Budi milik PSS, kejar tiga pemain lagi
Jum'at, 08 Maret 2013 - 17:48 WIB
Budi milik PSS, kejar tiga pemain lagi
A
A
A
Sindonews.com - PSS Sleman tinggal merekrut tiga pemain lagi untuk melengkapi skuad berjumlah 23 pemain. Pemain ke-20 yang resmi membela Elang Jawa adalah mantan striker timnas Budi Sudarsono. Tiga pemain yang masih kurang tersebut di posisi stopper, wing back kanan dan kiri.
Manajer Operasional PSS Sleman Rumadi mengatakan, untuk mengarungi Divisi Utama LPIS 2013 ini, PSS Sleman membutuhkan 23 pemain. Saat ini sudah 20 pemain yang sudah resmi menjalin kerja sama satu musim ke depan.
"Terakhir kita deal dengan Budi Sudarsono kemarin malam. Dia adalah pemain ke-20 yang kita miliki. Jadi tinggal 3 pemain lagi skuad PSS Sleman dianggap lengkap," katanya, Jumat (8/3).
Menurut dia, dalam waktu dekat ada satu pemain yang bakal dinegoisasi oleh manajemen. Dia tidak lain adalah Juan Revi. Rumadi mengakui sosok Juan Revi saat ini menjadi prioritas untuk ditindaklanjuti.
"Kita belum bernegoisasi dengan Juan Revi, tapi minggu depan sudah ada kabar. Karena dia sosok yang penting bagi tim ini. Pelatih juga sudah merekomendasikannya," papar Rumadi.
Rumadi menambahkan, dari 20 pemain yang sudah diikat kontrak tersebut, masih mengalami kekurangan di bagian stopper dan wing back. Sebenarnya di posisi stopper ada dua legiun asing yang ikut seleksi, yakni Tong Mayega Eli Maurel dan Murphy Nagbe. Namun, keduanya dianggap kurang layak menjadi bagian tim yang berhome base di Stadion Maguwoharjo tersebut.
Sedangkan untuk posisi wing back, di PSS Sleman sudah kedatangan pemain keturunan Portugal yang memperkuat timnas Timor Leste, yakni Jose Lopes. "Lopes berposisi sebagai wing back, namun kualitasnya belum bisa dinilai oleh pelatih karena baru bergabung. Jika kualitasnya oke dan pelatih memberinya lampu hijau, kita akan lanjutkan ke meja negoisasi," ungkapnya.
Pelatih PSS Sleman Yusack Sutanto mengatakan, duo Afrika yang berposisi sebagai stopper dianggap jauh di bawah standar pemain asing. Bahkan, untuk duel-duel udara yang dianggap vital di area ini justru masih kalah dengan pemain amatir. "Kami memang butuh stopper, namun melihat keduanya, jelas tidak mungkin merekomendasikannya. Lebih baik keduanya didepak saja," kata eks Pelatih Persika Karawang.
Yusack meminta kepada managemen untuk segera mencari pemain lain yang berposisi sebagai stopper. Saat ini, PSS Sleman baru memiliki dua stopper yang bisa diandalkan yakni Abda Ali dan Ade Cristian. "Lebih bagus dari stopper lagi. Untuk Jose Lopes (wing back) belum bisa dinilai secara kompehensif karena baru bergabung. Dia datang ke Sleman memang ingin ikut seleksi," ujarnya.
Manajer Operasional PSS Sleman Rumadi mengatakan, untuk mengarungi Divisi Utama LPIS 2013 ini, PSS Sleman membutuhkan 23 pemain. Saat ini sudah 20 pemain yang sudah resmi menjalin kerja sama satu musim ke depan.
"Terakhir kita deal dengan Budi Sudarsono kemarin malam. Dia adalah pemain ke-20 yang kita miliki. Jadi tinggal 3 pemain lagi skuad PSS Sleman dianggap lengkap," katanya, Jumat (8/3).
Menurut dia, dalam waktu dekat ada satu pemain yang bakal dinegoisasi oleh manajemen. Dia tidak lain adalah Juan Revi. Rumadi mengakui sosok Juan Revi saat ini menjadi prioritas untuk ditindaklanjuti.
"Kita belum bernegoisasi dengan Juan Revi, tapi minggu depan sudah ada kabar. Karena dia sosok yang penting bagi tim ini. Pelatih juga sudah merekomendasikannya," papar Rumadi.
Rumadi menambahkan, dari 20 pemain yang sudah diikat kontrak tersebut, masih mengalami kekurangan di bagian stopper dan wing back. Sebenarnya di posisi stopper ada dua legiun asing yang ikut seleksi, yakni Tong Mayega Eli Maurel dan Murphy Nagbe. Namun, keduanya dianggap kurang layak menjadi bagian tim yang berhome base di Stadion Maguwoharjo tersebut.
Sedangkan untuk posisi wing back, di PSS Sleman sudah kedatangan pemain keturunan Portugal yang memperkuat timnas Timor Leste, yakni Jose Lopes. "Lopes berposisi sebagai wing back, namun kualitasnya belum bisa dinilai oleh pelatih karena baru bergabung. Jika kualitasnya oke dan pelatih memberinya lampu hijau, kita akan lanjutkan ke meja negoisasi," ungkapnya.
Pelatih PSS Sleman Yusack Sutanto mengatakan, duo Afrika yang berposisi sebagai stopper dianggap jauh di bawah standar pemain asing. Bahkan, untuk duel-duel udara yang dianggap vital di area ini justru masih kalah dengan pemain amatir. "Kami memang butuh stopper, namun melihat keduanya, jelas tidak mungkin merekomendasikannya. Lebih baik keduanya didepak saja," kata eks Pelatih Persika Karawang.
Yusack meminta kepada managemen untuk segera mencari pemain lain yang berposisi sebagai stopper. Saat ini, PSS Sleman baru memiliki dua stopper yang bisa diandalkan yakni Abda Ali dan Ade Cristian. "Lebih bagus dari stopper lagi. Untuk Jose Lopes (wing back) belum bisa dinilai secara kompehensif karena baru bergabung. Dia datang ke Sleman memang ingin ikut seleksi," ujarnya.
(aww)