Isinbayeva persembahkan emas
Rabu, 14 Agustus 2013 - 11:33 WIB
Isinbayeva persembahkan emas
A
A
A
Sindonews.com – Atlet Rusia Yelena Isinbayeva berhasil meraih titel juara dunia untuk ketiga kalinya setelah meraih medali emas di cabang lompat gala pada Kejuaraan Dunia Atletik yang berlangsung di Rusia, kemarin.
Dia meraih medali emas setelah melakukant lompatan setinggi 4,89 meter dan gagal mengemas rekor dunia setelah gagal pada lompatan setinggi 5,07 meter.
Ini adalah gelar global pertama kalinya untuk dua kali juara Olimpiade itu sejak dia meraih medali emas di OIimpiade Beijing 2008.
Keberhasilan ini sekaligus menjawab berbagai keraguan dan tudingan kalau dirinya sudah habis dan dipenghujung masa karirnya. Sebelum kejuaraan digelar dia sempat mengutarakan rencana untuk pensiun namun kemudian mengatakan dirinya akan kembali berkompetisi setelah memiliki keluarga.
Penampilan Isinbayeva disambut gegap gempita oleh pendukungnya yang memenuhi Stadion Luzhinki. “Saya begitu emosional dan mereka (penonton) menambah besar rasa itu. Saya tidak mencetak lompatan rekor dunia tapi bagi saya rekor hanyalah bonus,”ujarnya dilansir BBC, Rabu (14/8/2013).
“Saya mulai melompat dan berteriak setelah lompatan 4,82meter . Setelah lompatan 4,89 meter saya meluapkan semua emosi. Ketika lompatan 5,07 saya mulai kelelahan tapi secara teknik upaya yang saya lakukan sudah bagus,” lanjut atlet berusia 31 tahun itu.
Dia meraih medali emas setelah melakukant lompatan setinggi 4,89 meter dan gagal mengemas rekor dunia setelah gagal pada lompatan setinggi 5,07 meter.
Ini adalah gelar global pertama kalinya untuk dua kali juara Olimpiade itu sejak dia meraih medali emas di OIimpiade Beijing 2008.
Keberhasilan ini sekaligus menjawab berbagai keraguan dan tudingan kalau dirinya sudah habis dan dipenghujung masa karirnya. Sebelum kejuaraan digelar dia sempat mengutarakan rencana untuk pensiun namun kemudian mengatakan dirinya akan kembali berkompetisi setelah memiliki keluarga.
Penampilan Isinbayeva disambut gegap gempita oleh pendukungnya yang memenuhi Stadion Luzhinki. “Saya begitu emosional dan mereka (penonton) menambah besar rasa itu. Saya tidak mencetak lompatan rekor dunia tapi bagi saya rekor hanyalah bonus,”ujarnya dilansir BBC, Rabu (14/8/2013).
“Saya mulai melompat dan berteriak setelah lompatan 4,82meter . Setelah lompatan 4,89 meter saya meluapkan semua emosi. Ketika lompatan 5,07 saya mulai kelelahan tapi secara teknik upaya yang saya lakukan sudah bagus,” lanjut atlet berusia 31 tahun itu.
(irc)