Pengamanan sepak bola Indonesia seperti sedang perang

Selasa, 25 Juni 2013 - 01:56 WIB
Pengamanan sepak bola...
Pengamanan sepak bola Indonesia seperti sedang perang
A A A
Sindonews.com – Aksi pengerusakan bus pemain Persib Bandung oleh sekelompok orang yang belum dikenal, Sabtu (22/6), mendapat perhatian khusus dari berbagai pihak. Untuk itulah CEO PT Liga Indonesia (Liga), Joko Driyono, berkeinginan jika sepak bola Indonesia tidak boleh dikelola layaknya di negeri yang sedang berperang.

Batal diputarnya laga Persija Jakarta kontra Persib di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, setelah adanya pengerusakan bus pemain Maung Bandung, julukan Persib, banyak disayangkan banyak pihak. Dan aroma negatif tersebut, seolah menggambarkan belum kondusifnya kompetisi di Tanah Air.

“Liga melihat dalam kondisi saat ini apa yang terjadi di luar kemampuan Panpel (Panitia Pelaksana). Dengan asumsi bahwa, kami ingin kedepan sepak bola tidak boleh dikelola layaknya di negeri yang sedang berperang. Kita juga tidak ingin sepak bola, dikelola sehingga melampaui batas kewajaran sebagai sebuah human sport,” ungkap Joko di Kantor PSSI, Jakarta, Senin (24/6).

Kedepan menurut Joko, Liga akan mengeluarkan ketetapan baru. Dimana jika kondisi tidak aman dan Panpel sebuah klub harus menyediakan baracuda atau rantis sebagai bagian proses keamanan, sebaiknya laga tersebut dibatalkan. Karena tambah Joko, kondisi tersebut sudah menjadi satu teror bagi si pemain sendiri.

“Kita tidak juga ada persepsi bahwa, kenapa tidak disediakan baracuda, rantis, dan seterusnya. Dimata Liga ini harus menjadi ketetapan baru menyediakan hal demikian sebenarnya bagian dari teror bagi sepak bola itu sendiri,” jelas Joko, yang juga bertindak sebagai Sekertaris Jendral (Sekjen) PSSI.

“Oleh karenanya kami ingin penyelenggaraan kedepan. Sebelum pertandingan mengkondisikan tim yang bertanding harus dilalui dengan profil penyelenggaraan yang seperti itu, maka pertandingan harus dibatalkan. Ya itu tadi, ini adalah sepak bola yang selayaknya tidak boleh diselenggarakan dalam kondisi darurat,” tutupnya. (decky irawan jasri)
(wbs)
Berita Terkait
Bobotoh Gelar Konvoi...
Bobotoh Gelar Konvoi Keliling Kota Bandung Usai Persib Raih Gelar Juara Liga 1
Persib Bandung Keok...
Persib Bandung Keok Dibungkam Barito Putera
Keyakinan Kuat Andrew...
Keyakinan Kuat Andrew Jung Persib Bisa Juara Liga
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Kisah Mantan Pemain...
Kisah Mantan Pemain Persib Bergabung dengan Real Madrid
Doa Kapten Persib Jelang...
Doa Kapten Persib Jelang Bulan Suci Ramadan
Berita Terkini
Hasil Australia Open...
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir
4 jam yang lalu
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Australia di Piala AFF U-19 2026
5 jam yang lalu
Jadwal Timnas Inggris...
Jadwal Timnas Inggris vs Kosta Rika dan Portugal vs Nigeria Live di VISION+
6 jam yang lalu
10 Pesepak Bola Terkaya...
10 Pesepak Bola Terkaya di Piala Dunia 2026
11 jam yang lalu
Veda Ega Pulang Kampung,...
Veda Ega Pulang Kampung, Mario Suryo Aji Jalani Pemulihan Cedera
11 jam yang lalu
Hasil Australian Open...
Hasil Australian Open 2026: Bungkam Wakil Tuan Rumah, Leo/Daniel Lolos ke 16 Besar
11 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved