Pelatih PSM diminta segera siapkan latihan
Senin, 29 Juli 2013 - 13:02 WIB
Pelatih PSM diminta segera siapkan latihan
A
A
A
Sindonews.com -- Meski belum ada kabar kapan evaluasi akan dilakukan oleh pihak managemen, namun pelatih sementara PSM Imran Amirullah sudah diminta untuk membuat planning latihan buat para punggawa Juku Eja PSM.
Sejak Andi Oddang dkk menutup paruh musim di awal Juli lalu, dengan melibas Arema FC distadion Andi Mattalatta dengan skor 5-0 tanpa balas. Pasukan Ramang belum pernah melakukan latihan rutin secara kolektif sebagai persiapan untuk menjalani putaran kedua kompetisi Indonesia Primer League (IPL) musim ini.
Sebelumnya agenda latihan tersebut, selalu terbengkalai karena persoalan evaluasi yang belum kelar dilakukan oleh managemen. Padahal pada putaran kedua nantinya Andi Oddang dkk harus berjuang keras agar bisa lolos pada empat besar klasemen akhir IPL, agar berkompetisi di Indonesia Super League (ISL) musim depan.
Saat dikonfirmasi Imran Amirullah, pelatih sementara PSM mengatakan, saat ini pihak managemen meminta pada dirinya untuk mempersiapkan agenda latihan persiapan buat para punggawa Juku Eja. "Ada penyampaian dari pak Rully Habibie (CEO PSM) untuk segera menpersiapkan planning latihan," kata dia.
Meski demikian, Imran yang juga menjadi pelatih karateker PSM pada enam pertandingan terakhir, belum merinci kapan agenda latihan akan dilakukan. Bukan hanya itu dirinya juga mengaku belum tahu pasti soal kapan evaluasi perampingan skuad akan dilaksanakan. "Belum ada penyampaian (soal evaluasi) namun hanya itu yang disampaikan pak Rully, soal latihan," pungkasnya.
Saat ini, para pemain PSM masih ada di kediamannya masing-masing, seperti Kaharuddin pemain yang berposisi sebagai straike masih berada di kabupaten Pinrang, Fandi Edy Stopper PSM di Polmas Sulwawesi Barat, serta kapten tim Juku Eja Andi Oddang juga masih bersama keluarganya di kabupaten Jeneponto menunggu agenda selanjutnya dari pihak managemen.
Namun, para pemain masih berharap agar gaji mereka segera dilunasi yang masih tertunggak selama dua bulan lamanya, karena gaji dan bonus yang telah dibayarkan akhir pekan lalu, hanya setengahnya gaji mereka selama bulan Mei lalu. Jadi terhitung bulan Juni dan Juli yang masih tertunggak.
Media officer PSM mengungkapkan, memang sebelumnya sudah diputuskan akan melakukan latihan perdana pekan depan namun kembali batal. "Tadinya setelah meeting di kantor PSM kemarin sore mereka putuskan latihan selasa sore (30/07). Tapi tidak tau kenapa pas malam mereka batalkan lagi degan alasan nanti betul-betul lunas gaji baru mau kembali latihan," jelasnya.
Sementara itu, Andi Oddang yang dikonfirmasi mengatakan, saat ini dirinya masih berada dirumahnya untuk istirahat pada jeda kompetisi IPL musim ini, apalagi belum ada jadwal dari managemen. "Saya di rumah saja istirahat sambil menunggu gaji keluar," kata pemain berjersey 10 ini.
Bukan hanya itu, Oddang yang juga pernah memperkuat Persebaya Surabaya ini mengatakan, saat ini gaji mereka yang belum dibayarkan masih mencapai dua bulan, karena sebelumnya yang dibayar hanya bulan Mei yang tertutnggak setengahnya. "Yah supaya cepat direalisasikan karena kalau cuman 50 persen plus bonus, itu semua pemain cuman bisa bayar utang, cuman gali lubang tutup lubang. Apalagi sekarang mendekati lebaran keperluan buat keluarga banyak, mudah-mudahan sisa dua bulan gaji bisa segera diselesaikan," jelasnya.
Sejak Andi Oddang dkk menutup paruh musim di awal Juli lalu, dengan melibas Arema FC distadion Andi Mattalatta dengan skor 5-0 tanpa balas. Pasukan Ramang belum pernah melakukan latihan rutin secara kolektif sebagai persiapan untuk menjalani putaran kedua kompetisi Indonesia Primer League (IPL) musim ini.
Sebelumnya agenda latihan tersebut, selalu terbengkalai karena persoalan evaluasi yang belum kelar dilakukan oleh managemen. Padahal pada putaran kedua nantinya Andi Oddang dkk harus berjuang keras agar bisa lolos pada empat besar klasemen akhir IPL, agar berkompetisi di Indonesia Super League (ISL) musim depan.
Saat dikonfirmasi Imran Amirullah, pelatih sementara PSM mengatakan, saat ini pihak managemen meminta pada dirinya untuk mempersiapkan agenda latihan persiapan buat para punggawa Juku Eja. "Ada penyampaian dari pak Rully Habibie (CEO PSM) untuk segera menpersiapkan planning latihan," kata dia.
Meski demikian, Imran yang juga menjadi pelatih karateker PSM pada enam pertandingan terakhir, belum merinci kapan agenda latihan akan dilakukan. Bukan hanya itu dirinya juga mengaku belum tahu pasti soal kapan evaluasi perampingan skuad akan dilaksanakan. "Belum ada penyampaian (soal evaluasi) namun hanya itu yang disampaikan pak Rully, soal latihan," pungkasnya.
Saat ini, para pemain PSM masih ada di kediamannya masing-masing, seperti Kaharuddin pemain yang berposisi sebagai straike masih berada di kabupaten Pinrang, Fandi Edy Stopper PSM di Polmas Sulwawesi Barat, serta kapten tim Juku Eja Andi Oddang juga masih bersama keluarganya di kabupaten Jeneponto menunggu agenda selanjutnya dari pihak managemen.
Namun, para pemain masih berharap agar gaji mereka segera dilunasi yang masih tertunggak selama dua bulan lamanya, karena gaji dan bonus yang telah dibayarkan akhir pekan lalu, hanya setengahnya gaji mereka selama bulan Mei lalu. Jadi terhitung bulan Juni dan Juli yang masih tertunggak.
Media officer PSM mengungkapkan, memang sebelumnya sudah diputuskan akan melakukan latihan perdana pekan depan namun kembali batal. "Tadinya setelah meeting di kantor PSM kemarin sore mereka putuskan latihan selasa sore (30/07). Tapi tidak tau kenapa pas malam mereka batalkan lagi degan alasan nanti betul-betul lunas gaji baru mau kembali latihan," jelasnya.
Sementara itu, Andi Oddang yang dikonfirmasi mengatakan, saat ini dirinya masih berada dirumahnya untuk istirahat pada jeda kompetisi IPL musim ini, apalagi belum ada jadwal dari managemen. "Saya di rumah saja istirahat sambil menunggu gaji keluar," kata pemain berjersey 10 ini.
Bukan hanya itu, Oddang yang juga pernah memperkuat Persebaya Surabaya ini mengatakan, saat ini gaji mereka yang belum dibayarkan masih mencapai dua bulan, karena sebelumnya yang dibayar hanya bulan Mei yang tertutnggak setengahnya. "Yah supaya cepat direalisasikan karena kalau cuman 50 persen plus bonus, itu semua pemain cuman bisa bayar utang, cuman gali lubang tutup lubang. Apalagi sekarang mendekati lebaran keperluan buat keluarga banyak, mudah-mudahan sisa dua bulan gaji bisa segera diselesaikan," jelasnya.
(wbs)