Tiga tim bersaing rebut peringkat ketiga
Rabu, 10 April 2013 - 11:18 WIB
Tiga tim bersaing rebut peringkat ketiga
A
A
A
Sindonews.com - Seiring dengan selesainya seri V Bali pada 7 April lalu, dua posisi teratas klasemen akhir musim reguler Speedy National Basketball League (NBL) Indonesia hampir pasti menjadi milik Dell Aspac Jakarta dan Pelita Jaya Energi-MP Jakarta.
Yang bakal panas diperebutkan justru posisi ketiga. CLS Knights Surabaya, Satria Muda Britama Jakarta, dan Garuda Kukar Bandung saling sikut untuk berebut posisi di bawah Aspac dan Pelita Jaya tersebut. Karena itu, seri VI di DBL Arena, Surabaya, pada 20-28 April mendatang bisa dipastikan seru.
Persaingan tersebut akan sengit karena finis di posisi ketiga akan menguntungkan dalam championship series di Jogjakarta pada 18-26 Mei. Sebab, peringkat ketiga akan melawan peringkat keenam yang sangat mungkin dihuni Stadium Jakarta.
Merio Ferdiansyah dkk memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Mereka kuda hitam yang sekali waktu bisa menyengat. Namun, bagi CLS, SM, atau Garuda, melawan Stadium di atas kertas lebih menguntungkan ketimbang bentrok di antara mereka sendiri (peringkat keempat versus peringkat kelima).
CLS sekarang berada di pole position untuk menempati posisi ketiga. CLS menelan kekalahan paling sedikit, yakni enam kali dari 27 game. Itu lebih sedikit dari SM (tujuh kali dari 27 game) dan Garuda (delapan dari 28 game).
Namun, ingat, di DBL Arena, CLS akan menghadapi jadwal neraka. CLS bakal berduel dengan tiga tim raksasa ibu kota: Aspac, PJ, dan SM. Plus dua kuda hitam Stadium dan Hangtuah IM Sumsel. Satu-satunya lawan ringan CLS adalah Pacific Caesar Surabaya.
Dengan komposisi tersebut, SM sangat diunggulkan. Apalagi, Rony Gunawan dkk unggul head-to-head 2-0 atas tim kebanggaan Surabaya tersebut. "Untuk menjaga peluang ke tempat ketiga, kami hanya boleh maksimal kalah sekali (melawan tim selain SM)," ucap point guard utama CLS Dimaz Muharri.
Di sisi lain, SM di Surabaya tidak akan menjalani partai terlalu berat, namun signifikan. SM memang terhindar dari dua raksasa Aspac dan PJ, tetapi akan berjumpa Garuda dan CLS. Jangan lupakan juga dua kuda hitam Hangtuah dan Stadium. Jika bisa menyapu bersih semua kemenangan, SM dipastikan menempati posisi ketiga.
Sedangkan untuk Garuda, meski secara matematis masih bisa mengejar posisi ketiga, akan mengalami kesulitan. Wendha Wijaya dkk telah menelan delapan kekalahan. Walau unggul 2-0 atas SM, Garuda berada di posisi terjepit karena tertinggal head-to-head 0-3 dari CLS
Yang bakal panas diperebutkan justru posisi ketiga. CLS Knights Surabaya, Satria Muda Britama Jakarta, dan Garuda Kukar Bandung saling sikut untuk berebut posisi di bawah Aspac dan Pelita Jaya tersebut. Karena itu, seri VI di DBL Arena, Surabaya, pada 20-28 April mendatang bisa dipastikan seru.
Persaingan tersebut akan sengit karena finis di posisi ketiga akan menguntungkan dalam championship series di Jogjakarta pada 18-26 Mei. Sebab, peringkat ketiga akan melawan peringkat keenam yang sangat mungkin dihuni Stadium Jakarta.
Merio Ferdiansyah dkk memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Mereka kuda hitam yang sekali waktu bisa menyengat. Namun, bagi CLS, SM, atau Garuda, melawan Stadium di atas kertas lebih menguntungkan ketimbang bentrok di antara mereka sendiri (peringkat keempat versus peringkat kelima).
CLS sekarang berada di pole position untuk menempati posisi ketiga. CLS menelan kekalahan paling sedikit, yakni enam kali dari 27 game. Itu lebih sedikit dari SM (tujuh kali dari 27 game) dan Garuda (delapan dari 28 game).
Namun, ingat, di DBL Arena, CLS akan menghadapi jadwal neraka. CLS bakal berduel dengan tiga tim raksasa ibu kota: Aspac, PJ, dan SM. Plus dua kuda hitam Stadium dan Hangtuah IM Sumsel. Satu-satunya lawan ringan CLS adalah Pacific Caesar Surabaya.
Dengan komposisi tersebut, SM sangat diunggulkan. Apalagi, Rony Gunawan dkk unggul head-to-head 2-0 atas tim kebanggaan Surabaya tersebut. "Untuk menjaga peluang ke tempat ketiga, kami hanya boleh maksimal kalah sekali (melawan tim selain SM)," ucap point guard utama CLS Dimaz Muharri.
Di sisi lain, SM di Surabaya tidak akan menjalani partai terlalu berat, namun signifikan. SM memang terhindar dari dua raksasa Aspac dan PJ, tetapi akan berjumpa Garuda dan CLS. Jangan lupakan juga dua kuda hitam Hangtuah dan Stadium. Jika bisa menyapu bersih semua kemenangan, SM dipastikan menempati posisi ketiga.
Sedangkan untuk Garuda, meski secara matematis masih bisa mengejar posisi ketiga, akan mengalami kesulitan. Wendha Wijaya dkk telah menelan delapan kekalahan. Walau unggul 2-0 atas SM, Garuda berada di posisi terjepit karena tertinggal head-to-head 0-3 dari CLS
(dka)