WNI, Senin (11/2) sekitar pukul 14.30 WIB di Kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Wilayah Daerah Khusus Ibukota Jakarta.
Upacara pelantikan dan pengambilan sumpah setia ini berlangsung singkat dan dalam suasana khidmat. Manajer Persib, Umuh Muchtar ikut hadir mendampingi Van Dijk dalam acara pengambilan sumpah yang dilakukan dengan sumpah agama Kristen Protestan. Selanjutnya Sergio menandatangani surat pernyataan pelantikan, dan upacara diakhiri dengan menyanyikan lagu ‘Padamu Negeri’.
Setelah mengantongi status WNI, kehadiran Van Dijk dipastikan tidak akan mengganggu keberadaan lima pemain asing yang sudah menghuni skuad Maung Bandung sejak awal musim ini. Sebab, status Van Dijk di Persib adalah pemain lokal dan namanya sendiri sudah didaftarkan Maung Bandung pada hari terakhir pendaftaran pemain yang ditutup PT. Liga Indonesia, 18 Januari lalu.
Kepastian Van Dijk bergabung ke Persib diumumkan Manajemen Persib di Graha Persib, tadi malam. ''Alhamdulillah hari ini (Senin 11 Februari) proses kepindahan Sergio ke Persib sudah beres semuanya. Dia sudah resmi jadi pemain Persib karena sejak beberapa hari lalu memang sudah didaftarkan sebagai pemain Persib,” jelas Manajer Persib, Umuh Muchtar.
''Sergio terlihat cukup senang karena impiannya bermain di Indonesia bersama Persib terwujud. Sudah sejak lama dia ingin bermain di sini. Kami harapkan Sergio bisa memberikan perubahan yang lebih positif terhadap tim dan membantu Persib mewujudkan target juara,” tambahnya.
Lebih jauh Umuh menyatakan cukup berterimakasih kepada Pemerintah Republik Indonesia, dalam hal ini Presiden Susilo Bambang Yudhyono yang telah memberikan restu kepada Van Dijk untuk mengantongi status sebagai WNI.
''Kehadirannya di Indonesia juga demi kemajuan sepak bola Indonesia. Karena itu, Presiden juga sudah tanda tangan dan kami mengucapkan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah RI,” imbuh Umuh.
Pemain yang memiliki darah Sunda dari Ibunya tersebut, rencananya akan mendapatkan nomor punggung istimewa dari Persib yakni 10. Kostum ini dianggap keramat di skuad Maung Bandung setelah dikenakan oleh salah satu legenda Persib di zaman Perserikatan Adjat Sudrajat.
Van Dijk mengaku senang karena setelah sekian lama menanti dia akhirnya bisa ‘pulang kampung’ ke Indonesia. Meski lahir di Belanda, tepatnya Kota Assen, Van Dijk diketahui saat kecil sempat tinggal di Lembang, Kabupaten Bandung Barat sebelum keluarganya memutuskan tinggal lagi di Belanda yang merupakan tanah kelahiran Ayahnya, Roelof van Dijk.
''Cukup lega dan senang. Saya sudah cukup lama menunggu momen ini. Persib dan Indonesia selalu ada dalam pikiran saya. Sebelumnya saya hanya bisa menunggu, sebelum kemudian semuanya terwujud. Persib adalah salah satu klub terbaik di Indonesia. Punya fans cukup besar, stadion baru mereka (SUS Gedebage) juga cukup bagus. Semuanya harus bantu Persib mewujudkan juara, termasuk media,” tutur Van Dijk yang ditemani keluarganya kepada wartawan di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Senin malam (11/2).
Mantan peraih sepatu emas Liga Australia musim 2010/2011 tersebut disumpah sebagai WNI, Senin (11/2) sekitar pukul 14.30 WIB di Kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Wilayah Daerah Khusus Ibukota Jakarta.
Upacara pelantikan dan pengambilan sumpah setia ini berlangsung singkat dan dalam suasana khidmat. Manajer Persib, Umuh Muchtar ikut hadir mendampingi Van Dijk dalam acara pengambilan sumpah yang dilakukan dengan sumpah agama Kristen Protestan. Selanjutnya Sergio menandatangani surat pernyataan pelantikan, dan upacara diakhiri dengan menyanyikan lagu ‘Padamu Negeri’.
Setelah mengantongi status WNI, kehadiran Van Dijk dipastikan tidak akan mengganggu keberadaan lima pemain asing yang sudah menghuni skuad Maung Bandung sejak awal musim ini. Sebab, status Van Dijk di Persib adalah pemain lokal dan namanya sendiri sudah didaftarkan Maung Bandung pada hari terakhir pendaftaran pemain yang ditutup PT. Liga Indonesia, 18 Januari lalu.
Kepastian Van Dijk bergabung ke Persib diumumkan Manajemen Persib di Graha Persib, tadi malam. ''Alhamdulillah hari ini (Senin 11 Februari) proses kepindahan Sergio ke Persib sudah beres semuanya. Dia sudah resmi jadi pemain Persib karena sejak beberapa hari lalu memang sudah didaftarkan sebagai pemain Persib,” jelas Manajer Persib, Umuh Muchtar.
''Sergio terlihat cukup senang karena impiannya bermain di Indonesia bersama Persib terwujud. Sudah sejak lama dia ingin bermain di sini. Kami harapkan Sergio bisa memberikan perubahan yang lebih positif terhadap tim dan membantu Persib mewujudkan target juara,” tambahnya.
Lebih jauh Umuh menyatakan cukup berterimakasih kepada Pemerintah Republik Indonesia, dalam hal ini Presiden Susilo Bambang Yudhyono yang telah memberikan restu kepada Van Dijk untuk mengantongi status sebagai WNI.
''Kehadirannya di Indonesia juga demi kemajuan sepak bola Indonesia. Karena itu, Presiden juga sudah tanda tangan dan kami mengucapkan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah RI,” imbuh Umuh.
Pemain yang memiliki darah Sunda dari Ibunya tersebut, rencananya akan mendapatkan nomor punggung istimewa dari Persib yakni 10. Kostum ini dianggap keramat di skuad Maung Bandung setelah dikenakan oleh salah satu legenda Persib di zaman Perserikatan Adjat Sudrajat.
Van Dijk mengaku senang karena setelah sekian lama menanti dia akhirnya bisa ‘pulang kampung’ ke Indonesia. Meski lahir di Belanda, tepatnya Kota Assen, Van Dijk diketahui saat kecil sempat tinggal di Lembang, Kabupaten Bandung Barat sebelum keluarganya memutuskan tinggal lagi di Belanda yang merupakan tanah kelahiran Ayahnya, Roelof van Dijk.
''Cukup lega dan senang. Saya sudah cukup lama menunggu momen ini. Persib dan Indonesia selalu ada dalam pikiran saya. Sebelumnya saya hanya bisa menunggu, sebelum kemudian semuanya terwujud. Persib adalah salah satu klub terbaik di Indonesia. Punya fans cukup besar, stadion baru mereka (SUS Gedebage) juga cukup bagus. Semuanya harus bantu Persib mewujudkan juara, termasuk media,” tutur Van Dijk yang ditemani keluarganya kepada wartawan di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Senin malam (11/2).
(aww)