Bentrok dengan polisi, seorang fans Lanus tewas ditusuk
Selasa, 11 Juni 2013 - 16:04 WIB
Bentrok dengan polisi, seorang fans Lanus tewas ditusuk
A
A
A
Sindonews.com – Laga divisi primera Argentina antara Estudiantes dan Lanus pada hari Senin (10/6/2013) waktu setempat terpaksa ditunda setelah tewasnya seorang fans karena ditusuk usai bentrok dengan polisi.
Insiden bentrokan fans dengan tiga orang polisi pecah setelah 45 menit pertandingan berjalan saat Estuadiantes unggul 2-0. Dua orang fans terlihat ditusuk setelah pecahnya keributan di tribun penonton. Seorang fans tewas yang diketahui bernama Javier Jerez (38 tahun) dan seorang lagi dilarikan ke rumah sakit.
“Kami memutuskan untuk menunda pertandingan karena tewasnya fans. Kami sangat menyesalkan terjadinya insiden ini,” kata presiden Lanus Alejandro Maron.
“Polisi melaporkan adanya fans yang tewas dan menghadapi situasi ini penting rasanya untuk menunda pertandingan. Ini keputusan bersama untuk alasan kemanusiaan,” timpal Presiden Lanus Enrique Lombardi.
Laporan dari Argentina menyebutkan tiga petugas kepolisian yang diduga terlibat dengan insiden itu dibebas tugaskan dari pekerjaannya. Ketiga polisi yang dduga terlibat dengan insiden itu adalah Kapten Roberto Lezcano, Kapten Victor Bacuco dan Letnan Jorge Lopez.
Insiden bentrokan fans dengan tiga orang polisi pecah setelah 45 menit pertandingan berjalan saat Estuadiantes unggul 2-0. Dua orang fans terlihat ditusuk setelah pecahnya keributan di tribun penonton. Seorang fans tewas yang diketahui bernama Javier Jerez (38 tahun) dan seorang lagi dilarikan ke rumah sakit.
“Kami memutuskan untuk menunda pertandingan karena tewasnya fans. Kami sangat menyesalkan terjadinya insiden ini,” kata presiden Lanus Alejandro Maron.
“Polisi melaporkan adanya fans yang tewas dan menghadapi situasi ini penting rasanya untuk menunda pertandingan. Ini keputusan bersama untuk alasan kemanusiaan,” timpal Presiden Lanus Enrique Lombardi.
Laporan dari Argentina menyebutkan tiga petugas kepolisian yang diduga terlibat dengan insiden itu dibebas tugaskan dari pekerjaannya. Ketiga polisi yang dduga terlibat dengan insiden itu adalah Kapten Roberto Lezcano, Kapten Victor Bacuco dan Letnan Jorge Lopez.
(irc)