Persebaya ngotot melawan keputusan KLB PSSI

Jum'at, 05 April 2013 - 13:39 WIB
Persebaya ngotot melawan...
Persebaya ngotot melawan keputusan KLB PSSI
A A A
Sindonews.com - Paska Kongres luar Biasa (KLB) PSSI klub Indonesia Premier League (IPL) hidup segan mati tak mau, seolah jadi gambaran miris sebagian besar klub-klub Indonesia Premier League (IPL) musim kompetisi 2012/2013.

CEO Persebaya 1927, I Gede Widiade menegaskan akan tetap berkomiteman mengikuti kompetisi musim Indonesian Premier League (IPL) musim ini hingga akhir musim. Namun begitu, Gede mengaku galau apakah akan kembali ikut berlaga kompetisi musim depan atau tidak, terkait situasi tim Bajul Ijo yang tengah tidak kondusif menyusul keputusan Kongres Luar Biasa (KLB) 17 Maret 2013 terkait unifikasi liga 2014.

"Saya tekankan terus ikut kompetisi hingga akhir musim. Tim ini harus tetap berpartisipasi dalam kompetisi. Sampai saat ini memang nasib dari Persebaya 1927 masih belum bisa dipastikan, apakah bisa ikut ke kompetisi kasta tertinggi musim depan atau tidak. Tapi kita akan tetap berjuang dan inilah salah satu jalan yang kita tempuh," kata Gede via telpon kepada sindonews, Jumat, (5/4/2013)

Kekhawatiran Gede juga tertuju pada hal ditimbulkan jika Persebaya mundur dari kompetisi. "Begini kalau kita mundur dari kompetisi, dampak yang ditimbulkan banyak. Pemain bisa terlantar, karir mereka terhambat. Tidak hanya itu, pemasukannya juga tidak ada, dan kestabilan kompetisi jadi terganggu," lanjutnya.

Lebih lanjut, Gede mengaku akan menempuh berbagai cara agar Persebaya tetap diakui sebagi tim yang sah di Indonesia. "Tidak hanya saya, siapa pun pasti gusar dengan putusan KLB. Saya akan berjuang mendapatkan pengakuan kalau kita adalah yang sah. Mungkin langkah konsultasi akan kami tempuh. Saya harap ada solusi terbaiknya," pungkasnya.

Diketahui pada hasil dari sistem unifikasi liga yang disepakati dalam KLB 17 Maret lalu. Hanya ada empat klub papan atas IPL yang berhak untuk tampil di kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia. Dengan catatan keempat klub tersebut masih harus dievaluasi apakah mengalami dualisme atau tidak.
(wbs)
Berita Terkait
Bung Harpa Soroti Konflik...
Bung Harpa Soroti Konflik Kepentingan Jabatan Ganda Erick Thohir di PSSI dan Kemenpora
Erick Thohir Terpilih...
Erick Thohir Terpilih Jadi Ketua Umum PSSI, Pengamat: Dia Tahu Cara Menata Sepak Bola
Tuntutan Revolusi PSSI...
Tuntutan Revolusi PSSI Terus Berkumandang saat Konser Salam Satu Jiwa di Gladiator Arena Bekasi
Tuntut Penuntasan Kasus...
Tuntut Penuntasan Kasus Tragedi Kanjuruhan, Suporter Bentangkan Spanduk di Laga Persib VS Persija
FAPSI Dorong Revolusi...
FAPSI Dorong Revolusi Sepak Bola Indonesia
Konser Kopi Darat Sepak...
Konser Kopi Darat Sepak Bola untuk Rakyat Dorong Penuntasan Tragedi Kanjuruhan
Berita Terkini
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Jafar/Felisha Menang, Fajar/Fikri Tumbang
2 jam yang lalu
Adaptasi Cepat Jadi...
Adaptasi Cepat Jadi Modal Timnas Futsal U-17 Indonesia Menuju Spanyol
6 jam yang lalu
TC Timnas Futsal Indonesia...
TC Timnas Futsal Indonesia U-17 Digeber Jelang Beraksi di Spanyol
6 jam yang lalu
Dukung Skuad Garuda...
Dukung Skuad Garuda di POLYTRON Indonesia Open 2026, Ini Link Streaming VISION+
6 jam yang lalu
Deretan Laga Tim Nasional...
Deretan Laga Tim Nasional Dunia dalam Ajang Sportacular International Match, Live Streaming di VISION+
6 jam yang lalu
5 Faktor Peraih Golden...
5 Faktor Peraih Golden Boot Piala Dunia, Siapa Penyerang Tersubur di Edisi 2026
9 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved