Bach anggap pemilihan Presiden IOC seperti final Olimpiade

Selasa, 10 September 2013 - 14:12 WIB
Bach anggap pemilihan...
Bach anggap pemilihan Presiden IOC seperti final Olimpiade
A A A
Sindonews.com - Pemilihan presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) tinggal menghitung jam. Jacques Rogge yang telah menjabat selama 12 tahun akan digantikan oleh salah satu dari keenam calon yang resmi maju dalam pemilihan tersebut.

Dari keenam calon yang sudah masuk dalam daftar pemilihan presiden IOC, nama Thomas Bach disebut-sebut sebagai kandidat terkuat meneruskan program Rogge. Bach, 59 tahun, dianggap banyak kalangan memiliki kredibilitas yang baik dalam membangun konsep di Olimpiade.

Sepak terjang Bach di IOC bisa dikatakan sudah tidak diragukan lagi. Pasalnya, sejak tahun 1991, dia sudah menduduki kepengurusan Konfederasi Olahraga Olimpiade Jerman (DOSB) dan dianggap sebagai panutan dalam menjalani sejumlah program di kejuaraan di Jerman. Dengan segudang pengalamannya itu, akhirnya ia terpilih mendampingi Rogge untuk menjabat sebagai wakil presiden IOC.

Dalam beberapa kesempatan Bach mengatakan, pengalaman panjang dalam membangun olahraga lebih baik menjadikannya sebuah aset besar untuk merebut kursi presiden tersebut. Dengan demikian, ia yakin bisa mendapatkan dukungan pada putaran pertama. Jika wakil Jerman itu terpilih, maka ia akan menjadi presiden kedelapan Eropa yang sukses merebut kursi penting di IOC, kecuali Avery Brundage dari AS yang terpilih pada tahun 1952-1972.

"Setelah pelatihan yang baik dan beberapa peristiwa tes yang baik, saya dapat merasa percaya diri. Tapi pada hari grand final seperti ini keenam kandidat ataui calon presiden IOC akan memulai dari blok awal sama. Itulah perasaan seorang atlet, ini seperti mempersiapkan sebuah final di Olimpiade," ungkap Bach dilansir TheGuardian Sport, Selasa (10/9/2013).

Kendati demikian, belum dapat dapat diprediksi apakah Bach mampu mengalahkan kelima calon lainnya seperti Ng Ser Miang, Denis Oswald, Ching- Kuo Wu, Richard Carrion, dan Sergey Bubka. Pasalnya, pemilihan itu baru akan berlangsung hari ini di Buenos Aires, Argentina.
(dka)
Berita Terkait
Malaysia Open 2023:...
Malaysia Open 2023: Rehan/Lisa Ungkap Kunci Sukses Singkirkan Peraih Perak Olimpiade Rio 2016
Koleksi UT Terbaru Sematkan...
Koleksi UT Terbaru Sematkan Karya dari Mendiang Seniman Amerika
9 Atlet dengan Bayaran...
9 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di Olimpiade Tokyo 2020
Kursi Kosong dan Tak...
Kursi Kosong dan Tak Ada Kemeriahan di Opening Ceremony Olimpiade Tokyo 2020
Situs Porno Tawari Pertunjukan...
Situs Porno Tawari Pertunjukan Seks Digital untuk Peraih Emas Olimpiade Tokyo 2020
RESMI: Guinea Kirim...
RESMI: Guinea Kirim 5 Atlet ke Olimpiade Tokyo 2020
Berita Terkini
Teror Petasan Sasar...
Teror Petasan Sasar Hotel Pemain Timnas Inggris Jelang Lawan Meksiko
11 menit yang lalu
Messi Puji Penampilan...
Messi Puji Penampilan Kiper Fenomenal Cape Verde di Piala Dunia 2026, Vozinha: Kata-katanya Sangat Berarti
21 menit yang lalu
Aroma Janggal Laga Prancis...
Aroma Janggal Laga Prancis vs Paraguay: 30 Pelanggaran Tanpa Kartu Kuning
7 jam yang lalu
Lionel Messi Gunakan...
Lionel Messi Gunakan Trik Curang Saat Loloskan Argentina ke 16 Besar Piala Dunia 2026?
11 jam yang lalu
Aib Piala Dunia 2026,...
Aib Piala Dunia 2026, Joe Hart Semprot Wasit Laga Prancis vs Paraguay: Sangat Memalukan
14 jam yang lalu
Jadi Semifinalis Indonesia...
Jadi Semifinalis Indonesia International Open (IIO) 2026, Irsal Nasution Petik Pengalaman Berharga
14 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved