Kesaksian sopir bus rombongan Persib

Minggu, 23 Juni 2013 - 15:58 WIB
Kesaksian sopir bus...
Kesaksian sopir bus rombongan Persib
A A A
Sindonews.com - Penyerangan bus yang ditumpangi pemain Persib Bandung diyakini sudah direncanakan secara matang. Pemilihan tempat hingga peralatan yang digunakan The Jakmania dalam insiden tersebut, tidak mengindikasikan aksi spontanitas.

Bus yang ditumpangi Atep dkk mendapat serangan dalam perjalanan menuju Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, kemarin. Saat itu, skuad Pangeran Biru hendak melakoni laga panas melawan tuan rumah Persija Jakarta. Akibatnya, pertandingan lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2013 itu pun batal digelar.

Kejadian bermula sekitar pukul 14.15 WIB. Skuad Pangeran Biru menggunakan bus berangkat dari Hotel Kartika Chandra, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, menuju SUGBK. Namun baru saja beberapa ratus meter meninggalkan gerbang hotel tempat mereka menginap, Firman Utina dkk langsung dihadang sekelompok supporter tim tuan rumah.

Sebagian dari mereka berlarian menghampiri bus dari arah depan sambil melempar batu. Hal itu membuat kendaraan pengangkut skuad Pangeran Biru mengurangi kecepatan, bahkan hampir berhenti. Seperti telah dikomando, saat bus melambat kelompok The Jakmania lainnya muncul dari samping kiri bus. Tindakan yang sama mereka lakukan, melempar batu.

“Jumlahnya sekitar seratus orang, mereka datang dari depan dan samping kiri. Di seberang jalan juga sudah banyak yang menunggu, karena memang saat itu untuk menuju SUGBK kami harus memutar arah terlebih dahulu. Saya paksakan agar bus tetap maju, karena kalau berhenti justru lebih berbahaya,” kata sopir bus, Ade Irawan. Nahas, saat menerobos kerumunan The Jakmania, bus Persib mendapat lemparan bom molotov. Asap mengepul di bagian belakang, hingga masuk ke bagian dalam bus.

Tahu dengan keberadaan ratusan The Jakmania lainnya di seberang Jalan Gatot Subroto, Ade pun memilih masuk ke jalan tol Semanggi 2 dan langsung mengarah ke Bandung. “Gimana gak kaget, batu sama asap sampai masuk ke dalam bus,” kata Kiper Persib, Cecep Supriatna.

Melaju ke arah Bandung, kendaraan penganggut skuad Pangeran Biru mengamankan diri di rest area kilometer 19 Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Di sana, pemain dan official menenangkan diri. Selain itu, tim medis Persib juga memeriksa kondisi semua anggota rombongan.

“Hampir semua penumpang yang duduk di bagian kiri bus mengalami luka. Tapi tidak parah, hanya lecet-lecet terkena pecahan kaca. Pak Umuh (Manajer Persib) juga sedikit berdarah,” tutur dokter tim Persib, Rafi Ghani.

Sekitar tiga jam beristirahat, tim Persib kemudian dievakuasi menggunakan dua kendaraan barracuda. Dikawal beberapa mobil patroli kepolisian, Djadjang ‘Djanur’ Nurdjaman langsung di bawa ke tempat yang lebih aman.

Sementara itu, Umuh Muchtar mengaku kecewa dengan kinerja Panitia Penyelenggara (Panpel) pertandingan. Dia menyebut, sejak awal Persib meminta pengamanan ekstra, termasuk transportasi menuju stadion menggunakan kendaraan taktis. Namun yang disediakan untuk tim Persib hanya satu unit bus.

“Sejak awal juga tidak ada barracuda. Mobil yang digunakan menjemput butut begitu, lihat saja sendiri. Sangat tidak layak digunakan untuk menjemput tamu. Di stadion juga banyak The Jakmania, padahal kan pertandingan ini tanpa penonton. Jadi kalaupun kami lolos dari penyerangan saat keluar hotel, di stadion pasti lebih parah,” kata Umuh.

Berdasarkan pantauan SINDO, di salah satu akses utama memasuki SUGBK, tepatnya di sekitar kantor PSSI, ratusan The Jakmania berkumpul membentuk kerumunan. Keberadaan mereka bahkan menutupi akses masuk kendaraan pemain ke dalam stadion.

“Saya minta maaf pada Bobotoh karena Persib tidak jadi bertanding. Niat supporter di sini sudah jelas mengarah ke pembunuhan. Kalau hanya menakuti, atau teror lempar-lempar biasa, mungkin sudah lumrah. Tapi bayangkan ini pakai bom molotov, ini mengincar nyawa,” ucap Umuh.
(wbs)
Berita Terkait
Bobotoh Gelar Konvoi...
Bobotoh Gelar Konvoi Keliling Kota Bandung Usai Persib Raih Gelar Juara Liga 1
Persib Bandung Keok...
Persib Bandung Keok Dibungkam Barito Putera
Keyakinan Kuat Andrew...
Keyakinan Kuat Andrew Jung Persib Bisa Juara Liga
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Doa Kapten Persib Jelang...
Doa Kapten Persib Jelang Bulan Suci Ramadan
Pelatih Persib U-16...
Pelatih Persib U-16 Sebut Latihan Saat Berpuasa Bagus bagi Pemain
Berita Terkini
Gol Jonathan Tah Dibatalkan,...
Gol Jonathan Tah Dibatalkan, VAR Rampas Mimpi Jerman?
10 menit yang lalu
Menit ke-95! Martinelli...
Menit ke-95! Martinelli Tulis Rekor Baru Piala Dunia
45 menit yang lalu
Rekam Jejak Paraguay,...
Rekam Jejak Paraguay, Spesialis Adu Penalti yang Pulangkan Jerman di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Profil Orlando Gill,...
Profil Orlando Gill, Pahlawan Paraguay yang Kubur Ambisi Jerman di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
5 Fakta Menarik Jerman...
5 Fakta Menarik Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Pecah Rekor Adu Penalti
2 jam yang lalu
Kejutan! Paraguay Singkirkan...
Kejutan! Paraguay Singkirkan Jerman Lewat Adu Penalti
2 jam yang lalu
Infografis
Rute Pawai Akbar Persib...
Rute Pawai Akbar Persib Bandung Juara Liga 1 2024/2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved