Jadwal tak jelas, PSMS LPIS kurangi gas
Selasa, 26 Februari 2013 - 20:23 WIB
Jadwal tak jelas, PSMS LPIS kurangi gas
A
A
A
Sindonews.com - PSMS Medan versi PT LPIS harus menyiasati metode latihan di tengah belum jelasnya kompetisi yang akan diikuti musim ini. Durasi latihan berkurang, tim Ayam Kinantan hanya menggelar latihan empat kali dalam seminggu.
Dalam empat kali latihan dalam seminggu itu, semua program latihan akan digelar sore hari setiap Senin, Selasa, Kamis dan Sabtu. Asisten Pelatih PSMS, Edy Syahputra membenarkan, latihan empat kali seminggu itu digelar untuk menjaga kondisi fisik pemain agar tidak menurun.
"Saat ini, jadwal kompetisi belum jelas. Kami harus menyiasati program latihan untuk terus menjaga kondisi pemain supaya tidak down. Jadi kami sepakat menggelar latihan empat kali dalam seminggu, sore hari," kata Edy.
Belum menggelar pemusatan latihan, PSMS versi PT LPIS juga harus terus berbagi lapangan latihan di Komplek Stadion Kebun Bunga Medan dengan PSMS versi PT LI besutan pelatih Suimin Diharja yang sudah menggelar ppemusatan latihan.
Menurut Edy, keputusan menggelar latihan tidak setiap hari itu juga dilakukan untuk menyiasati hasil latihan yang lebih maksimal baik bagi pihaknya ataupun kubu Suimin Diharja. "Karena kami berbagi sama sebelah. Supaya jangan ribut, kami sudah kompromi dengan bang Suimin biar kami sama-sama bisa latihan, dan sama-sama dapat hasil program yang maksimal," katanya.
Disepakati, setiap hari Rabu dan Jumat, jatah latihan sore hari menjadi milik M Afan Lubis dkk, sementara, Senin, Rabu, Kamis dan Sabtu, porsi latihan sore menjadi milik Saktiawan Sinaga cs. "Rabu dan Jumat mereka mau pakai satu lapangan penuh," ungkap pria yang digadang-gadang bakal menggantikan posisi Abdul Rahman Gurning yang hengkang ke Arema IPL.
Menurutnya, masalah pembagian lapangan latihan tetap akan terjadi selama pihaknya belum menggelar pemusatan latihan. "Kalau kami sudah masuk TC tidak masalah, latihannya bisa dipercepat . Yang jadi masalah sekarang kan kita belum trainning camp, mau cepatkan latihan, anak-anak masih di luar," ungkap eks stoper PSMS era 90-an itu.
Namun dia menegaskan, kendati menggelar empat kali latihan, intensitas padat yang menjadi porsi latihan skuad besutannya akan setara dengan enam kali latihan. "Empat kali latihan, tapi hasilnya enam kali, itu penting menjaga kondisi pemain pada situasi seperti ini," bebernya.
Sementara, Media Officer PSMS versi PT LI, Abdi Panjaitan membenarkan kondisi itu. Menurutnya, pembagian jatah lapangan antara pihaknya dan Edy Syahputra merupakan bentuk solidaritas sesama pihak yang bergelut di dunia sepak bola.
"Ya, jadwal latihan sudah disepakati dan dibagi hari-harinya. Ini bentuk solidaritas sesama rekan yang menggeluti dunia sepakbola. Biarkan saja pimpinan-pimpinan yang tidak akur, sementara kami tetap menjaga komunikasi dengan pihak sebelah," ucapnya.
Sementara itu, Abdi mengatakan, PSMS Medan akan kembali melakoni laga kandang kontra Persih Tembilahan Kamis, 9 Maret 2013 di Stadion Baharoeddin Siregar Lubukpakam. Sementara itu laga menghadapi PSAB Aceh Besat 28 Februari 2013 batal karena PSAB mengundurkan diri
Dalam empat kali latihan dalam seminggu itu, semua program latihan akan digelar sore hari setiap Senin, Selasa, Kamis dan Sabtu. Asisten Pelatih PSMS, Edy Syahputra membenarkan, latihan empat kali seminggu itu digelar untuk menjaga kondisi fisik pemain agar tidak menurun.
"Saat ini, jadwal kompetisi belum jelas. Kami harus menyiasati program latihan untuk terus menjaga kondisi pemain supaya tidak down. Jadi kami sepakat menggelar latihan empat kali dalam seminggu, sore hari," kata Edy.
Belum menggelar pemusatan latihan, PSMS versi PT LPIS juga harus terus berbagi lapangan latihan di Komplek Stadion Kebun Bunga Medan dengan PSMS versi PT LI besutan pelatih Suimin Diharja yang sudah menggelar ppemusatan latihan.
Menurut Edy, keputusan menggelar latihan tidak setiap hari itu juga dilakukan untuk menyiasati hasil latihan yang lebih maksimal baik bagi pihaknya ataupun kubu Suimin Diharja. "Karena kami berbagi sama sebelah. Supaya jangan ribut, kami sudah kompromi dengan bang Suimin biar kami sama-sama bisa latihan, dan sama-sama dapat hasil program yang maksimal," katanya.
Disepakati, setiap hari Rabu dan Jumat, jatah latihan sore hari menjadi milik M Afan Lubis dkk, sementara, Senin, Rabu, Kamis dan Sabtu, porsi latihan sore menjadi milik Saktiawan Sinaga cs. "Rabu dan Jumat mereka mau pakai satu lapangan penuh," ungkap pria yang digadang-gadang bakal menggantikan posisi Abdul Rahman Gurning yang hengkang ke Arema IPL.
Menurutnya, masalah pembagian lapangan latihan tetap akan terjadi selama pihaknya belum menggelar pemusatan latihan. "Kalau kami sudah masuk TC tidak masalah, latihannya bisa dipercepat . Yang jadi masalah sekarang kan kita belum trainning camp, mau cepatkan latihan, anak-anak masih di luar," ungkap eks stoper PSMS era 90-an itu.
Namun dia menegaskan, kendati menggelar empat kali latihan, intensitas padat yang menjadi porsi latihan skuad besutannya akan setara dengan enam kali latihan. "Empat kali latihan, tapi hasilnya enam kali, itu penting menjaga kondisi pemain pada situasi seperti ini," bebernya.
Sementara, Media Officer PSMS versi PT LI, Abdi Panjaitan membenarkan kondisi itu. Menurutnya, pembagian jatah lapangan antara pihaknya dan Edy Syahputra merupakan bentuk solidaritas sesama pihak yang bergelut di dunia sepak bola.
"Ya, jadwal latihan sudah disepakati dan dibagi hari-harinya. Ini bentuk solidaritas sesama rekan yang menggeluti dunia sepakbola. Biarkan saja pimpinan-pimpinan yang tidak akur, sementara kami tetap menjaga komunikasi dengan pihak sebelah," ucapnya.
Sementara itu, Abdi mengatakan, PSMS Medan akan kembali melakoni laga kandang kontra Persih Tembilahan Kamis, 9 Maret 2013 di Stadion Baharoeddin Siregar Lubukpakam. Sementara itu laga menghadapi PSAB Aceh Besat 28 Februari 2013 batal karena PSAB mengundurkan diri
(aww)