Aspac tanpa empat pemain andalan di NBL Seri I Malang
Rabu, 13 November 2013 - 11:18 WIB
Aspac tanpa empat pemain andalan di NBL Seri I Malang
A
A
A
Sindonews.com - Aspac Jakarta bakal menjadi sasaran empuk bagi klub-klub kontestan kompetisi Speedy NBL Indonesia season 2013-2014 ini. Predikat sebagai juara bertahan musim lalu membuat mereka menjadi favorit.
Bukan langsung jumawa, Aspac memilih waspada dengan kebangkitan rival-rivalnya. Apalagi, Aspac tidak bisa turun dengan kekuatan terbaiknya pada seri pertama di Malang, 16-24 November nanti. Sementara Aspac tidak bisa diperkuat Xaverius Prawiro dan Andakara Prastawa Dhyaksa yang membela timnas dalam SEA Games 2013 serta Pringgo Regowo dan Rizky Lyandra yang cedera.
Beberapa modal bagus mengiringi klub yang kini bernama M88 Aspac Jakarta itu. Masuknya kembali center senior Muhammad Isman Thoyib menjadi bekal dari sisi komposisi materi. Demikian juga untuk di luar teknis. Bergantinya sponsor dari season lalu menggunakan Dell dan season ini berganti M88 tentunya memacu spirit Mario Gerungan dkk.
'Untuk season 2013-2014 kali ini, kami ingin mempertahankan gelar mahkota juara yang kami raih season lalu,'' koar manajer Aspac Irawan Haryono.
Pria yang akrab disapa Kim Hong itu menyadari, posisi klubnya sebagai juara bertahan di satu sisi memang memanggul beban berat. Terlebih, dengan melihat serunya persaingan ketika preseason lalu, klub-klub kontestan NBL lainnya sudah banyak melakukan perubahan.
Karena itu, tidak akan mudah bagi Aspac mengulangi kembali pencapaiannya season lalu. ''Kami melihat klub-klub lain tidak kalah bagus dalam mempersiapkan tim. Mereka juga menambahkan pemain baru. Papan atas pasti akan semakin ramai, inilah tantangan bagi kami,'' bebernya.
Bukan langsung jumawa, Aspac memilih waspada dengan kebangkitan rival-rivalnya. Apalagi, Aspac tidak bisa turun dengan kekuatan terbaiknya pada seri pertama di Malang, 16-24 November nanti. Sementara Aspac tidak bisa diperkuat Xaverius Prawiro dan Andakara Prastawa Dhyaksa yang membela timnas dalam SEA Games 2013 serta Pringgo Regowo dan Rizky Lyandra yang cedera.
Beberapa modal bagus mengiringi klub yang kini bernama M88 Aspac Jakarta itu. Masuknya kembali center senior Muhammad Isman Thoyib menjadi bekal dari sisi komposisi materi. Demikian juga untuk di luar teknis. Bergantinya sponsor dari season lalu menggunakan Dell dan season ini berganti M88 tentunya memacu spirit Mario Gerungan dkk.
'Untuk season 2013-2014 kali ini, kami ingin mempertahankan gelar mahkota juara yang kami raih season lalu,'' koar manajer Aspac Irawan Haryono.
Pria yang akrab disapa Kim Hong itu menyadari, posisi klubnya sebagai juara bertahan di satu sisi memang memanggul beban berat. Terlebih, dengan melihat serunya persaingan ketika preseason lalu, klub-klub kontestan NBL lainnya sudah banyak melakukan perubahan.
Karena itu, tidak akan mudah bagi Aspac mengulangi kembali pencapaiannya season lalu. ''Kami melihat klub-klub lain tidak kalah bagus dalam mempersiapkan tim. Mereka juga menambahkan pemain baru. Papan atas pasti akan semakin ramai, inilah tantangan bagi kami,'' bebernya.
(dka)