Tiga bek PSM jadi tumpuan
Jum'at, 27 September 2013 - 16:09 WIB
Tiga bek PSM jadi tumpuan
A
A
A
Sindonews.com -- Tiga stopper andalan skuad Juku Eja PSM, dipastikan turun sebagai starter untuk meredam kekuatan Semen Padang pada lanjutan kompetisi Indonesia Premier League (IPL) musim ini di satadion H Agus Salim kota Padang, Minggu, (29/9) mendatang.
Tiga pemain tersebut, yakni Febre Santis, Handi Hamzah dan I Ketut Mahendra. Dua nama terakhir memang sudah bisa bermain, karena sebelumnya harus absen karena menjalani hukuman kartu. Pada sesi latihan di lapangan Karebosi Makassar, sebelum bertolak ke Sumatera menjalani laga tur. Ketiga stopper tersebut dilatih agar bisa membendung serangan lawan, bukan hanya itu, klub besutan Imran Amirullah ini juga memasang dua pemain yang berposisi sebagai wing bek kiri dan kanan yakni Hendra Widjaya dan M Razul Zainuddin.
Selama latihan, lini pertahanan menjadi fokus utama tim kepelatihan, bahkan mereka juga diadu antar tim inti dan tim pelapis, agar bisa mempermantap kordinasi antara lini. Di lini tengah, Imran masih mempercayakan Fandy Edy, Syamsul Khaeruddin dan Kurniawan Karman, sementara di depan duet Andi Oddang dan Abdul Abanda Raham masih menjadi pilihan utamanya.
Imran Amirullah mengatakan, dirinya memang sengaja memperkuat pertahanan dan menurunkan sekaligus tiga stopper andalannya pada sesi latihan, untuk melihat cela dari formasi yang akan digunakan saat laga tandang nantinya. "Kita tahu Semen Padang punya striker yang tajam, jadi kita berusaha tidak memberikan sama sekali cela di pertahanan, karena akan sangat berbahaya," kata dia pada wartawan.
Meski demikian, Imran yang juga mantan pemain PSM tersebut, juga mengungkapkan, dengan pola permainan tersebut, bukan berarti timnya akan bertahan secara penuh. "Kami juga akan memanfaatkan segala peluang yang ada. Soal serangan balik, kita lihat nanti," kata suksesor Pertar Segrt ini.
Menantang Kabau Sirah julukan Semen Padang memang bukanlah hal yang mudah, pasalnya tim tersebut masih bertengger di posisi puncak klasemen sementara dengan 41 poin dari 16 pertandingan. Bukan hanya itu, klub tersebut ini juga yang berhasil mencuri tiga poin dari markas PSM di stadion Andi Mattalatta pada putaran pertama lalu.
Meski demikian, Pasukan Ramang yang menjalani laga tur Sumatera juga punya ambisi besar, apalagi dua laga kandang terakhir Andi Oddang dkk, berhasil meraik kemenangan yang meyakinkan, yakni saat melibas Persiraja Banda Aceh dengan skor 3-0 (21/9) serta mempecundangi PSLS Banda Aceh dengan skor telak 4-1 (24/9) lalu. Dua kemenangan tersebut, menjadi modal besar klub tertua di Indonesia ini menantang Semen Padang.
Lebih jauh, Imran menerangkan, meski saat ini sudah mempersiapkan strategi dan taktiknya menantang pemuncak klasemen sementara di IPL musim ini, namun dirinya masih akan melihat kondisi para pemainnya hingga latihan akhir. "Tiga stopper yang saya mau pasang semuanya sudah bugar, kecuali Febre yang masih nyeri di pinggangnya, tapi mudah-mudahan secepatnya membaik," pungkasnya.
Saat ini, 19 pemain yang diboyong ke Padang sudah berangkat hari ini (kemarin), dari bandara Internasional Hasanuddin bersama tim official lainnya. "Iya, kami sudah mau berangkat, ke jakarta kemudian langsung ke Padang," kata Kurnawan Karman saat dikonfirmasi.
Tiga pemain tersebut, yakni Febre Santis, Handi Hamzah dan I Ketut Mahendra. Dua nama terakhir memang sudah bisa bermain, karena sebelumnya harus absen karena menjalani hukuman kartu. Pada sesi latihan di lapangan Karebosi Makassar, sebelum bertolak ke Sumatera menjalani laga tur. Ketiga stopper tersebut dilatih agar bisa membendung serangan lawan, bukan hanya itu, klub besutan Imran Amirullah ini juga memasang dua pemain yang berposisi sebagai wing bek kiri dan kanan yakni Hendra Widjaya dan M Razul Zainuddin.
Selama latihan, lini pertahanan menjadi fokus utama tim kepelatihan, bahkan mereka juga diadu antar tim inti dan tim pelapis, agar bisa mempermantap kordinasi antara lini. Di lini tengah, Imran masih mempercayakan Fandy Edy, Syamsul Khaeruddin dan Kurniawan Karman, sementara di depan duet Andi Oddang dan Abdul Abanda Raham masih menjadi pilihan utamanya.
Imran Amirullah mengatakan, dirinya memang sengaja memperkuat pertahanan dan menurunkan sekaligus tiga stopper andalannya pada sesi latihan, untuk melihat cela dari formasi yang akan digunakan saat laga tandang nantinya. "Kita tahu Semen Padang punya striker yang tajam, jadi kita berusaha tidak memberikan sama sekali cela di pertahanan, karena akan sangat berbahaya," kata dia pada wartawan.
Meski demikian, Imran yang juga mantan pemain PSM tersebut, juga mengungkapkan, dengan pola permainan tersebut, bukan berarti timnya akan bertahan secara penuh. "Kami juga akan memanfaatkan segala peluang yang ada. Soal serangan balik, kita lihat nanti," kata suksesor Pertar Segrt ini.
Menantang Kabau Sirah julukan Semen Padang memang bukanlah hal yang mudah, pasalnya tim tersebut masih bertengger di posisi puncak klasemen sementara dengan 41 poin dari 16 pertandingan. Bukan hanya itu, klub tersebut ini juga yang berhasil mencuri tiga poin dari markas PSM di stadion Andi Mattalatta pada putaran pertama lalu.
Meski demikian, Pasukan Ramang yang menjalani laga tur Sumatera juga punya ambisi besar, apalagi dua laga kandang terakhir Andi Oddang dkk, berhasil meraik kemenangan yang meyakinkan, yakni saat melibas Persiraja Banda Aceh dengan skor 3-0 (21/9) serta mempecundangi PSLS Banda Aceh dengan skor telak 4-1 (24/9) lalu. Dua kemenangan tersebut, menjadi modal besar klub tertua di Indonesia ini menantang Semen Padang.
Lebih jauh, Imran menerangkan, meski saat ini sudah mempersiapkan strategi dan taktiknya menantang pemuncak klasemen sementara di IPL musim ini, namun dirinya masih akan melihat kondisi para pemainnya hingga latihan akhir. "Tiga stopper yang saya mau pasang semuanya sudah bugar, kecuali Febre yang masih nyeri di pinggangnya, tapi mudah-mudahan secepatnya membaik," pungkasnya.
Saat ini, 19 pemain yang diboyong ke Padang sudah berangkat hari ini (kemarin), dari bandara Internasional Hasanuddin bersama tim official lainnya. "Iya, kami sudah mau berangkat, ke jakarta kemudian langsung ke Padang," kata Kurnawan Karman saat dikonfirmasi.
(wbs)