CLS Knights hadapi jadwal berat di Malang

Sabtu, 09 November 2013 - 05:29 WIB
CLS Knights hadapi jadwal...
CLS Knights hadapi jadwal berat di Malang
A A A
Sindonews.com - Menjelang bergulirnya Speedy NBL Indonesia 2013-2013 di Malang 16-24 November mendatang, CLS Knights Surabaya harus menjalani jadwal berat di seri pembuka. Untuk itu, CLS harus segera menemukan formula terbaik agar bisa menyapu bersih semua kemenangan.
Berlaga di GOR Bimasakti Malang, CLS akan menjalani enam pertandingan. Yakni, melawan tiga tim papan atas; Garuda Kukar Bandung, Pelita Jaya Energi-MP Jakarta, dan Satria Muda Britama Jakarta.
Tim asuhan Kim Dong-won itu juga akan menghadapi tiga tim kuda hitam Stadium Jakarta, Hangtuah Sumsel IM, dan Satya Wacana Metro LBC Bandung. "Memang berat. Namun, kalau kami percaya diri, nggak ada yang nggak mungkin. Kami bisa saja mengalahkan tim-tim itu," tekad kapten CLS Dwi Haryoko seperti dilansir situs resmi NBL Indonesia
Saat beruji coba dengan Pacific Caesar Surabaya. CLS menang relatif mudah dengan margin cukup lebar, 27 poin (85-58). Pola yang diterapkan Mr Kim sama dengan saat menjadi runner-up preseason tournament September lalu. Basis dasarnya tetap, yakni memakai dua pengatur serangan alias double point guard.
Kesulitan muncul karena pelatih asal Korea Selatan tersebut masih belum menemukan formula yang paten. Sepekan sebelum bergulirnya Seri I, Mr Kim masih galau apakah memasangkan point guard utama Dimaz Muharri dengan bintang baru Mario Wuysang ataukah dengan rookie Arif Hidayat.
Roe -panggilan Mario Wuysang- adalah pemain baru yang harus beradaptasi dengan pola permainan CLS. Wuysang harus meraba pattern CLS, terutama dalam defense. Mengharapkan Wuysang untuk cepat tune-in tentu saja sulit.
Di sisi lain, Arif memang paham pola CLS. Namun, sebagai rookie, pengalaman dan mentalitas point guard kelahiran Jember itu masih kalah dengan Wuysang.
"Kami memang masih tetap memakai double point guard. Dengan Mario harapannya memang dia bisa membantu (saya)," ucap Dimaz. "Mario adalah pemain profesional dan menjaga baik kondisinya. Dia juga mencoba masuk (adaptasi) dan bertanya soal pola," imbuh top assist dan top steal di preseason lalu tersebut.
Dimaz menegaskan, CLS harus bermain lebih cepat untuk bisa membekap lawan-lawannya. Sebab, kecepatan adalah keunggulan komparatif CLS bila dibandingkan dengan tim lain di NBL Indonesia. Bisa dikatakan CLS adalah tim tercepat di negeri ini.
Playmaker kelahiran Binjai, Sumatera Utara, itu menambahkan, tryout di Korea Selatan September lalu memang membuat matanya terbuka. Bahwa kecepatan bisa membuat tim sangat berbahaya. "Namun, di Korea akurasi tembakannya bagus. Kalau sudah dapat (posisi), kayaknya 90 persen masuk," ucap Dimaz.
CLS memang harus memanfaatkan kecepatan untuk menang. Memiliki salah satu barisan backcourt terbaik di Indonesia, CLS akan kesulitan jika bermain lambat melawan tim tangguh di paint area macam Pelita Jaya dan Satria Muda.
CLS akan melaksanakan pertandingan uji coba melawan Bimasakti Nikko Steel Malang di GOR Bimasakti, Sabtu (9/11). Uji coba tersebut menjadi comeback small forward Bimasakti Bima Rizky Ardiansyah setelah dicoret dari timnas basket putra untuk SEA Games 2013.
(dka)
Berita Terkait
Berikut Ini Cara Daftar...
Berikut Ini Cara Daftar Online Belajar Basket dari Para Pemain NBA
RANS PIK Basketball,...
RANS PIK Basketball, Debutan yang Siap Gemparkan IBL
IBL 2022: Tim Raffi...
IBL 2022: Tim Raffi Ahmad vs Gading Marten Duel di Hari Pertama
Widyanta Teja dan Daniel...
Widyanta Teja dan Daniel Salamena Siap Balas Dendam dengan Sepatu Legendaris Lokal di IBL 2026
Indonesian Basketball...
Indonesian Basketball League 2022 Resmi Dibuka oleh Menpora
Webseries, Inovasi IBL...
Webseries, Inovasi IBL Dekatkan Basket Indonesia dengan Penggemar
Berita Terkini
Publik Inggris Terbelah,...
Publik Inggris Terbelah, Tuchel Tolak Mundur
15 menit yang lalu
Jelang Final Piala Dunia...
Jelang Final Piala Dunia 2026, Spanyol Waspadai Permainan Keras Argentina
2 jam yang lalu
Messi, Yamal, dan Takdir...
Messi, Yamal, dan Takdir Angka 19
3 jam yang lalu
Mengenal Slavko Vincic,...
Mengenal Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
4 jam yang lalu
Trump Semprot Tuchel:...
Trump Semprot Tuchel: Kane Kok Jadi Bek?
5 jam yang lalu
FIFA Hadiahkan Cincin...
FIFA Hadiahkan Cincin Juara di Final Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Perempat Final...
Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved