Menpora: 28 Agustus, Persib kembali hadapi Persija

Selasa, 25 Juni 2013 - 21:52 WIB
Menpora: 28 Agustus,...
Menpora: 28 Agustus, Persib kembali hadapi Persija
A A A
Sindonews.com - Duel Persib Bandung kontra Persija Jakarta yang diundur setelah insiden pelemparan bus yang berisikan pemain serta official Persib siap kembali dilangsungkan. Laga yang sering disebut 'El clasico' itu akan berlangsung akhir bulan Agustus nanti, sesuai dengan kesepakatan para pihak terkait.

"Pertandingan harus dilakukan ulang dan itu sudah disepakati tanggalnya. Mereka sepakat setelah bulan suci Ramadan, Rabu, 28 Agustus," ucap Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo, di Kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (25/6/2013).

Sementara itu untuk tempat pertandingan, sejauh ini belum bisa dipastikan tempat yang aman dan netral untuk menggelar laga tersebut. Tapi diharapkan laga akan berjalan lancar meski berlangsung di mana pun. "Saya sudah kontak PSSI dengan Wakil Ketua PSSI, Pak (La) Nyalla untuk menentukan sebaiknya nanti pertandingan ulangnya itu ada di mana," jelasnya.

Soal alasan laga ditunda cukup lama, Roy menyebut ada alasannya. Pihaknya mengaku ingin menunggu hasil penanganan oleh kepolisian terkait kasus penyerangan terhadap bus Persib. "Saya ingin tahu apa nanti hasil dari kepolisian," ungkapnya.

Roy sendiri meminta PSSI tidak buru-buru memberikan sanksi bagi Persib yang tidak hadir saat pertandingan. Begitu juga pada Persija karena pelaku penyerangan belum tentu suporter mereka. Secara teknis, Persib memang harusnya kalah WO karena tidak hadir. Tapi ketidakhadiran Persib jelas alasannya karena keselamatan mereka terancam. "Itu force major, satu yang tidak bisa dihindari," ucapnya.

Sementara Persija juga jangan sampai terkena sanksi PSSI sebelum semuanya jelas. "Jangan dulu (disanksi) sebelum kepolisian mengusut tuntas oknum atau siapa yang terbukti," ujar Roy.

Sebagai Menpora, ia mengaku tidak bisa mengintervensi sikap PSSI. Tapi ia hanya memberikan saran. Sikap adil bagi kedua belah pihak diharapkan dikedepankan. Ia pun meminta semua pihak mengawal kasus itu. "Mari kami kawal agar kalau memang ada oknum atau itu kriminal, itu harus dipisahkan dari spirit pertandingannya," tandas politisi Partai Demokrat itu.
(akr)
Berita Terkait
Tren Olahraga Indonesia...
Tren Olahraga Indonesia Meningkat, Se’Indonesia Gandeng Dua Raksasa Super League
Persib Bandung Juara...
Persib Bandung Juara Super League 2025-2026, Persija: Selamat!
Klasemen Super League:...
Klasemen Super League: Persija Gagal Tempel Persib usai Ditahan Borneo FC
Ondrej Kudela Kawal...
Ondrej Kudela Kawal Ronaldo di UEFA Nations League 2022/2023, Modal Persija Lawan Persib
Persib Juara Super League...
Persib Juara Super League 2025-2026 usai Imbang Lawan Persijap
Klasemen Super League...
Klasemen Super League 2025/2026 usai Persib Kalah dari Persita
Berita Terkini
Klarifikasi Desak Made...
Klarifikasi Desak Made usai Raih Emas di Krakow: Bukan Kritik kepada Pihak Tertentu
1 jam yang lalu
Presiden FIFA Akhirnya...
Presiden FIFA Akhirnya Mengakui Ditelepon Trump terkait Kartu Merah Balogun
1 jam yang lalu
Angka 7 Tak Lagi Bersahabat...
Angka 7 Tak Lagi Bersahabat dengan Cristiano Ronaldo
2 jam yang lalu
6 Tim Lolos ke Perempat...
6 Tim Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026: Argentina Menyusul atau Tersingkir?
3 jam yang lalu
Amerika Serikat Tersingkir,...
Amerika Serikat Tersingkir, Belgia Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Ronaldo: Portugal Belum...
Ronaldo: Portugal Belum Menang Apa Pun Sebelum Saya, Euro 2016 Setara Piala Dunia
5 jam yang lalu
Infografis
4 Kejutan Pakistan Saat...
4 Kejutan Pakistan Saat Hadapi Serangan Militer India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved