Bukan kekuatan, rahasia Wilder ada di kecepatan
Sabtu, 10 Agustus 2013 - 21:46 WIB
Bukan kekuatan, rahasia Wilder ada di kecepatan
A
A
A
Sindonews.com - Petinju kelas berat belum terkalahkan, Deontay Wilder, mengungkapkan bahwa dia mendapatkan karunia kekuatan yang luar biasa. Itu diungkapkannya setelah petinju asal Amerika Serikat itu berhasil merobohkan mantan juara dunia versi WBO, Siarhei Liakhovich di Indio, California, AS, Sabtu (10/8) WIB.
"Saya tidak bergantung padanya, tapi itu ada. Saya pikir rahasia saya bukanlah kekuatan. Ini kecepatan saya. Saya pikir orang-orang mendengar tentang semua kemenangan KO saya dan saya cenderung mengabaikannya," jelas petinju berusia 27 tahun itu, seperti dikutip Fight News, Sabtu.
"Saya pikir semua kemenangan KO saya membantu saya mendapatkan banyak perhatian orang dan saya suka itu. Saya menerimanya. Saya pikir lebih banyak orang sekarang mulai merasa bahwa mungkin saya bisa menjadi orang yang membawa gelar kelas berat kembali ke AS. Jujur, saya akan senang untuk menjadi orang itu."
Dengan kemenangan itu, Wilder memperpanjang rekor profesionalnya menjadi 29 kali menang (29KO) tanpa kekalahan. Lebih dahsyatnya lagi, petinju berusia 27 tahun itu selalu merobohkan lawannya tidak lebih dari empat ronde, sejak dia menjadi petinju profesional pada November 2008.
"Saya tidak bergantung padanya, tapi itu ada. Saya pikir rahasia saya bukanlah kekuatan. Ini kecepatan saya. Saya pikir orang-orang mendengar tentang semua kemenangan KO saya dan saya cenderung mengabaikannya," jelas petinju berusia 27 tahun itu, seperti dikutip Fight News, Sabtu.
"Saya pikir semua kemenangan KO saya membantu saya mendapatkan banyak perhatian orang dan saya suka itu. Saya menerimanya. Saya pikir lebih banyak orang sekarang mulai merasa bahwa mungkin saya bisa menjadi orang yang membawa gelar kelas berat kembali ke AS. Jujur, saya akan senang untuk menjadi orang itu."
Dengan kemenangan itu, Wilder memperpanjang rekor profesionalnya menjadi 29 kali menang (29KO) tanpa kekalahan. Lebih dahsyatnya lagi, petinju berusia 27 tahun itu selalu merobohkan lawannya tidak lebih dari empat ronde, sejak dia menjadi petinju profesional pada November 2008.
(nug)