Tua bidik kemenangan, Ustinov tak mau kalah
Jum'at, 15 November 2013 - 23:49 WIB
Tua bidik kemenangan, Ustinov tak mau kalah
A
A
A
Sindonews.com - Veteran tinju kelas beratasal Selandia Baru, David Tua, semakin termotivasi untuk tampil mengkilap dan tajam dalam duel melawan raksasa Belarusia, Alexander Ustinov, di Claudelands Arena, Hamilton, Selandia Baru, Sabtu (16/11).
Tua, yang akan berusia 41 tahun pada 21 November nanti, mengatakan jika pertarungan dengan Ustinov merupakan duel melawan petinju yang jauh lebih jangkung, dan dia enggan untuk meremehkannya, karena tinggi badannya terpaut 24 cm dengan Ustinov, yang memiliki tinggi badan 202cm.
Namun, banyak para pengamat yang mengatakan bahwa Tua berada dalam kondisi yang lebih baik ketimbang ketika dia menghancurkan Shane Cameron pada 3 Oktober 2009. Dan itu membuat dirinya semakin termotivasi untuk memberikan kejutan terhadap para penggemar tinju.
"Saya tidak ingin mati," ucapnya, dikutip NZ Herald. "Saya dalam kondisi sangat bagus dan saya berlatih sangat keras untuk pertarungan ini, dan saya tak sabar untuk laga ini."
"Saya punya banyak rasa hormat untuk lawan saya yang telah datang untuk melawan saya. Itu jelas, dia lawan yang luar biasa."
Sementara itu, Ustinov menuturkan bahwa dirinya tidak takut dengan semuanya. "David lebih banyak beban dan lebih banyak tekanan pada dirinya untuk tampil bagus."
Tua, yang akan berusia 41 tahun pada 21 November nanti, mengatakan jika pertarungan dengan Ustinov merupakan duel melawan petinju yang jauh lebih jangkung, dan dia enggan untuk meremehkannya, karena tinggi badannya terpaut 24 cm dengan Ustinov, yang memiliki tinggi badan 202cm.
Namun, banyak para pengamat yang mengatakan bahwa Tua berada dalam kondisi yang lebih baik ketimbang ketika dia menghancurkan Shane Cameron pada 3 Oktober 2009. Dan itu membuat dirinya semakin termotivasi untuk memberikan kejutan terhadap para penggemar tinju.
"Saya tidak ingin mati," ucapnya, dikutip NZ Herald. "Saya dalam kondisi sangat bagus dan saya berlatih sangat keras untuk pertarungan ini, dan saya tak sabar untuk laga ini."
"Saya punya banyak rasa hormat untuk lawan saya yang telah datang untuk melawan saya. Itu jelas, dia lawan yang luar biasa."
Sementara itu, Ustinov menuturkan bahwa dirinya tidak takut dengan semuanya. "David lebih banyak beban dan lebih banyak tekanan pada dirinya untuk tampil bagus."
(nug)