Fukuda gagahi dominasi Tim Tabriz
Selasa, 05 November 2013 - 01:01 WIB
Fukuda gagahi dominasi Tim Tabriz
A
A
A
Sindonews.com --Pebalap Jepang Shimpei Fukuda dari Aisan Racing Team secara dramatis mengangkangi dominasi pebalap Tabriz Petrochemical Iran di Etape III Banyuwangi Tour de Ijen (BTdI) 2013, Senin (4/11) siang. Fukuda melindas garis finish dengan catatan waktu 2 jam, 55 detik.
Padahal sepanjang start dari Kecamatan Jajag hingga finish di Kecamatan Genteng, pebalap-pebalap Tabriz Petrochemical sempat memimpin di barisan terdepan. Etape ketiga ini memang relatif mudah karena trek cenderung datar. Tak heran kesenjangan antara pebalap cukup tipis dan antara kelompok pebalap hanya selisih satu menit.
Jika di etape sebelumnya tak ada saling kebut jelang garis finish, Etape III sangat berbeda dan memperlihatkan persaingan ketat. Bahkan antara Fukuda dengan peringkat dua dan tiga, yakni Mat Amin Shahrul (Terengganu Team) dan Wiesiak Mariusz (Matrix Powertag Japan), hampir bersamaan menyentuh finish.
Etape ketiga menempuh jarak 113.7 km. Pada awal balapan, seluruh pebalap masih tergabung dalam rombongan besar dengan riders Tabriz Petrochemical sebagai pemimpin balapan. Tim Tabriz seakan memperlihatkan mereka bakal unggul mudah atas pesaingnya. Formasi ini bertahan hingga 40 km setelah start, atau lebih dari seperempat rute yang ditempuh.
Baru di intermediate sprint pertama di depan Pasar Srono, para pebalap mulai menata strategi. Sebanyak empat pembalap meninggalkan rombongan besar, yakni Lex Naderlof dari CCN, Agung Riyanto dari Polygon Sweet Nice, Edmund Holland dari Eddy Holland dan Dedi Andrian Saputra dari CCC. Pebalap Tabriz mulai tersengal hingga tercecer di rombongan kedua.
Aldi Afriani dari CCC menjadi yang tercepat di intermediate sprint yang pertama. Disusul Mat Amin Shahrul dari Terengganu, Suhardi Hassan dari Timnas Malaysia dan Ahmad Zamri Zulhilmi, juga dari Terengganu. Komposisi pembalap kembali berubah setelah melintasi King of Mountain (KOM) yang terletak di KM 75.5 Pasar Songgon.
Hasil KOM sendiri menempatkan Agung Riyanto sebagai terbaik dengan 10 poin. Di belakangnya ada Dedi Andrian Saputra (7 poin), Lex Naderlof (6 poin), Edmund Holland (4 poin), serta Amir Zargari dari RTS Santic, China Taipe, dengan koleksi 2 poin.
Menjelang jalanan turunan di daerah Sragi, jarak antara rombongan terdepan dengan main group hanya 100 meter atau sembilan detik saja. Turun dengan kecepatan tinggi, pada 28 km menjelang finish, seluruh pembalap masuk rombongan besar dengan Tabriz kembali sebagai leader di baris terdepan.
Pada 500 meter jelang finish, menjadi penentuan hasil lomba kala Fukuda dan Mat Amin melesat dan tak terganggu hingga garis akhir. "Persaingan sangat berat karena rute relatif mudah dan semua berpeluang mendapatkan tempat terdepan. Saya beruntung bisa menang dengan beda waktu sangat ketat dengan pebalap lain," ujar Fukuda, sang pemenang etape III.
Menurutnya beberapa kilometer sebelum finish menjadi saat menentukan karena pebalap harus mengerahkan seluruh sisa tenaga. "Energi yang saya punya saya kerahkan saat mendekati finish, karena semua pebalap sangat berdekatan posisinya," tambahnya.(Kukuh setyawan).
Hasil Hingga Etape III :
Stage Individual Classification:
Fukuda Shimpei (Aisan Racing Japan) - Waktu: 02:55:00
Individual General Classification (Yellow Jerey:
Christie Jason (OCBC Team Singapore ) - Waktu: 10:59:06
Point Classification (Green Jersey):
Mat Amin Shahrul (Terengganu Team) - 12 Poin.
Best Indonesian Rider General Classification:
Taufik Muhammad (BRCC Team) - Waktu: 11:01:44.
Best Team General Classification:
OCBC Singapore Team - Waktu: 33:05:12
Padahal sepanjang start dari Kecamatan Jajag hingga finish di Kecamatan Genteng, pebalap-pebalap Tabriz Petrochemical sempat memimpin di barisan terdepan. Etape ketiga ini memang relatif mudah karena trek cenderung datar. Tak heran kesenjangan antara pebalap cukup tipis dan antara kelompok pebalap hanya selisih satu menit.
Jika di etape sebelumnya tak ada saling kebut jelang garis finish, Etape III sangat berbeda dan memperlihatkan persaingan ketat. Bahkan antara Fukuda dengan peringkat dua dan tiga, yakni Mat Amin Shahrul (Terengganu Team) dan Wiesiak Mariusz (Matrix Powertag Japan), hampir bersamaan menyentuh finish.
Etape ketiga menempuh jarak 113.7 km. Pada awal balapan, seluruh pebalap masih tergabung dalam rombongan besar dengan riders Tabriz Petrochemical sebagai pemimpin balapan. Tim Tabriz seakan memperlihatkan mereka bakal unggul mudah atas pesaingnya. Formasi ini bertahan hingga 40 km setelah start, atau lebih dari seperempat rute yang ditempuh.
Baru di intermediate sprint pertama di depan Pasar Srono, para pebalap mulai menata strategi. Sebanyak empat pembalap meninggalkan rombongan besar, yakni Lex Naderlof dari CCN, Agung Riyanto dari Polygon Sweet Nice, Edmund Holland dari Eddy Holland dan Dedi Andrian Saputra dari CCC. Pebalap Tabriz mulai tersengal hingga tercecer di rombongan kedua.
Aldi Afriani dari CCC menjadi yang tercepat di intermediate sprint yang pertama. Disusul Mat Amin Shahrul dari Terengganu, Suhardi Hassan dari Timnas Malaysia dan Ahmad Zamri Zulhilmi, juga dari Terengganu. Komposisi pembalap kembali berubah setelah melintasi King of Mountain (KOM) yang terletak di KM 75.5 Pasar Songgon.
Hasil KOM sendiri menempatkan Agung Riyanto sebagai terbaik dengan 10 poin. Di belakangnya ada Dedi Andrian Saputra (7 poin), Lex Naderlof (6 poin), Edmund Holland (4 poin), serta Amir Zargari dari RTS Santic, China Taipe, dengan koleksi 2 poin.
Menjelang jalanan turunan di daerah Sragi, jarak antara rombongan terdepan dengan main group hanya 100 meter atau sembilan detik saja. Turun dengan kecepatan tinggi, pada 28 km menjelang finish, seluruh pembalap masuk rombongan besar dengan Tabriz kembali sebagai leader di baris terdepan.
Pada 500 meter jelang finish, menjadi penentuan hasil lomba kala Fukuda dan Mat Amin melesat dan tak terganggu hingga garis akhir. "Persaingan sangat berat karena rute relatif mudah dan semua berpeluang mendapatkan tempat terdepan. Saya beruntung bisa menang dengan beda waktu sangat ketat dengan pebalap lain," ujar Fukuda, sang pemenang etape III.
Menurutnya beberapa kilometer sebelum finish menjadi saat menentukan karena pebalap harus mengerahkan seluruh sisa tenaga. "Energi yang saya punya saya kerahkan saat mendekati finish, karena semua pebalap sangat berdekatan posisinya," tambahnya.(Kukuh setyawan).
Hasil Hingga Etape III :
Stage Individual Classification:
Fukuda Shimpei (Aisan Racing Japan) - Waktu: 02:55:00
Individual General Classification (Yellow Jerey:
Christie Jason (OCBC Team Singapore ) - Waktu: 10:59:06
Point Classification (Green Jersey):
Mat Amin Shahrul (Terengganu Team) - 12 Poin.
Best Indonesian Rider General Classification:
Taufik Muhammad (BRCC Team) - Waktu: 11:01:44.
Best Team General Classification:
OCBC Singapore Team - Waktu: 33:05:12
(wbs)