Kontrak di Arema tak jelas, Gurning balik kucing ke PSMS
Senin, 25 Februari 2013 - 17:47 WIB
Kontrak di Arema tak jelas, Gurning balik kucing ke PSMS
A
A
A
Sindonews.com - Abdul Rahman Gurning dalam dilema. Setelah dipastikan hengkang ke Arema FC versi Indonesian Premier League (IPL), Gurning dikabarkan akan kembali ke PSMS versi PT LPIS.
Dari informasi yang diperoleh, Gurning masih menanti kejelasan kontrak dengan PSMS Medan. Pun demikian dengan di Arema IPL. Dia masih menunggu kejelasan kontraknya. Kabar itu juga diperoleh klub suporter PSMS, Kesatuan Anak Medan Pencinta Ayam Kinantan (Kampak) Fans Club (FC) yang juga memuat kabar tersebut di akun twitter resmi miliknya.
"Gurning pasti balik ke Medan, lihat saja nanti. Dari awal dia kan berharap bisa melatih PSMS. Tapi karena kontrak yang belum jelas ini saja makanya dia penyegaran dulu ke Arema," ujar sumber yang menolak namanya dipublikasikan.
Dia menyebutkan, kondisi ketidakjelasan yang melanda sepak bola Indonesia dinilai menjadikan Gurning memutuskan untuk kembali. Belum lagi rencana kongres PSSI 17 Maret mendatang, menjadikan situasi kompetisi sepakbola nasional masih belum bisa diprediksi seperti apa akan berjalan.
"Sebagai anak Medan, dia tentunya berharap pulang. Belum tahu kapan, tapi sesegera mungkin, tunggu keadaan membaik, dia akan balik ke Medan," ungkapnya.
Lantas bagaimana statusnya di Arema? "Di sana, nasibnya kan juga belum jelas. Makanya dia mau balik ke Medan. Tapi tunggu pengurus dan manajemen," katanya.
Sementara Manajer PSMS Medan versi PT LPIS, Yohanna Pardede yang dikonfirmasi, kendati tidak membenarkan, dirinya juga tidak membantah. "Kita lihat saja nanti. Segala sesuati masih bisa terjadi," ujarnya singkat. Sementara hinggga berita ini diturunkan, gurning tidak berhasil dikonfirmasi melalui nomor telepon seluler miliknya.
Saat ini, Saktiawan Sinaga dkk dilatih Edy Syahputra yang menjabat asisten pelatih. Sebelumnya ada wacana pengurus PSMS unttuk mendapuk Edy sebagai pelatih menggantikan Gurning. Ketua Umum PSMS versi PT LPIS, Benny Sihotang menilai, Edy layak menggantikan Gurning. Namun, kendati Edy Syahputra telah mengantongi lisensi kepelatihan level A yang layak membesut PSMS, pihaknya masih akan memutuskan langkah terbaik untuk PSMS.
"Secara eksplisit pengurus juga sudah membahas itu. Edy sudah memenuhi kriteria yang ada secara administrasi mengantongi lisensi A. Pembentukan tim dia sudah terlibat dan untuk itu, mayoritas pengurus setuju Edy sebagai pelatih. Tapi nanti akan dirapatkan dulu," pungkasnya
Dari informasi yang diperoleh, Gurning masih menanti kejelasan kontrak dengan PSMS Medan. Pun demikian dengan di Arema IPL. Dia masih menunggu kejelasan kontraknya. Kabar itu juga diperoleh klub suporter PSMS, Kesatuan Anak Medan Pencinta Ayam Kinantan (Kampak) Fans Club (FC) yang juga memuat kabar tersebut di akun twitter resmi miliknya.
"Gurning pasti balik ke Medan, lihat saja nanti. Dari awal dia kan berharap bisa melatih PSMS. Tapi karena kontrak yang belum jelas ini saja makanya dia penyegaran dulu ke Arema," ujar sumber yang menolak namanya dipublikasikan.
Dia menyebutkan, kondisi ketidakjelasan yang melanda sepak bola Indonesia dinilai menjadikan Gurning memutuskan untuk kembali. Belum lagi rencana kongres PSSI 17 Maret mendatang, menjadikan situasi kompetisi sepakbola nasional masih belum bisa diprediksi seperti apa akan berjalan.
"Sebagai anak Medan, dia tentunya berharap pulang. Belum tahu kapan, tapi sesegera mungkin, tunggu keadaan membaik, dia akan balik ke Medan," ungkapnya.
Lantas bagaimana statusnya di Arema? "Di sana, nasibnya kan juga belum jelas. Makanya dia mau balik ke Medan. Tapi tunggu pengurus dan manajemen," katanya.
Sementara Manajer PSMS Medan versi PT LPIS, Yohanna Pardede yang dikonfirmasi, kendati tidak membenarkan, dirinya juga tidak membantah. "Kita lihat saja nanti. Segala sesuati masih bisa terjadi," ujarnya singkat. Sementara hinggga berita ini diturunkan, gurning tidak berhasil dikonfirmasi melalui nomor telepon seluler miliknya.
Saat ini, Saktiawan Sinaga dkk dilatih Edy Syahputra yang menjabat asisten pelatih. Sebelumnya ada wacana pengurus PSMS unttuk mendapuk Edy sebagai pelatih menggantikan Gurning. Ketua Umum PSMS versi PT LPIS, Benny Sihotang menilai, Edy layak menggantikan Gurning. Namun, kendati Edy Syahputra telah mengantongi lisensi kepelatihan level A yang layak membesut PSMS, pihaknya masih akan memutuskan langkah terbaik untuk PSMS.
"Secara eksplisit pengurus juga sudah membahas itu. Edy sudah memenuhi kriteria yang ada secara administrasi mengantongi lisensi A. Pembentukan tim dia sudah terlibat dan untuk itu, mayoritas pengurus setuju Edy sebagai pelatih. Tapi nanti akan dirapatkan dulu," pungkasnya
(aww)