Oddang tak masalah berduet dengan Abanda
Kamis, 22 Agustus 2013 - 16:28 WIB
Oddang tak masalah berduet dengan Abanda
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih karateker PSM Imran Amirullah akhirnya mencoba Abdul Abanda Rahman, pemain baru direkrut oleh managemen menjadi tandem Andi Oddang pada laga uji coba melawan Pusat dan latihan Pendidikan Pelajar (PPLP) Diklat Makassar (21/08) lalu di Stadion Andi Mattalatta.
Meski hanya dipasang pada babak kedua, Abanda sudah bisa memperlihatkan ketajamannya mencetak gol. Dirinya berhasil membobol gawang lawannya melalui unpan krossing dari Oddang. Dengan sundulan matang dia menjebolkan si kulit bundal. Bukan hanya itu sejumlah peluang Andi Oddang juga tercipta dari assist Abanda pada pertandingan tersebut.
Imran Amirullah, pelatih karateker PSM mengatakan, dirinya mencoba pemain straikernya untuk melihat seluruh kemampuannya. Bukan hanya itu, sejauh ini dirinya masih akan melihat kondisi para pemainnya. "Memang saat ini, sudah ada tambahan pemain, jadi masih akan dilihat siapa yang akan menjadi tandem Oddang," kata dia.
Sejauh ini, memang Imran menginginkan seorang straiker untuk mengisi tandem Andi Oddang, pasalnya dari sejumlah pertandingan diputaran pertama kompetisi Indonesian Premier League (IPL), Oddang masih menjadi tumpuan serangan. Apalagi saat ini, dua striker PSM mengundurkan diri, yakni I Made Aryadana, Mirko Spasojevic, serta Ismail Haris yang juga didepak dari skuad.
Untuk itu saat ini pemain yang berposisi striker hanya menyisahkan M Rahmat, Qifly Tamara, Kaharuddin, Abanda Rahman dan Andi Oddang. Imran tinggal memilih M Rahmat dan Abanda atau Qifly Tamara untuk menjadi tandem Oddang yang juga kapten skuad Juku Eja ini. Apalagi pada laga uji coba tersebut, seluruh striker PSM dimainkan pada dua babak berbeda.
Imran menyebut, ke depannya dia masih akan melihat siapa yang bakal menjadi tandem Oddang pada kompetisi IPL yang akan bergulir pada 25 Agustus mendatang. Pada laga Awal PSM akan menjajal Persibo Bojonegoro. "Intinya pemain pasti akan dimaksimalkan," kata suksesor Petar Segrt ini.
Sementara itu, kapten PSM Makassar Andi Oddang yang dikonfirmasi menyebutkan, dua pemain yang diduetkan pada laga uji coba kedua tersebut semuanya baik. "Qifly sama Abanda pemain bagus, saya rasa tidak ada masalah kalau diduetkan antara salah satunya," kata Oddang.
Meski demikian, dirinya mengungkapkan, terkhurus buat Abanda Rahman, pasti masih perlu lagi untuk latihan bersama. Hal ini dikarenakan dia masih baru di PSM. "Abanda perlu waktu lagi karena dia kan baru bergabung mudah-mudahan sebelum pertandingan udah saling mengerti dan mengetahui karakter masing-masing," jelas pemain yang sudah mengoleksi sembilan gol ini.
Sepeninggal Ilija Spasojevic ke Mitra Kukar, PSM kerap menggunakan satu striker di lini depan. Hingga membuat serangan PSM hanya tertuju pada Andi Oddang yang sebelumnya dipasang menjadi second striker pada zaman kepemimpinan Petar Segrt. Saat ini, pelatih Imran Amirullah masih mencari siapa yang layak menjadi tandem striker berdarah Jeneponto tersebut.
Meski hanya dipasang pada babak kedua, Abanda sudah bisa memperlihatkan ketajamannya mencetak gol. Dirinya berhasil membobol gawang lawannya melalui unpan krossing dari Oddang. Dengan sundulan matang dia menjebolkan si kulit bundal. Bukan hanya itu sejumlah peluang Andi Oddang juga tercipta dari assist Abanda pada pertandingan tersebut.
Imran Amirullah, pelatih karateker PSM mengatakan, dirinya mencoba pemain straikernya untuk melihat seluruh kemampuannya. Bukan hanya itu, sejauh ini dirinya masih akan melihat kondisi para pemainnya. "Memang saat ini, sudah ada tambahan pemain, jadi masih akan dilihat siapa yang akan menjadi tandem Oddang," kata dia.
Sejauh ini, memang Imran menginginkan seorang straiker untuk mengisi tandem Andi Oddang, pasalnya dari sejumlah pertandingan diputaran pertama kompetisi Indonesian Premier League (IPL), Oddang masih menjadi tumpuan serangan. Apalagi saat ini, dua striker PSM mengundurkan diri, yakni I Made Aryadana, Mirko Spasojevic, serta Ismail Haris yang juga didepak dari skuad.
Untuk itu saat ini pemain yang berposisi striker hanya menyisahkan M Rahmat, Qifly Tamara, Kaharuddin, Abanda Rahman dan Andi Oddang. Imran tinggal memilih M Rahmat dan Abanda atau Qifly Tamara untuk menjadi tandem Oddang yang juga kapten skuad Juku Eja ini. Apalagi pada laga uji coba tersebut, seluruh striker PSM dimainkan pada dua babak berbeda.
Imran menyebut, ke depannya dia masih akan melihat siapa yang bakal menjadi tandem Oddang pada kompetisi IPL yang akan bergulir pada 25 Agustus mendatang. Pada laga Awal PSM akan menjajal Persibo Bojonegoro. "Intinya pemain pasti akan dimaksimalkan," kata suksesor Petar Segrt ini.
Sementara itu, kapten PSM Makassar Andi Oddang yang dikonfirmasi menyebutkan, dua pemain yang diduetkan pada laga uji coba kedua tersebut semuanya baik. "Qifly sama Abanda pemain bagus, saya rasa tidak ada masalah kalau diduetkan antara salah satunya," kata Oddang.
Meski demikian, dirinya mengungkapkan, terkhurus buat Abanda Rahman, pasti masih perlu lagi untuk latihan bersama. Hal ini dikarenakan dia masih baru di PSM. "Abanda perlu waktu lagi karena dia kan baru bergabung mudah-mudahan sebelum pertandingan udah saling mengerti dan mengetahui karakter masing-masing," jelas pemain yang sudah mengoleksi sembilan gol ini.
Sepeninggal Ilija Spasojevic ke Mitra Kukar, PSM kerap menggunakan satu striker di lini depan. Hingga membuat serangan PSM hanya tertuju pada Andi Oddang yang sebelumnya dipasang menjadi second striker pada zaman kepemimpinan Petar Segrt. Saat ini, pelatih Imran Amirullah masih mencari siapa yang layak menjadi tandem striker berdarah Jeneponto tersebut.
(aww)