CEO Persebaya: Haramkan IPL sinyal PSSI ketakutan

Senin, 30 September 2013 - 13:44 WIB
CEO Persebaya: Haramkan...
CEO Persebaya: Haramkan IPL sinyal PSSI ketakutan
A A A
Sindonews.com - Keputusan PSSI tidak mengakui kompetisi Indonesian Premier League (IPL) memantik reaksi keras dari Persebaya. Manajemen tim berjuluk Bledug Ijo itu menuding jika induk oraganisasi sepak bola tertinggi di Indonesia itu ketakutan.

CEO Persebaya IPL Cholid Goromah mengatakan PSSI mengeluarkan pernyataan tidak mengakui IPL sebagai kompetisi resmi hanya akal-akalan. "Saya tidak tahu ada skenario apa. Tampaknya PSSI lagi galau dengan adanya LPIS. Padahal LPIS satu-satunya operator kompetisi yang diakui oleh FIFA, " ucapnya.

Namun Cholid menduga, PSSI sedang dalam ketakutan karena sidang gugatan PT LPIS terhadapi PSSI sudah masuk dalam agenda persidangan Badan Abritase Olahraga Internasional (CAS), Oktober mendatang. "Apa karena mereka ketakutan adanya gugatan di CAS yang akan sidang Oktober nanti," ujarnya.

PT LPIS sendiri sudah melayangkan gugatan ke CAS, terkait hasil KLB PSSI yang dianggap tidak adil dalam melakukan menentukan format unifikasi liga musim depan. Sebab, klub IPL hanya diberikan jatah empat tim sementra ISL jauh lebih banyak yaitu 18 tim.

Ditambahkan Cholid, PSSI harusnya mematuhi kesepakatan di Kuala Lumpur dan menghormati amanah Kongres. "Padahal sudah jelas-jelas, MoU di Kuala Lumpur dan hasil Konges menyebut, bahwa di tahun 2013 ini ISL dan IPL jalan masing-masing. Tahun 2014 baru dilakukan unifikasi liga," ucapnya.

Alasan PSSI tidak mengakui IPL karena PT LPIS tidak memenuhi regulasi yang disyaratkan PSSI juga tidak masuk akal. "Kalau sekarang ada pernyataan bahwa banyak pelanggaran, itu urusan internal LPIS. Yang jelas MoU di Kuala Lumpur dan hasil Kongres harus ditaati. Kenapa mereka sekarang melanggar. Ada apa?" ucap mantan asisten manajer Persebaya ini.

Hingga saat ini, Cholid mengaku belum menerima surat resmi PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) maupun PSSI terkait penghentian kompetisi IPL. "Tapi pernyataan Djoko (Sekjen PSSI) sudah keluar ke mana-mana. Sehingga tim Persebaya yang kemarin berangkat ke Aceh pun sempat bingung," tutur Cholid.

Sementara Wakil Ketua Umum PSSI La Nyalla Mattalitti mengatakan tidak punya hak membubarkan kompetisi IPL. Namun Komite Eksekutif melalui pertemuan di Hotel The Sultan, Jakarta, hari Sabtu (28/9) memutuskan sudah tidak mengakui hasil kompetisi IPL. Alasannya, PT Liga Primer Indonesia Sportindo (LPIS) selaku operator IPL tidak memenuhi hal-hal yang telah disyaratkan. "PSSI tidak punya hak membubarkan IPL, " ujarnya.

Ditambahkan Nyalla, PT LPIS telah diminta oleh Komisi Disiplin pada 18 September untuk merevisi klasemen dan jadwal pertandingan kompetisi IPL dan Divisi Utama-nya selama satu pekan. Namun syarat itu gagal dipenuhi. "Dari rapat Komite Eksekutif tadi malam, kami tidak mungkin membubarkan IPL. Cuma kami tidak mengakui hasilnya karena selama ini mereka berjalan tidak sesuai regulasi," tandasnya.

Terkait putaran kedua IPL yang masih berlangsung, PSSI juga tidak merlarang untuk tetap dilanjutkan, "Kami tidak melarang PT LPIS untuk melanjutkan putaran kedua IPL dan divisi utama, tapi validitasnya tidak diakui," kata pria yang juga menjabat sebagai ketua Badan Tim Nasional itu.

Tidak lagi diakuinya IPL oleh PSSI dipastikan berimbas pada rencana unifikasi liga tahun depan. Kongres Luar Biasa PSSI pada Maret lalu memutuskan, bahwa peserta kasta teratas liga profesional pada tahun 2014 berasal dari 18 klub ISL dan empat klub IPL.

Terkait masalah unifikasi, La Nyalla mengatakan masih akan dibahas, pekan depan. "Kita lihat saja Rabu. Di hari itu unifikasi liga akan dibahas. Unifikasi tidak akan melihat hasil klasemen akhir IPL," tandasnya.
(aww)
Berita Terkait
Raih Pendanaan Seri...
Raih Pendanaan Seri E USD2,3 Miliar, MPL Ekspansi ke AS
Mau Pulsa dan Token...
Mau Pulsa dan Token Listrik, Rasakan Sensasi Main Game MPL
MPL Makin Gencar Promosikan...
MPL Makin Gencar Promosikan Esports di Indonesia
Platform Esports MPL...
Platform Esports MPL Dapat Suntikan Dana
Premier League Trophy...
Premier League Trophy Tour Bersama Legend Sepak Bola Inggris Robbie Fowler
Wolverhampton Wanderers...
Wolverhampton Wanderers Dipastikan Degradasi dari Premier League
Berita Terkini
Hari Ini, Timnas Indonesia...
Hari Ini, Timnas Indonesia vs Australia Berebut Tiket Final di Piala AFF U-19 2026
3 jam yang lalu
Hasil Australia Open...
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir
10 jam yang lalu
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Australia di Piala AFF U-19 2026
12 jam yang lalu
Jadwal Timnas Inggris...
Jadwal Timnas Inggris vs Kosta Rika dan Portugal vs Nigeria Live di VISION+
13 jam yang lalu
10 Pesepak Bola Terkaya...
10 Pesepak Bola Terkaya di Piala Dunia 2026
17 jam yang lalu
Veda Ega Pulang Kampung,...
Veda Ega Pulang Kampung, Mario Suryo Aji Jalani Pemulihan Cedera
17 jam yang lalu
Infografis
Israel Ketakutan Iran...
Israel Ketakutan Iran Memperoleh Senjata Bom Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved