Pengin bantu PSM, beli jersey resmi harga spesial
Jum'at, 02 Agustus 2013 - 20:47 WIB
Pengin bantu PSM, beli jersey resmi harga spesial
A
A
A
Sindonews.com - Berbagai cara pihak manajemen PSM Makassar untuk keluar dari belitan krisis finansial. Rencananya, manajemen akan melelang Jersey Juku Eja di putaran kedua Indonesian Premier League (IPL) musim ini untuk menggalang dana segar.
Lelang jersey ini diharapkan bisa menggedor kecintaan suporter terhadap PSM. Karena itu, manajemen PSM bekerjasama dengan Nike memproduksi serta jersey tersebut akan mulai dijual pertengahan Agustus mendatang.
"Tentunya jersey resmi keluaran klub ini sangat ditunggu-tunggu oleh suporter dan fans PSM. Pastinya sangat bangga bisa memakai jersey resmi klub dan membantu PSM dalam mengatasi masalah finansial," kata media officer PSM Andi Widya Syadzwina.
Manajemen PSM menyiapkan jersey baru yang akan dijual secara bertahap, saat launching atau free sale. "Kami menyediakan jersey dengan harga spesial. Setelah launching, kami akan menjualnya melalui website dan chambers shop sebagai mitra kerja PSM dalam penjualan merchandise," wanita yang akrab disapa Wina ini.
Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) PSM Rully Habibie mengaku, pihaknya tidak pernah berhenti bekerja mencari jalan keluar untuk masalah yang dialami PSM. Hanya saja menurut dia, kondisi kompetisi IPL saat ini menyulitkan pihaknya untuk mencari pihak sponsor.
"24 jam selama 7 hari kami bekerja untuk mencari solusi masalah tim. Namun tidak adanya komitmen dari pihak PT LPIS selaku penyelenggara liga membuat kami kesusahan mencari sponsor," kata Rully.
Dirinya juga mengungkapkan, masyarakat Sulawesi Selatan bukan tidak mungkin bisa membantu PSM. Menurutnya, cukup datang ke stadion dengan mengajak saudara atau teman dan masuk dengan membeli tiket.
"Kalau masyarakat Sulsel mau bantu PSM, cukup datang ke stadion nonton dan bayar tiket. Itu saja kok. Dan kami manajemen sangat menghargai hal itu," ujarnya.
Pria berbadan tambun ini juga berharap, diputaran kedua nanti, penonton yang datang ke stadion bisa lebih banyak lagi. "Bukan hanya membantu tim, kedatangan para suporter di satdion jelas akan membakar semangat para pemain saat bertanding," pungkasnya.
Karena persoalan finansial ini, hingga membuat pembayaran gaji para pemain PSM tertunggak terus. Akibatnya Andi Oddang dkk selalu melakukan aksi mogok latihan karena hak mereka tidak dibayarkan. Bukan hanya itu, saat ini pula gaji Pasukan Ramang masih tertunggak hingga dua bulan, namun mereka tetap latihan juga sambil menantikan hasil evaluasi PSM rampung.
Lelang jersey ini diharapkan bisa menggedor kecintaan suporter terhadap PSM. Karena itu, manajemen PSM bekerjasama dengan Nike memproduksi serta jersey tersebut akan mulai dijual pertengahan Agustus mendatang.
"Tentunya jersey resmi keluaran klub ini sangat ditunggu-tunggu oleh suporter dan fans PSM. Pastinya sangat bangga bisa memakai jersey resmi klub dan membantu PSM dalam mengatasi masalah finansial," kata media officer PSM Andi Widya Syadzwina.
Manajemen PSM menyiapkan jersey baru yang akan dijual secara bertahap, saat launching atau free sale. "Kami menyediakan jersey dengan harga spesial. Setelah launching, kami akan menjualnya melalui website dan chambers shop sebagai mitra kerja PSM dalam penjualan merchandise," wanita yang akrab disapa Wina ini.
Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) PSM Rully Habibie mengaku, pihaknya tidak pernah berhenti bekerja mencari jalan keluar untuk masalah yang dialami PSM. Hanya saja menurut dia, kondisi kompetisi IPL saat ini menyulitkan pihaknya untuk mencari pihak sponsor.
"24 jam selama 7 hari kami bekerja untuk mencari solusi masalah tim. Namun tidak adanya komitmen dari pihak PT LPIS selaku penyelenggara liga membuat kami kesusahan mencari sponsor," kata Rully.
Dirinya juga mengungkapkan, masyarakat Sulawesi Selatan bukan tidak mungkin bisa membantu PSM. Menurutnya, cukup datang ke stadion dengan mengajak saudara atau teman dan masuk dengan membeli tiket.
"Kalau masyarakat Sulsel mau bantu PSM, cukup datang ke stadion nonton dan bayar tiket. Itu saja kok. Dan kami manajemen sangat menghargai hal itu," ujarnya.
Pria berbadan tambun ini juga berharap, diputaran kedua nanti, penonton yang datang ke stadion bisa lebih banyak lagi. "Bukan hanya membantu tim, kedatangan para suporter di satdion jelas akan membakar semangat para pemain saat bertanding," pungkasnya.
Karena persoalan finansial ini, hingga membuat pembayaran gaji para pemain PSM tertunggak terus. Akibatnya Andi Oddang dkk selalu melakukan aksi mogok latihan karena hak mereka tidak dibayarkan. Bukan hanya itu, saat ini pula gaji Pasukan Ramang masih tertunggak hingga dua bulan, namun mereka tetap latihan juga sambil menantikan hasil evaluasi PSM rampung.
(aww)