Matangkan tim utama, tambah jam tanding pemain muda
Senin, 08 April 2013 - 16:38 WIB
Matangkan tim utama, tambah jam tanding pemain muda
A
A
A
Sindonews.com - PSMS LPIS kembali merancang kekuatan. Setelah menaklukkan PSB Blangkahan 3-2 di Lapangan Perkebunan Sepak Bola Blangkahan (PSB), Kecamatan Kwala Kabupaten Langkat, Minggu (7/4,) PSMS LPIS mengagendakan uji coba menghadapi Bank Sumut di Stadion Teladan Medan.
Rencana penggunaan Stadion Teladan sebagai venue pertandingan merupakan yang perdana pasca renovasi yang mulai digulirkan Juli 2012 lalu. "Ada dua kemungkinan antara Bank Sumut atau TGM. Kami akan rapatkan dulu dengan pengurus tentang kepastiannya," ujar pelatih PSMS, Edy Syahputra.
Uji coba tersebut menurutnya, selain mematangkan tim inti, juga dilakukan untuk memberikan tambahan jam terbang kepada skuad muda. Namun, dia juga menyebutkan, kendati perlu jam terbang lebih baik, beberapa pemain muda menunjukkan permainan cukup baik saat menang atas PS Blangkahan 3-2, Minggu (7/4) lalu.
"Tiga pemain muda bermain bagus dan saya lega dengan performa mereka. Meski jujur, itu masih jauh dari standar. Di babak kedua terlihat betul penurunan tensi permainan, tapi ini bisa saya maklumi. Pemain pelapis butuh adaptasi lagi karena kesenjangan dengan pemain inti begitu jauh," ungkapnya.
Mantan pemain dan asisten pelatih PSMS itu juga mengakui sudah menemukan komposisi skuad inti. Pemain yang diturunkan di babak pertama digambarkannya sebagai kerangka tim ini. "Ya, para pemain di babak pertama itu sudah memerlihatkan komposisi pemain skuad inti kita, hanya saja minus Zulkarnaen. Kalau dia ada mungkin Heri yang menjadi pelapis," sebut Edy.
Perihal kecolongan 2 gol di babak kedua, diakuinya akibat kurangnya organisasi antara pemain pelapis yang masuk di babak kedua. Pada pertandingan menghadapi PS Blangkahan, PSMS menurunkan komposisi skuad intinya. Starting eleven diisi pemain senior seperti kiper Yuda Andika, Saktiawan Sinaga, Donny Siregar dan Novi Handriawan dipadu pemain muda seperti Agung Prasetyo dkk.
Dua gol PSMS dilesakkan Saktiawan Sinaga dan Patriskan. Dua dol tim lawan diceploskan oleh Riduan pada menit ke-70 dan tendangan keras dari Dirhamsyah (78').
Rencana penggunaan Stadion Teladan sebagai venue pertandingan merupakan yang perdana pasca renovasi yang mulai digulirkan Juli 2012 lalu. "Ada dua kemungkinan antara Bank Sumut atau TGM. Kami akan rapatkan dulu dengan pengurus tentang kepastiannya," ujar pelatih PSMS, Edy Syahputra.
Uji coba tersebut menurutnya, selain mematangkan tim inti, juga dilakukan untuk memberikan tambahan jam terbang kepada skuad muda. Namun, dia juga menyebutkan, kendati perlu jam terbang lebih baik, beberapa pemain muda menunjukkan permainan cukup baik saat menang atas PS Blangkahan 3-2, Minggu (7/4) lalu.
"Tiga pemain muda bermain bagus dan saya lega dengan performa mereka. Meski jujur, itu masih jauh dari standar. Di babak kedua terlihat betul penurunan tensi permainan, tapi ini bisa saya maklumi. Pemain pelapis butuh adaptasi lagi karena kesenjangan dengan pemain inti begitu jauh," ungkapnya.
Mantan pemain dan asisten pelatih PSMS itu juga mengakui sudah menemukan komposisi skuad inti. Pemain yang diturunkan di babak pertama digambarkannya sebagai kerangka tim ini. "Ya, para pemain di babak pertama itu sudah memerlihatkan komposisi pemain skuad inti kita, hanya saja minus Zulkarnaen. Kalau dia ada mungkin Heri yang menjadi pelapis," sebut Edy.
Perihal kecolongan 2 gol di babak kedua, diakuinya akibat kurangnya organisasi antara pemain pelapis yang masuk di babak kedua. Pada pertandingan menghadapi PS Blangkahan, PSMS menurunkan komposisi skuad intinya. Starting eleven diisi pemain senior seperti kiper Yuda Andika, Saktiawan Sinaga, Donny Siregar dan Novi Handriawan dipadu pemain muda seperti Agung Prasetyo dkk.
Dua gol PSMS dilesakkan Saktiawan Sinaga dan Patriskan. Dua dol tim lawan diceploskan oleh Riduan pada menit ke-70 dan tendangan keras dari Dirhamsyah (78').
(aww)