Menpora realistis soal peluang Indonesia di ISG
Rabu, 31 Juli 2013 - 20:34 WIB
Menpora realistis soal peluang Indonesia di ISG
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo tak mematok target tinggi di ajang Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 di Palembang, 22 September - 1 Oktober mendatang. Roy bersikap realistis melihat peluang kontingen Indonesia.
"Masalah target memang kami tidak mau mematok target terlalu tinggi, di ajang ISG pertama lalu saja ada diperingkat ke 18, apalagi negara-negara peserta yang ikut pada ISG tahun ini yang awalnya 25 menjadi 38 negara,"kata Roy Suryo seperti dilansir situs resmi Kemenpora.
"Oleh karena itu kita harus realistis dalam mencapai peringkat di ajang ISG tahun ini, meskipun kita sebagai tuan rumah,"ia menambahkan.
Sesuai dengan rencana ISG 2013 akan mempertandingkan 13 cabang olahraga. Di antaranya adalah sepak bola, wushu, bola voli, taekwondo, bulutangkis, aquatik, basket, panahan dan tenis.
Pesta olahraga negara-negara Islam ini akan dipusatkan di Kompleks Jakabaring Sport City Palembang. Namun ada tiga cabang yang digelar luar komplek Jakabaring yaitu bola voli, wushu dan basket.
"Masalah target memang kami tidak mau mematok target terlalu tinggi, di ajang ISG pertama lalu saja ada diperingkat ke 18, apalagi negara-negara peserta yang ikut pada ISG tahun ini yang awalnya 25 menjadi 38 negara,"kata Roy Suryo seperti dilansir situs resmi Kemenpora.
"Oleh karena itu kita harus realistis dalam mencapai peringkat di ajang ISG tahun ini, meskipun kita sebagai tuan rumah,"ia menambahkan.
Sesuai dengan rencana ISG 2013 akan mempertandingkan 13 cabang olahraga. Di antaranya adalah sepak bola, wushu, bola voli, taekwondo, bulutangkis, aquatik, basket, panahan dan tenis.
Pesta olahraga negara-negara Islam ini akan dipusatkan di Kompleks Jakabaring Sport City Palembang. Namun ada tiga cabang yang digelar luar komplek Jakabaring yaitu bola voli, wushu dan basket.
(wir)