Tak mau sepihak, PSMS tunda tunjuk pengacara
Selasa, 06 Agustus 2013 - 15:11 WIB
Tak mau sepihak, PSMS tunda tunjuk pengacara
A
A
A
Sindonews.com - Tim pemain, pelatih, dan ofisial PSMS Medan versi PT Liga Indonesia memantapkan langkah untuk meminta pertanggungjawaban Ketua Umum Indra Sakti Harahap. Soal siapa yang ditunjuk untuk menjadi kuasa hukum, tim pelatih dan ofisial mendapat kepercayaan penuh dari pemain.
Seyogianya, tim pelatih sudah menentukan siapa sosok pengacara PSMS tersebut, namun, rencana menetapkannya yang seharusnya sudah dilakukan Senin (5/8) lalu, terpaksa mundur hingga usai Idul Fitri. Hal itu menyusul Pelatih PSMS, Suharto yang diharapkan memimpin pemilihan
pengacara dari dua kandidat, tidak hadir.
"Kami kumpul Senin (5/8) malam lalu untuk memutuskan siapa pengacara untuk menjadi penasihat
hukum PSMS, tapi pelatih (Suharto) sudah pulang kampung, katanya mengantarkan anak-anaknya," ujar Sekretaris Tim PSMS, Fityan Hamdy..
Pertemuan yang digelar di rumah Media Officer (MO) PSMS, Abdi Panjaitan, tersebut dihadiri juga oleh asisten pelatih Colly Misrun, pelatih penjaga gawang, Mardianto dan Fityan.
"Nanti mau kami tunjuk sendiri, kami enggak mau disebut sepihak. Tapi memang mau tadi malam
kami tunjuk. Kami putuskan penunjukannya setelah lebaran. Karena H-2 ini aktivitas pengacara kan sudah closing. Jadi berkasnya sudah kami siapkan tinggal tanda tangan," bebernya.
PSMS Medan menyiapkan dua kandidat yang dipercaya bakal membawa aspirasi dan tuntutan kepada Indra Sakti. Namun tidak hanya itu, beberapa pihak menurut Fityan juga menawarkan sosok pengacara, kendati ada yang serius.
"Ada dua calon, dan Novi Handriawan (pemain PSPS dan mantan pemain PSMS PT LPIS) juga mengatakan akan memberikan pengacara kepada kami. Begitu juga dengan APPI (Asosiasi Pemain
Profesional Indonesia) mau menyiapkan, tapi memang belum ada tindak lanjutnya," sebut Fityan.
Untuk mempercepat proses penunjukan, Fityan mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan berkas-berkas untuk melancarkan tugas penasehat hukum tersebut dalam mengawal harapan dan keinginan pemain PSMS..
"Kami sudah siapkan berkas dan dia (pengacara) yang proses. Mungkin somasi yang pertama dilakukan denganl meaporkan ke pengadilan. Tinggal kami menunggu kelanjutannya," paparnya.
Sementara itu, Suharto membenarkan kepergiannya mengantar enam anaknya berhari raya di Rambung Sialang Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Iya, kebetulan mau hari raya. Seperti yang sudah-sudah, hari raya kami ke Rambung Sialang berkumpul keluarga. Kami jadwalkan kembali bertemu memutuskan pengacara, segera usai lebaran," ucap Suharto dikonfirmasi
kemarin
Seyogianya, tim pelatih sudah menentukan siapa sosok pengacara PSMS tersebut, namun, rencana menetapkannya yang seharusnya sudah dilakukan Senin (5/8) lalu, terpaksa mundur hingga usai Idul Fitri. Hal itu menyusul Pelatih PSMS, Suharto yang diharapkan memimpin pemilihan
pengacara dari dua kandidat, tidak hadir.
"Kami kumpul Senin (5/8) malam lalu untuk memutuskan siapa pengacara untuk menjadi penasihat
hukum PSMS, tapi pelatih (Suharto) sudah pulang kampung, katanya mengantarkan anak-anaknya," ujar Sekretaris Tim PSMS, Fityan Hamdy..
Pertemuan yang digelar di rumah Media Officer (MO) PSMS, Abdi Panjaitan, tersebut dihadiri juga oleh asisten pelatih Colly Misrun, pelatih penjaga gawang, Mardianto dan Fityan.
"Nanti mau kami tunjuk sendiri, kami enggak mau disebut sepihak. Tapi memang mau tadi malam
kami tunjuk. Kami putuskan penunjukannya setelah lebaran. Karena H-2 ini aktivitas pengacara kan sudah closing. Jadi berkasnya sudah kami siapkan tinggal tanda tangan," bebernya.
PSMS Medan menyiapkan dua kandidat yang dipercaya bakal membawa aspirasi dan tuntutan kepada Indra Sakti. Namun tidak hanya itu, beberapa pihak menurut Fityan juga menawarkan sosok pengacara, kendati ada yang serius.
"Ada dua calon, dan Novi Handriawan (pemain PSPS dan mantan pemain PSMS PT LPIS) juga mengatakan akan memberikan pengacara kepada kami. Begitu juga dengan APPI (Asosiasi Pemain
Profesional Indonesia) mau menyiapkan, tapi memang belum ada tindak lanjutnya," sebut Fityan.
Untuk mempercepat proses penunjukan, Fityan mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan berkas-berkas untuk melancarkan tugas penasehat hukum tersebut dalam mengawal harapan dan keinginan pemain PSMS..
"Kami sudah siapkan berkas dan dia (pengacara) yang proses. Mungkin somasi yang pertama dilakukan denganl meaporkan ke pengadilan. Tinggal kami menunggu kelanjutannya," paparnya.
Sementara itu, Suharto membenarkan kepergiannya mengantar enam anaknya berhari raya di Rambung Sialang Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Iya, kebetulan mau hari raya. Seperti yang sudah-sudah, hari raya kami ke Rambung Sialang berkumpul keluarga. Kami jadwalkan kembali bertemu memutuskan pengacara, segera usai lebaran," ucap Suharto dikonfirmasi
kemarin
(aww)