Target poin di Padang, Juku Eja permak benteng
Kamis, 26 September 2013 - 14:25 WIB
Target poin di Padang, Juku Eja permak benteng
A
A
A
Sindonews.com - PSM Makassar mematangkan persiapan menjalani laga tur Sumatera. Pasukan Juku Eja berfokus menghadapi Semen Padang pada lanjutan kompetisi Indonesian Premier League (IPL) pada Minggu, (29/9) mendatang.
Pada setiap latihan, klub besutan Imran Amirullah ini memantapkan pertahanan tim. Pasalnya, tim kepelatihan menyadari klub yang bakal dilawan pada saat tur tersebut merupakan klub yang masih bertengger di puncak klasemen sementara IPL. Bukan hanya itu, tim Kabau Sirah julukan Semen Padang ini juga yang berhasil mencuri tiga poin di kandang PSM pada putaran pertama lalu, dengan skor tipis 0-1.
Kendati demikian, Pasukan Ramang tetap berusaha mencuri angka atas tuan rumah, apalagi saat ini klub tertua di Indonesia tersebut sudah berada di posisi kelima klasemen sementara dengan mengemas 35 poin. Untuk itu, Andi Oddang dkk harus mengoptimalkan laga pamungkas tersebut, hingga bisa finish di posisi keempat klasemen akhir, agar supaya bisa mengamankan satu tiket unifikasi Liga Indonesia Super League (ISL) musim depan.
Imran Amrullah, pelatih sementara PSM saat ini sudah mempelajari kekuatan Kabau Sirah, dan mengamati beberapa pemainnya dala sejumlah pertandingan yang telah dilakioni klub pemuncak klasemen tersebut. "Memang mereka mempunya pemain yang baik serta disiplin dalam mengawal pertahanan lawan. Bukan hanya itu, mereka juga berpengalaman," kata dia.
Kendati demikian, lanjut Imran, dirinya tidak terlalu memaksakan kehendak dan mencoba realistis dengan kondisi, apalagi tim yang akan dilawannya merupakan salah satu klub terbaik di IPL musim ini. Meski sampai hari ini, armadanya siap semua untuk menantang klub tersebut. "Kami tidak terlalu bagaimana, cukup mencuri satu poin pada laga tersebut," papar Imran yang mantan gelandang serang PSM ini.
Lebih jauh dirinya menjelaskan, jika saat laga tandang tentu formasi dan pola permainan yang diterapkan pada laga kandang sangat jauh berbeda, namun dirinya akan mematangkan pertahanan untuk menghalau serangan tim tuan rumah. "Kita masih akan pemain yang bisa dibawa, yang jelas pemain bertahan akan lebih banyak porsinya," jelasnya.
Sementara itu, Satrio Syam pemain bek kiri PSM nanmpaknya belum bisa dibawa pada laga tur tersebut, pasalnya pemilik nomor punggung 18 tersebut masih mendapatkan perawatan dari tim fisioterapi PSM untuk cedra lutut yang dialaminya. Meski demikian, dirinya mengatakan saat ini sudah mulai membaik. "Alhamdulillah saya sudah baikan, dan cedera saya masih yang dulu yakni lutut," kata salah satu pemain senior di PSM ini.
Untuk lini pertahanan PSM ada sejumlah nama yang bisa menjadi opsi sebut saja Febre Santis pemain asing PSM, Hendra Widjaya, Aswar Syamsuddin, Asrul Yunus, M Rasul, Handi Hamzah dan terakhir I Ketut Mahendra. Dua nama yangpaling belakang sudah bisa kembali bermain setelah menjalani hukuman kartu merah dan akumulasi kartu kuning pada laga sebelumnya.
Pada setiap latihan, klub besutan Imran Amirullah ini memantapkan pertahanan tim. Pasalnya, tim kepelatihan menyadari klub yang bakal dilawan pada saat tur tersebut merupakan klub yang masih bertengger di puncak klasemen sementara IPL. Bukan hanya itu, tim Kabau Sirah julukan Semen Padang ini juga yang berhasil mencuri tiga poin di kandang PSM pada putaran pertama lalu, dengan skor tipis 0-1.
Kendati demikian, Pasukan Ramang tetap berusaha mencuri angka atas tuan rumah, apalagi saat ini klub tertua di Indonesia tersebut sudah berada di posisi kelima klasemen sementara dengan mengemas 35 poin. Untuk itu, Andi Oddang dkk harus mengoptimalkan laga pamungkas tersebut, hingga bisa finish di posisi keempat klasemen akhir, agar supaya bisa mengamankan satu tiket unifikasi Liga Indonesia Super League (ISL) musim depan.
Imran Amrullah, pelatih sementara PSM saat ini sudah mempelajari kekuatan Kabau Sirah, dan mengamati beberapa pemainnya dala sejumlah pertandingan yang telah dilakioni klub pemuncak klasemen tersebut. "Memang mereka mempunya pemain yang baik serta disiplin dalam mengawal pertahanan lawan. Bukan hanya itu, mereka juga berpengalaman," kata dia.
Kendati demikian, lanjut Imran, dirinya tidak terlalu memaksakan kehendak dan mencoba realistis dengan kondisi, apalagi tim yang akan dilawannya merupakan salah satu klub terbaik di IPL musim ini. Meski sampai hari ini, armadanya siap semua untuk menantang klub tersebut. "Kami tidak terlalu bagaimana, cukup mencuri satu poin pada laga tersebut," papar Imran yang mantan gelandang serang PSM ini.
Lebih jauh dirinya menjelaskan, jika saat laga tandang tentu formasi dan pola permainan yang diterapkan pada laga kandang sangat jauh berbeda, namun dirinya akan mematangkan pertahanan untuk menghalau serangan tim tuan rumah. "Kita masih akan pemain yang bisa dibawa, yang jelas pemain bertahan akan lebih banyak porsinya," jelasnya.
Sementara itu, Satrio Syam pemain bek kiri PSM nanmpaknya belum bisa dibawa pada laga tur tersebut, pasalnya pemilik nomor punggung 18 tersebut masih mendapatkan perawatan dari tim fisioterapi PSM untuk cedra lutut yang dialaminya. Meski demikian, dirinya mengatakan saat ini sudah mulai membaik. "Alhamdulillah saya sudah baikan, dan cedera saya masih yang dulu yakni lutut," kata salah satu pemain senior di PSM ini.
Untuk lini pertahanan PSM ada sejumlah nama yang bisa menjadi opsi sebut saja Febre Santis pemain asing PSM, Hendra Widjaya, Aswar Syamsuddin, Asrul Yunus, M Rasul, Handi Hamzah dan terakhir I Ketut Mahendra. Dua nama yangpaling belakang sudah bisa kembali bermain setelah menjalani hukuman kartu merah dan akumulasi kartu kuning pada laga sebelumnya.
(aww)