Komitmen Andi Darussalam harus jelas

Selasa, 29 Oktober 2013 - 14:02 WIB
Komitmen Andi Darussalam...
Komitmen Andi Darussalam harus jelas
A A A
Sindonews.com – Komitmen Andi Darussalam Tabussala untuk memegang PSIS Semarang musim depan harus dipertegas dan harus ada komitmen yang tertuang hitam diatas putih alias secara tertulis yang disetujui oleh semua pihak.

Ketegasan dan kejelasan itulah yang diinginkan oleh Walikota Semarang Hendrar Prihadi. Menurut orang nomor satu di Kota Semarang itu, kejelasan dan komitmen yang jelas dari Andi Darussalam, perlu dilakukan untuk menghindari kesalahpahaman dikemudian hari.

“Saya kan diperkenalkan dengan Pak Andi, oleh pengurus dan belum tahu secara jelas apa komitemen dari Pak Andi terhadap PSIS. Lha masalah inilah (Komitmen) yang harus diperjelas, bagaimana kedepannya nanti,” ujar Walikota saat ditemui usai melakukan penutupan TMMD Senkuyung tahap II di Kecamatan Gunungpati, Selasa (29/10).

Keinginan Hendi (sapaan akrab Hendrar Prihadi) supaya pengurus PSIS meminta kejelasan komitmen dari Andi Darussalam, bukan karena dirinya meragukan kapasitas dari ketua KONI Sulawesi Selatan tersebut. Hanya saja, sambung Hendi, komitmen yang jelas akan membuat kedua belah pihak akan lebih bersinergi dalam meningkatkan prestasi PSIS Semarang.

“Kita semua tahu siapa Andi Darussalam, beliau adalah tokoh bola yang cukup disegani di Indonesia. Tentunya dengan keinginan beliau untuk membantu PSIS adalah sebuah kesempatan langka, tetapi tentunya, karena PSIS adalah organisasi yang memiliki AD/ART, sehingga harus berdasarkan aturan, harus ada kesepakatan bersama yang jelas,”tandasnya.

Hendi sendiri mengisyarkat dan memberikan sinyal positif terhadap mantan pengurus PSSI Era Nurdin Halid tersebut. Hal tak dipungkiri oleh Hendi.”Semua Saya kembalikan kepada pengurus, jika pengurus sepakat, Saya akan mendukung siapapun, karena memang PSIS adalah tim kebanggaan warga Kota Semarang, dan harus kita dukung bersama,” katanya.

Ketua harian PSIS Semarang Simon Legiman mengatakan, sejauh ini memang belum ada kesepakatan secara tertulis antara PSIS dengan Andi Darussalam. Hanya saja, melalui beberapa kali pembicaraan, sudah ada gambaran yang pasti.

Simon menambahkan, rencananya pekan depan pengurus akan kembali melakukan pertemuan dengan Andi Darussalam. Dalam pertemuan tersebut, salah satu agendanya adalah untuk membahas sejauh mana komitmen dari Andi Darussalam untuk membantu PSIS Semarang.

“Minggu depan kita (pengurus) dengan Pak Andi akan bertemu lagi untuk membicarakan lebih lanjut, supaya semua jelas,” kata Simon.

Simon melanjutkan, saat ini pengurus sedang mempersiapkan Rencana Anggaran tim untuk musim depan yang akan diserahkan kepada Andi Darussalam.
(wbs)
Berita Terkait
Ultah ke-88, PSIS Bagikan...
Ultah ke-88, PSIS Bagikan Paket Sembako ke Panser Biru dan Snex
Dinyatakan Negatif COVID-19,...
Dinyatakan Negatif COVID-19, Jandia Gabung Latihan PSIS
CEO PSIS Semarang Maklum...
CEO PSIS Semarang Maklum Renovasi Stadion Jatidiri Dihentikan
Liga 1 Berhenti Akibat...
Liga 1 Berhenti Akibat Corona, Pemain PSIS Jualan Pakaian
Direksi-Komisaris Baru...
Direksi-Komisaris Baru PT LIB, PSIS : Jangan Untuk Main-Main!
Skuad Mahesa Jenar Langsung...
Skuad Mahesa Jenar Langsung Tancap Gas di Awal Pekan
Berita Terkini
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
5 jam yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
8 jam yang lalu
Jadwal Timnas Indonesia...
Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi Garuda Akhiri Penantian Gelar Perdana
9 jam yang lalu
Profil Jesslyn Wijaya...
Profil Jesslyn Wijaya Lay, Atlet Golf Putri yang Diduga Diculik di Mangga Besar
11 jam yang lalu
Yamal Usul Duel Fisik...
Yamal Usul Duel Fisik Paredes vs Gavi Berlanjut di Ring Tinju
11 jam yang lalu
Infografis
Gaza Harus Diperlakukan...
Gaza Harus Diperlakukan seperti Jepang dan Jerman setelah PD II
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved