Tabrak pembatas, cedera Massa tidak serius

Senin, 27 Mei 2013 - 14:03 WIB
Tabrak pembatas, cedera...
Tabrak pembatas, cedera Massa tidak serius
A A A
Sindonews.com - Felipe Massa mengaku hanya mengalami rasa sakit di leher, namun itu tidak terlalu serius. Pengakuan itu dilontarkannya setelah pembalap Ferrari tersebut mengalami kecelakaan di Grand Prix Monaco, Minggu (26/5).

Kronologi kecelakaan berawal ketika ban jet darat yang dikendarainya tiba-tiba terkunci (melakukan pengereman sendiri) di lap ke-31. Akibatnya, mobil itu sulit untuk dikendarainya dan ia akhirnya menabrak dinding pembatas dan terlempar ke sudut tikungan. Ia kemudian dilarikan kerumah sakit di Budapest. Sebenarnya ini bukan pertama kalinya pembalap Brasil tersebut mengalami kecelakaan. Pasalnya, pada sesi kualifikasi dihari sebelumnya ia juga mendapatkan hal serupa.

"Saya di bawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan pencegahan dan untungnya dalam pemeriksaan lebih lanjut tersebut saya tidak mengalmi luka yang serius. Sekarang kondisi saya baik-baik saja, tapi saya hanya mengalami rasa sakit di bagian leher," aku Massa seperti dilansir Planetf1, Senin (27/5/2013).

"Sekarang saya akan melihat apakah saya bisa kembali dalam kondisi 100 persen ke dalam lintasan dengan cepat atau tidak. Yang saya ingin lakukan adalah melupakan akhir pekan buruk ini di pikiranku dan berpikir tentang melakukan dengan baik di sisa musim," lanjutnya.

Sementara itu, Direktur Teknis Pat Fry mengaku lega ketika mengetahui bahwa kondisi pembalapnya tidak dalam kondisi cedera yang serius. Fry memprediksi ban kiri depan mobil pembalapnya tersebut yang harus disalahkan atas kecelakaan yang menimpa Massa. Kendati demikian, Ferrari sendiri baru bisa mengonfirmasi penyebab kecelakaan tersebut beberapa hari ke depan.

"Pertama dan terpenting, saya senang bahwa Massa tidak mengalami kondisi cedera yang serius. Ini terlalu dini untuk mengatakan apa yang terjadi sebenarnya. Karenanya kami baru bisa mengonfirmasi masalah itu pada beberapa hari ke depan, setelah mencoba dan memastikan penyebab pasti kejadian tersebut," tutup Fry.
(aww)
Berita Terkait
Audi Bakal Terjun di...
Audi Bakal Terjun di Formula 1 pada 2026
CYVN Holdings Perusahaan...
CYVN Holdings Perusahaan Abu Dhabi Ambil Alih McLaren
Ini 5 Pembalap Formula1...
Ini 5 Pembalap Formula1 yang Juara Dunia dengan Usia Muda
Hasil Buruk Pengaruhi...
Hasil Buruk Pengaruhi Mental Stroll di Ajang Formula 1
Perebutan Juara Dunia...
Perebutan Juara Dunia Formula 1 Masih Tetap Panas
F1 Batalkan Seluruh...
F1 Batalkan Seluruh Race di Luar Eropa, Publik Brasil Kecewa
Berita Terkini
Live Streaming Premier...
Live Streaming Premier Padel Malaga 2026 di VISION+: Jadwal Tanding dari Awal Sampai Final
2 jam yang lalu
FIFA Setujui Permintaan...
FIFA Setujui Permintaan Khusus ArgentinaPakai Jersey Biru Tua Saat Lawan Inggris
2 jam yang lalu
Kilas Balik Piala Dunia:...
Kilas Balik Piala Dunia: Prancis Permalukan Spanyol 3-1
4 jam yang lalu
Skuad Prancis Jadi Korban...
Skuad Prancis Jadi Korban Rasisme di Piala Dunia 2026, Bek Spanyol Meradang
5 jam yang lalu
Bukan Harry Kane atau...
Bukan Harry Kane atau Bellingham, Argentina Waspadai Declan Rice Jelang Semifinal Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Wasit Piala Dunia 2026...
Wasit Piala Dunia 2026 yang Dicoret FIFA Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Turun Tangan
7 jam yang lalu
Infografis
Kapal Induk Kedua Tiba...
Kapal Induk Kedua Tiba di Timur Tengah, AS Serius Ancam Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved