Tak ada kontrak, Pemain PSMS LPIS tetap mogok
Jum'at, 08 Maret 2013 - 17:37 WIB
Tak ada kontrak, Pemain PSMS LPIS tetap mogok
A
A
A
Sindonews.com - Kepastian bergulirnya kompetisi Divisi Utama LPIS 30 Maret mendatang seharusnya membuat tim peserta mulai melakukan persiapan. Sayang, langkah tersebut belum dilakoni PSMS Medan versi PT LPIS sama sekali.
Malah, hingga Jumat (8/3), PSMS belum kembali menggelar latihan pascamogok sejak Senin (4/3) lalu. Mogok itu sebagai bentuk protes pemain terkait ketidakjelasan penandatanganan kontrak dari manajemen dan pengurus. Kendati jadwal kompetisi belum diterbitkan, PSMS hanya punya waktu kurang dari tiga pekan menggeber persiapan.
Gelandang PSMS, Donny F. Siregar menuturkan, pemain tetap pada pendirian untuk menghentikan aktivitas berlatih sampai ada titik terang dari manajemen. "Sampai sekarang, kami belum ada latihan. Kami latihan setelah ada info dari pelatih dan pengurus. Itupun kalau kami sudah terima gaji dan teken kontrak," ujarnya.
Mantan kapten PSIS Semarang itu menyatakan, pengurus berjanji akan segera menyodorkan draf kontrak, namun itu akan dilakukan setelah pertemuan teknis tim Divisi Utama di Jakarta. Pemain menilai keputusan itu kurang masuk akal, karena liga divisi utama IPL udah resmi tgl 30 Maret digelar. Janji memberikan kontrak seminggu sblm liga digelar, tidak diterima lantaran kini, pemain hidup tanpa ada bekal, bahkan tanpa dana untuk mengikuti latihan.
"Dalam arti uang untuk mengikuti latihan, seperti uang transport sebagian pemain yang berada di luar Medan. Ada pemain dari (kabupaten) Sergei, Perbaungan, Pakam, Stabat dan Binjai. Memang kalau seperti kami yang tinggal di Medan enggak ada masalah. Tapi yang anak-anak dari luar (Medan) ini. Kami kan harus kompak dan mengerti semua dengam keadaan teman-teman lain," ucapnya.
Pemain menuntut kejelasan. Diakuinya, Persiapan kurang, pemusatan latihan bahkan belum digelar yang berimbas hengkangnya pelatih kepala, Abdul Rahman Gurning dan dua pemain. Latihan yang digelar selama ini belum memberikan hasil signifikan.
Donny mengatakan, Kongres luar biasa PSSI tidak dapat dijadikan acuan untuk menggantung hak pemain. Lantaran hanya akan merumuskan empat hal penyelesaian kisruh. "Artinya liga masih tetap berjalan masing-masing baik IPL dan ISL karena
penyatuan liga kan 2014. "Pengurus persiapkan tim PSMS saja dengan baik. Harapan satu-satunya untuk PSMS ya PSMS ini, karena tahu sendiri kondisi sebelah (PSMS versi PT LI). Hendaknya pengurus jeli dengan situasi ini," harapnya.
Sayang, Ketua Umum PSMS Medan versi PT LPIS, Benny Harianto Sihotang yang dikonfirmasi mengenai kondisi PSMS saat ini mengaku dirinya sedang sibuk mengurusi pekerjaannya sebagai direktur utama (Dirut) perusahaan daerah (PD) Pasar Kota Medan. "Dua minggu ini saya sudah bilang ke pengurus lain untuk off dulu, saya ingin fokus pekerjaan di PD pasar, ada pekerjaan besar untuk Pemko karena PD Pasar Medan juga terlibat penilaian Adipura. Urusan PSMS saya serahkan ke pengurus lain," bebernya.
Wakil Ketua Umum PSMS, Julius Raja yang dikonfirmasi mengenai kondisi klub kemarin tidak memberikan komentar apa-apa. "Saya sedang di Jakarta bertemu manajemen LPIS, sharing mengenai berbagai hal soal kompetisi. Nanti akan saya kabari hasilnya," ucapnya sebelum mengakhiri pembicaraan.
Malah, hingga Jumat (8/3), PSMS belum kembali menggelar latihan pascamogok sejak Senin (4/3) lalu. Mogok itu sebagai bentuk protes pemain terkait ketidakjelasan penandatanganan kontrak dari manajemen dan pengurus. Kendati jadwal kompetisi belum diterbitkan, PSMS hanya punya waktu kurang dari tiga pekan menggeber persiapan.
Gelandang PSMS, Donny F. Siregar menuturkan, pemain tetap pada pendirian untuk menghentikan aktivitas berlatih sampai ada titik terang dari manajemen. "Sampai sekarang, kami belum ada latihan. Kami latihan setelah ada info dari pelatih dan pengurus. Itupun kalau kami sudah terima gaji dan teken kontrak," ujarnya.
Mantan kapten PSIS Semarang itu menyatakan, pengurus berjanji akan segera menyodorkan draf kontrak, namun itu akan dilakukan setelah pertemuan teknis tim Divisi Utama di Jakarta. Pemain menilai keputusan itu kurang masuk akal, karena liga divisi utama IPL udah resmi tgl 30 Maret digelar. Janji memberikan kontrak seminggu sblm liga digelar, tidak diterima lantaran kini, pemain hidup tanpa ada bekal, bahkan tanpa dana untuk mengikuti latihan.
"Dalam arti uang untuk mengikuti latihan, seperti uang transport sebagian pemain yang berada di luar Medan. Ada pemain dari (kabupaten) Sergei, Perbaungan, Pakam, Stabat dan Binjai. Memang kalau seperti kami yang tinggal di Medan enggak ada masalah. Tapi yang anak-anak dari luar (Medan) ini. Kami kan harus kompak dan mengerti semua dengam keadaan teman-teman lain," ucapnya.
Pemain menuntut kejelasan. Diakuinya, Persiapan kurang, pemusatan latihan bahkan belum digelar yang berimbas hengkangnya pelatih kepala, Abdul Rahman Gurning dan dua pemain. Latihan yang digelar selama ini belum memberikan hasil signifikan.
Donny mengatakan, Kongres luar biasa PSSI tidak dapat dijadikan acuan untuk menggantung hak pemain. Lantaran hanya akan merumuskan empat hal penyelesaian kisruh. "Artinya liga masih tetap berjalan masing-masing baik IPL dan ISL karena
penyatuan liga kan 2014. "Pengurus persiapkan tim PSMS saja dengan baik. Harapan satu-satunya untuk PSMS ya PSMS ini, karena tahu sendiri kondisi sebelah (PSMS versi PT LI). Hendaknya pengurus jeli dengan situasi ini," harapnya.
Sayang, Ketua Umum PSMS Medan versi PT LPIS, Benny Harianto Sihotang yang dikonfirmasi mengenai kondisi PSMS saat ini mengaku dirinya sedang sibuk mengurusi pekerjaannya sebagai direktur utama (Dirut) perusahaan daerah (PD) Pasar Kota Medan. "Dua minggu ini saya sudah bilang ke pengurus lain untuk off dulu, saya ingin fokus pekerjaan di PD pasar, ada pekerjaan besar untuk Pemko karena PD Pasar Medan juga terlibat penilaian Adipura. Urusan PSMS saya serahkan ke pengurus lain," bebernya.
Wakil Ketua Umum PSMS, Julius Raja yang dikonfirmasi mengenai kondisi klub kemarin tidak memberikan komentar apa-apa. "Saya sedang di Jakarta bertemu manajemen LPIS, sharing mengenai berbagai hal soal kompetisi. Nanti akan saya kabari hasilnya," ucapnya sebelum mengakhiri pembicaraan.
(aww)