Pelatih Persib kesulitan cari bek tengah
Selasa, 22 Oktober 2013 - 18:09 WIB
Pelatih Persib kesulitan cari bek tengah
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Persib Bandung, Djajang ‘Djanur’ Nurjaman mengaku masing mencari tambahan pemain untuk kompetisi musim depan. Perburuan difokuskan pada pemain dengan posisi sebagai bek tengah untuk dijadikan tandem Ahmad ‘Jupe’ Jufrianto. Namun Djanur yang menjadi pelatih Indonesia Eleven melawan League Star di Stadion Sultan Agung mengaku tertarik pada beberapa nama,
Pelatih yang dikenal dengan sikap kekeluargaannya ini tidak membantah adanya ketertarikan terhadap sejumlah pemain. Namun, Djanur mengaku belum sampai pada tahap pendekatan. Kalau pun sempat melontarkan tawaran untuk bergabung dengan Persib, dia menyebut hal itu sebagai candaan belaka di ruang ganti pemain.
“Saya tertarik bahkan tergiur dengan beberapa pemain, terutama yang ada di skuad Indonesia Eleven. Penampilan mereka sangat memikat. Saya sempat menawari, walaupun becanda ternyata mereka kasih respon juga. Memang kami sedang mencari central defender, tapi bek yang tampil di pertandingan itu kurang memenuhi syarat,” terang Djajang, Selasa (22/10/2013).
Pada laga tersebut selain membawa dua pelatih anyar Persib, Ferdinand Sinaga dan Jupe, sejumlah pilar Pangeran Biru juga tampil. Antara lain Tony Sucipto di Indonesia Eleven, dan defender asal Suriah, Naser al Sebai di kubu seberang. Pada laga tersebut, Djanur memindahkan posisi Tony dari wingback kiri menjadi gelandang bertahan. Tampil sebagai gelandang sebenarnya bukan hal baru bagi pemain ini, karena peran sebagai wingback kiri justru baru dicicipinya saat bergabung dengan Pangeran Biru.
“Pemindahan itu untuk mencari alternatif formasi. Kapasitas Tony saat ini sudah lebih sering di bek kiri, tapi sebagai gelandang bertahan juga masih cukup bagus. Naser sendiri sempat mendapat pujian dari rekan-rekan satu timnya karena tampil apik, padahal dia baru pulih dari cedera,” tandasnya.
Pelatih yang dikenal dengan sikap kekeluargaannya ini tidak membantah adanya ketertarikan terhadap sejumlah pemain. Namun, Djanur mengaku belum sampai pada tahap pendekatan. Kalau pun sempat melontarkan tawaran untuk bergabung dengan Persib, dia menyebut hal itu sebagai candaan belaka di ruang ganti pemain.
“Saya tertarik bahkan tergiur dengan beberapa pemain, terutama yang ada di skuad Indonesia Eleven. Penampilan mereka sangat memikat. Saya sempat menawari, walaupun becanda ternyata mereka kasih respon juga. Memang kami sedang mencari central defender, tapi bek yang tampil di pertandingan itu kurang memenuhi syarat,” terang Djajang, Selasa (22/10/2013).
Pada laga tersebut selain membawa dua pelatih anyar Persib, Ferdinand Sinaga dan Jupe, sejumlah pilar Pangeran Biru juga tampil. Antara lain Tony Sucipto di Indonesia Eleven, dan defender asal Suriah, Naser al Sebai di kubu seberang. Pada laga tersebut, Djanur memindahkan posisi Tony dari wingback kiri menjadi gelandang bertahan. Tampil sebagai gelandang sebenarnya bukan hal baru bagi pemain ini, karena peran sebagai wingback kiri justru baru dicicipinya saat bergabung dengan Pangeran Biru.
“Pemindahan itu untuk mencari alternatif formasi. Kapasitas Tony saat ini sudah lebih sering di bek kiri, tapi sebagai gelandang bertahan juga masih cukup bagus. Naser sendiri sempat mendapat pujian dari rekan-rekan satu timnya karena tampil apik, padahal dia baru pulih dari cedera,” tandasnya.
(akr)