Modal Djanur bangun kekuatan Persib musim depan
Senin, 30 September 2013 - 02:17 WIB
Modal Djanur bangun kekuatan Persib musim depan
A
A
A
Sindonews.com - Djadjang 'Djanur' Nurdjaman kembali menduduki kursi panas sebagai pelatih Persib Bandung. PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) mempercayakan posisi itu karena prestasi Djanur dinilai cukup bagus di musim pertamanya.
Menghadapi musim depan, Djanur sudah memiliki fondasi yang terbilang kuat. Jika fondasi itu dipoles lagi, kekuatan Persib akan sangat menakutkan sebagai penantang gelar juara ISL musim depan. "Saya sudah membentuk fondasi bagus di tim ini," kata Djanur, Minggu (29/9/2013).
Selama semusim menukangi 'Maung Bandung', ia mengaku sudah membentuk kekompakkan dan kekeluargaan di antara para pemain. Hal itu dirasa sebagai salah satu pencapaian memuaskan baginya sekaligus jadi modal untuk musim depan.
"Saya cukup berkesan di tim sebesar Persib ini, saya bisa membawa pemain-pemain dalam suasana kekeluargaan yang cukup bagus. Itu yang membuat saya senang," ungkapnya.
Dari sisi teknis, Djanur puas dengan penampilan lini tengah dan depan. Dilihat dari statistik pencapaian gol, torehan Persib musim ini jauh lebih baik dari musim sebelumnya. Musim lalu, Persib hanya mampu memasukkan 49 gol ke gawang lawan. Tapi musim ini melonjak jadi 72 gol ke gawang lawan.
"Kalau di lini tengah dan depan saya pikir cukup berhasil, terlihat dari produktivitas gol dari 49 ke 72," ujarnya.
Tapi dari rangkaian positif itu, Djanur mengakui ada kegagalan yang diakuinya secara terbuka. Sisi pertahanan jadi hal yang paling disesalinya musim lalu. "Saya belum bisa memperbaiki pertahanan," ucapnya.
Disinggung bahwa lini pertahanan adalah penyakit kronis Persib dari musim-musim sebelumnya, ia membenarkan. Tapi bagaimanapun memperbaiki pertahanan adalah tugas Djanur.
"Saya sendiri barangkali belum bisa memaksimalkan potensi yang ada, atau mungkin ada sesuatu yang salah dan harus diperbaiki," jelasnya.
Hal itu membuat Djanur greget. Ia pun ingin memperbaiki lini pertahanan Persib agar musim depan bisa jauh lebih kokoh. "Itu pekerjaan saya harusnya memperbaiki itu, dan kelihatannya belum berhasil. Saya penasaran sekali," tandasnya.
Dari segi komposisi pemain, Djanur tidak akan melakukan perombakan besar-besaran. Ia hanya akan mendepak beberapa pemain dan menggantinya dengan pemain yang lebih berkualitas. Untuk pemain lokal, sekira 80 persen akan dipertahankan. Sedangkan untuk pemain asing, Djanur akan melihat lebih dulu regulasi yang ditetapkan PT Liga Indonesia.
Menghadapi musim depan, Djanur sudah memiliki fondasi yang terbilang kuat. Jika fondasi itu dipoles lagi, kekuatan Persib akan sangat menakutkan sebagai penantang gelar juara ISL musim depan. "Saya sudah membentuk fondasi bagus di tim ini," kata Djanur, Minggu (29/9/2013).
Selama semusim menukangi 'Maung Bandung', ia mengaku sudah membentuk kekompakkan dan kekeluargaan di antara para pemain. Hal itu dirasa sebagai salah satu pencapaian memuaskan baginya sekaligus jadi modal untuk musim depan.
"Saya cukup berkesan di tim sebesar Persib ini, saya bisa membawa pemain-pemain dalam suasana kekeluargaan yang cukup bagus. Itu yang membuat saya senang," ungkapnya.
Dari sisi teknis, Djanur puas dengan penampilan lini tengah dan depan. Dilihat dari statistik pencapaian gol, torehan Persib musim ini jauh lebih baik dari musim sebelumnya. Musim lalu, Persib hanya mampu memasukkan 49 gol ke gawang lawan. Tapi musim ini melonjak jadi 72 gol ke gawang lawan.
"Kalau di lini tengah dan depan saya pikir cukup berhasil, terlihat dari produktivitas gol dari 49 ke 72," ujarnya.
Tapi dari rangkaian positif itu, Djanur mengakui ada kegagalan yang diakuinya secara terbuka. Sisi pertahanan jadi hal yang paling disesalinya musim lalu. "Saya belum bisa memperbaiki pertahanan," ucapnya.
Disinggung bahwa lini pertahanan adalah penyakit kronis Persib dari musim-musim sebelumnya, ia membenarkan. Tapi bagaimanapun memperbaiki pertahanan adalah tugas Djanur.
"Saya sendiri barangkali belum bisa memaksimalkan potensi yang ada, atau mungkin ada sesuatu yang salah dan harus diperbaiki," jelasnya.
Hal itu membuat Djanur greget. Ia pun ingin memperbaiki lini pertahanan Persib agar musim depan bisa jauh lebih kokoh. "Itu pekerjaan saya harusnya memperbaiki itu, dan kelihatannya belum berhasil. Saya penasaran sekali," tandasnya.
Dari segi komposisi pemain, Djanur tidak akan melakukan perombakan besar-besaran. Ia hanya akan mendepak beberapa pemain dan menggantinya dengan pemain yang lebih berkualitas. Untuk pemain lokal, sekira 80 persen akan dipertahankan. Sedangkan untuk pemain asing, Djanur akan melihat lebih dulu regulasi yang ditetapkan PT Liga Indonesia.
(wbs)