Paceklik gol, Dzumafo berdalih kurang beruntung
Kamis, 25 April 2013 - 18:34 WIB
Paceklik gol, Dzumafo berdalih kurang beruntung
A
A
A
Sindonews.com - Persib Bandung tampil beringas menjelang berakhirnya putaran pertama Indonesia Super League (ISL) 2013. Enam kemenangan beruntun menjadi bukti superiornya kekuatan Firman Utina dkk.
Sayang, kondisi itu tak berbanding lurus dengan produktivitas striker Herman Dzumafo Epandi. Pada enam pertandingan terakhir, gol-gol yang tercipta didominasi oleh nama Sergio van Dijk, sementara Dzumafo hanya satu kali saja menjebol gawang lawan. Yaitu saat Persib memenangkan derby Bandung kontra Pelita Bandung Raya (PBR) dengan skor akhir 1-3, pertengahan Maret lalu.
Melihat susunan top skorer Maung Bandung, posisi Dzumafo pun tidak terlalu menggembirakan. Hingga saat ini, dia hanya menempati posisi ke-4 dengan raihan empat gol. Bahkan Dzumafo kalah jumlah dengan M Ridwan berposisi gelandang. Di atas Dzumafo, bercokol Kenji Adachihara dengan lima gol, M Ridwan lima gol, dan Sergio van Dijk dengan sebelas gol.
Menanggapi statistik tersebut, striker bertubuh tinggi besar itu mengaku belum beruntung. Dia pun mengatakan, tidak ada masalah dengan suplai bola dari lini tengah. Dzumafo menilai, sektor gelandang yang dikomando Firman Utina dan Mbida Messi tampil cukup baik. Bahkan seringkali memberi umpan memanjakan bagi para penyerang Maung Bandung.
''Belum mencetak gol lagi, saya rasa kurang beruntung saja. Dalam sepak bola semua pemain memiliki waktu masing-masing untuk berada dalam posisi terbaik. Begitu pun dengan saya, mungkin pertandingan-pertandingan kemarin bukan waktu saya,” ujarnya di Mes Pemain Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung.
Meski begitu, bukan berarti Dzumafo menyerahkan sepenuhnya pada waktu. Dia mengaku siap memperbaiki produktivitasnya, terutama di dua laga terakhir Persib pada putaran pertama musim ini. Apalagi, tour Jawa Timur nanti merupakan bahan evaluasi final dari pelatih Djadjang ‘Djanur’ Nurdjaman terhadap semua anak asuhnya.
''Semoga nanti di Madura dan di Lamongan sayabisa cetak gol lagi. Tapi target saya yang sesungguhnya adalah penampilan yang bagus. Kalau performa saya baik, pasti tim juga akan mendapatkan sesuatu yang berarti dari saya, bukan hanya berupa gol, karena pada dasarnya kami bermain secara tim, ” tutur Dzumafo.
Menanggapi enam kemenangan beruntun, Dzumafo mengaku senang. Menurutnya, Persib sudah jauh lebih baik ketimbang pada awal kompetisi. Dia pun berharap tren positif itu terus berlanjut hingga akhir musim. Jika kekompakan dan disiplin para pemain terjaga, maka gelar juara ISL musim ini sangat mungkin dibawa pulang ke tatar Pasundan.
''Secara keseluruhan tim sudah bermain baik, saya senang dengan hal ini. Dibandingkan dengan beberapa pertandingan pertama, peningkatannya luar biasa. Tapi tentu kami harus terus berusaha untuk lebih baik lagi,” pungkas bomber berusia 33 tahun ini.
Sayang, kondisi itu tak berbanding lurus dengan produktivitas striker Herman Dzumafo Epandi. Pada enam pertandingan terakhir, gol-gol yang tercipta didominasi oleh nama Sergio van Dijk, sementara Dzumafo hanya satu kali saja menjebol gawang lawan. Yaitu saat Persib memenangkan derby Bandung kontra Pelita Bandung Raya (PBR) dengan skor akhir 1-3, pertengahan Maret lalu.
Melihat susunan top skorer Maung Bandung, posisi Dzumafo pun tidak terlalu menggembirakan. Hingga saat ini, dia hanya menempati posisi ke-4 dengan raihan empat gol. Bahkan Dzumafo kalah jumlah dengan M Ridwan berposisi gelandang. Di atas Dzumafo, bercokol Kenji Adachihara dengan lima gol, M Ridwan lima gol, dan Sergio van Dijk dengan sebelas gol.
Menanggapi statistik tersebut, striker bertubuh tinggi besar itu mengaku belum beruntung. Dia pun mengatakan, tidak ada masalah dengan suplai bola dari lini tengah. Dzumafo menilai, sektor gelandang yang dikomando Firman Utina dan Mbida Messi tampil cukup baik. Bahkan seringkali memberi umpan memanjakan bagi para penyerang Maung Bandung.
''Belum mencetak gol lagi, saya rasa kurang beruntung saja. Dalam sepak bola semua pemain memiliki waktu masing-masing untuk berada dalam posisi terbaik. Begitu pun dengan saya, mungkin pertandingan-pertandingan kemarin bukan waktu saya,” ujarnya di Mes Pemain Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung.
Meski begitu, bukan berarti Dzumafo menyerahkan sepenuhnya pada waktu. Dia mengaku siap memperbaiki produktivitasnya, terutama di dua laga terakhir Persib pada putaran pertama musim ini. Apalagi, tour Jawa Timur nanti merupakan bahan evaluasi final dari pelatih Djadjang ‘Djanur’ Nurdjaman terhadap semua anak asuhnya.
''Semoga nanti di Madura dan di Lamongan sayabisa cetak gol lagi. Tapi target saya yang sesungguhnya adalah penampilan yang bagus. Kalau performa saya baik, pasti tim juga akan mendapatkan sesuatu yang berarti dari saya, bukan hanya berupa gol, karena pada dasarnya kami bermain secara tim, ” tutur Dzumafo.
Menanggapi enam kemenangan beruntun, Dzumafo mengaku senang. Menurutnya, Persib sudah jauh lebih baik ketimbang pada awal kompetisi. Dia pun berharap tren positif itu terus berlanjut hingga akhir musim. Jika kekompakan dan disiplin para pemain terjaga, maka gelar juara ISL musim ini sangat mungkin dibawa pulang ke tatar Pasundan.
''Secara keseluruhan tim sudah bermain baik, saya senang dengan hal ini. Dibandingkan dengan beberapa pertandingan pertama, peningkatannya luar biasa. Tapi tentu kami harus terus berusaha untuk lebih baik lagi,” pungkas bomber berusia 33 tahun ini.
(aww)