Bunuh fans lawan, Corinthians kena sanksi
Sabtu, 23 Februari 2013 - 00:22 WIB
Bunuh fans lawan, Corinthians kena sanksi
A
A
A
Sindonews.com – Juara bertahan Corinthians akan memainkan laga Piala Libertadores kandang secara tertutup setelah suporternya membunuh seorang fans muda klun San Jose (Bolivia) dengan kembang api. Hal itu dikatakan Konfederasi sepak bola America (Conmebol), Jumat (22/2/2013).
Jaksa Bolivia mendakwa dua orang fans Corinthians dengan pembunuhan dan 10 orang lainnya didakwa melakukan percobaan pembunuhan setelah ABG berusia 14 tahun terbunuh saat tuan rumah San Jose bermain imbang 1-1 melawan Corinthians di Oruro, Rabu 20/2/2013).
“Corinthians telah mendapat sanksi untuk semua laga kandangnya di Piala Libertadores digelar secara tertutup,” ujar Nestor Benitez, juru bicara Conmebol seperti dilansir irishtimes, Sabtu (23/2/2013).
Tidak itu saja, Conmebol juga melarang lawan Corinthians untuk menjual tiket pertandingan ke fans klub asal Brasil itu. Dengan ini maka, fans Corinthians dipastikan tidak akan bisa menyaksikan semua pertandingan tim kesayangannya itu.
Keputusan ini berlaku untuk semua turnamen dan akan berakhir pada akhir Juli, sampai komite disiplin Conmebol mengeluarkan keputusan definitive atas kasus ini. Corinthians berencana akan mengajukan banding atas hukuman ini. Mereka menilai hukuman ini tidak adil karena secara langsung merugikan hak-hak orang yang tidak bersalah.
Jaksa Bolivia mendakwa dua orang fans Corinthians dengan pembunuhan dan 10 orang lainnya didakwa melakukan percobaan pembunuhan setelah ABG berusia 14 tahun terbunuh saat tuan rumah San Jose bermain imbang 1-1 melawan Corinthians di Oruro, Rabu 20/2/2013).
“Corinthians telah mendapat sanksi untuk semua laga kandangnya di Piala Libertadores digelar secara tertutup,” ujar Nestor Benitez, juru bicara Conmebol seperti dilansir irishtimes, Sabtu (23/2/2013).
Tidak itu saja, Conmebol juga melarang lawan Corinthians untuk menjual tiket pertandingan ke fans klub asal Brasil itu. Dengan ini maka, fans Corinthians dipastikan tidak akan bisa menyaksikan semua pertandingan tim kesayangannya itu.
Keputusan ini berlaku untuk semua turnamen dan akan berakhir pada akhir Juli, sampai komite disiplin Conmebol mengeluarkan keputusan definitive atas kasus ini. Corinthians berencana akan mengajukan banding atas hukuman ini. Mereka menilai hukuman ini tidak adil karena secara langsung merugikan hak-hak orang yang tidak bersalah.
(irc)