Pelatih Eropa dan Latino lamar Juku Eja
Jum'at, 15 November 2013 - 20:00 WIB
Pelatih Eropa dan Latino lamar Juku Eja
A
A
A
Sindonews.com - Ada sejumlah agenda manajemen PSM Makassar yang ditentukan dalam waktu dekat. Termasuk penentuan pelatih kepala untuk Andi Oddang dkk saat mengarungi kompetisi liga unifikasi musim depan.
Agenda penentuan juru taktik skuad Juku Eja ini, memang dinilai sangat penting. Pasalnya, masukan dari tim kepelatihan baru tersebut sangat berpengaruh untuk menentukan siapa saja pemain yang bakal direkrut untuk memperkuat klub berjuluk Ayam Jantan dari Timur ini. Bahkan, persolan evaluasi yang sedianya dilakukan pekan ini diundur menjadi pekan depan.
Manajemen PSM saat ini sudah mengantongi dua nama pelatih asing yang menyatakan niatnya untuk menjadi juru taktik di musim depan. Meski belum diketahui namanya, pihak manajemen PT Pagolona Sulawesi Mandiri memberikan bocoran, jika kedua pelatih tersebut berasal dari Eropa dan Amerika Latin.
Sebelumnya, manajemen PSM memercayakan Imran Amirullah yang sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih pada zanam Petar Segrt. Dirinya diangkat sebagai pelatih sementara untuk melanjutkan kompetisi dan meloloskan skuad Juku Eja pada unifikasi liga yang akan bergulir Januari 2014 mendatang. Prestasi Imran memang diakui banyak kalangan termasuk pihak manajemen. Pasalnya dibabak playoff pelatih lokal tersebut mampu membawa Andi Oddang dkk keluar sebagai runner-up di grup K.
Dari empat pertandingan, Pasukan Ramang hanya menelan satu kekalahan. Tiga pertandingan selanjutnya berhasil menang meyakinkan dengan skor telak. Tugas Imran pun selesai saat dirinya memberikan raport ke 24 pemainnya pada pihak manajemen untuk dievaluasi, termasuk kinerjanya selama ini. Apa masih tetap menjadi asisten atau menjadi pelatih PSM under 19.
Chief Executive Officer (CEO) PSM Makassar Rully Habibie yang dikonfirmasi mengenai perkembangan pelatih PSM mengatakan, semunaya akan rampung pada pekan depan. "Insya Allah secepatnya, kalau tidak ada halangan apa pun dirampungkan minggu depan," kata dia saat dikonfirmasi KORAN SINDO.
Sempat beredar kabar, jika yang nantinya akan menjadi pelatih PSM berasal dari Amerika Latin yakni Brasil. Pelatih tersebut merupakan teman dekat dari pelatih timnas Indonesia Jacksen F Thiago yang juga berasal dari negara yang sama. Namun Rully membantah hal tersebut. "Semuanya belum pasti, tunggu yang pasti aja lah. Nggak usah mengira-ngira," ujarnya.
Dirinya menjelaskan, setiap orang bisa melamar untuk menukangi PSM. Apalagi memang saat ini sementara masa jeda kompetisi. "Yah, kan siapa saja boleh melamar sebagai pelatih, Anda kalau mau melamar boleh, emang tidak boleh? Pasti tetap akan diseleksi," pungkasnya.
Sementara itu, pelatih sementara PSM Makassar Imran Amirullah yang saat ini berada di Salatiga Jawa Tengah, menyerahkan sepenuhnya persoalan pelatih kepala kepada manajemen. Namun, dirinya menegaskan jika manajemen masih membutuhkannya dirinya selalu siap untuk membela klub yang membesarkan namanya tesebut.
"Untuk pelatih, semuanya tergantung sama manajemen," pungkas Imran saat ditanya soal siapa pelatih yang layak untuk Andi Oddang dkk.
Agenda penentuan juru taktik skuad Juku Eja ini, memang dinilai sangat penting. Pasalnya, masukan dari tim kepelatihan baru tersebut sangat berpengaruh untuk menentukan siapa saja pemain yang bakal direkrut untuk memperkuat klub berjuluk Ayam Jantan dari Timur ini. Bahkan, persolan evaluasi yang sedianya dilakukan pekan ini diundur menjadi pekan depan.
Manajemen PSM saat ini sudah mengantongi dua nama pelatih asing yang menyatakan niatnya untuk menjadi juru taktik di musim depan. Meski belum diketahui namanya, pihak manajemen PT Pagolona Sulawesi Mandiri memberikan bocoran, jika kedua pelatih tersebut berasal dari Eropa dan Amerika Latin.
Sebelumnya, manajemen PSM memercayakan Imran Amirullah yang sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih pada zanam Petar Segrt. Dirinya diangkat sebagai pelatih sementara untuk melanjutkan kompetisi dan meloloskan skuad Juku Eja pada unifikasi liga yang akan bergulir Januari 2014 mendatang. Prestasi Imran memang diakui banyak kalangan termasuk pihak manajemen. Pasalnya dibabak playoff pelatih lokal tersebut mampu membawa Andi Oddang dkk keluar sebagai runner-up di grup K.
Dari empat pertandingan, Pasukan Ramang hanya menelan satu kekalahan. Tiga pertandingan selanjutnya berhasil menang meyakinkan dengan skor telak. Tugas Imran pun selesai saat dirinya memberikan raport ke 24 pemainnya pada pihak manajemen untuk dievaluasi, termasuk kinerjanya selama ini. Apa masih tetap menjadi asisten atau menjadi pelatih PSM under 19.
Chief Executive Officer (CEO) PSM Makassar Rully Habibie yang dikonfirmasi mengenai perkembangan pelatih PSM mengatakan, semunaya akan rampung pada pekan depan. "Insya Allah secepatnya, kalau tidak ada halangan apa pun dirampungkan minggu depan," kata dia saat dikonfirmasi KORAN SINDO.
Sempat beredar kabar, jika yang nantinya akan menjadi pelatih PSM berasal dari Amerika Latin yakni Brasil. Pelatih tersebut merupakan teman dekat dari pelatih timnas Indonesia Jacksen F Thiago yang juga berasal dari negara yang sama. Namun Rully membantah hal tersebut. "Semuanya belum pasti, tunggu yang pasti aja lah. Nggak usah mengira-ngira," ujarnya.
Dirinya menjelaskan, setiap orang bisa melamar untuk menukangi PSM. Apalagi memang saat ini sementara masa jeda kompetisi. "Yah, kan siapa saja boleh melamar sebagai pelatih, Anda kalau mau melamar boleh, emang tidak boleh? Pasti tetap akan diseleksi," pungkasnya.
Sementara itu, pelatih sementara PSM Makassar Imran Amirullah yang saat ini berada di Salatiga Jawa Tengah, menyerahkan sepenuhnya persoalan pelatih kepala kepada manajemen. Namun, dirinya menegaskan jika manajemen masih membutuhkannya dirinya selalu siap untuk membela klub yang membesarkan namanya tesebut.
"Untuk pelatih, semuanya tergantung sama manajemen," pungkas Imran saat ditanya soal siapa pelatih yang layak untuk Andi Oddang dkk.
(aww)