Kombinasi Rookie-Sophomore jadi kunci

Minggu, 17 November 2013 - 23:25 WIB
Kombinasi Rookie-Sophomore...
Kombinasi Rookie-Sophomore jadi kunci
A A A
Sindonews.com - Garuda Kukar Bandung meraih kemenangan pertamanya di musim reguler Speedy National Basketball League (NBL) Indonesia 2013-2014. Bertanding penuh percaya diri, Garuda mampu menaklukan perlawanan Satya Wacana Metro LBC Bandung, 74-57, dalam lanjutan seri pembuka yang digelar di GOR Bimasakti Malang, Minggu (17/11)

Kunci kemenangan ini berkat kombinasi apik para rookie (debutan) dan sophomore (pemain tahun kedua di NBL Indonesia). Salah seorang rookie yang paling menonjol dalam laga itu adalah Mohammad Rizal Falconi. Small forward berusia 20 tahun itu tampil sebagai top score bagi timnya dengan kontribusi 16 poin dan 6 rebound.

Kontribusi penting juga ditunjukkan Diftha Pratama dan Chadistira Pranatyo. Dua pemain berstatus sophomore itu masing-masing mencetak 10 poin bagi Garuda.

”Kunci kemenangan kami terletak pada transisi pemain yang bagus, khususnya offense ke defense. Para pemain tampil disiplin untuk terus menjaga pertahanan,” ungkap Antonius Ferry Rinaldo, head coach Garuda Kukar Bandung.

Dari awal laga, Garuda sudah memimpin jalannya pertandingan. Berkali-kali melakukan serangan, Garuda berhasil meraih 20 angka di kuarter pertama. Sementara, Satya Wacana hanya mengemas 13 poin.

Di kuarter kedua, Garuda masih perkasa. Total 27 poin, dicetak Wendha Wijaya dkk. Garuda pun masih unggul 47-25 atas Satya Wacana di penghujung kuarter kedua.

Pada kuarter ketiga, permainan impresif Garuda berlanjut. Dengan melancarkan serangan cepat, Satya Wacana makin kesulitan membendung Garuda. Untuk memperkecil selisih poin, Satya Wacana mencoba bermain ofensif.

Strategi ofensif Satya Wacana ini, belum mampu menyamain skor Garuda. Satya Wacana pun hanya mampu menambah 19 poin selama kuarter ketiga. Garuda masih unggul 58-44 diakhir kuarter ketiga.

Saat kuarter akhir, Satya Wacana punya beberapa peluang yang bisa dikonversi menjadi poin. Namun, ketangguhan pemain Garuda dibawah ring selalu menggagalkan upaya Satya Wacana. Garuda pun memenangi game ini dengan margin poin yang cukup jauh.

Sementara itu, meski timnya kalah, Gian Gumilar menunjukkan performa luar biasa. Di laga ini, ia mencetak 24 poin bagi Satya Wacana. Torehan tersebut, merupakan poin tertinggi dalam satu game yang pernah diraih Gian. Sebelumnya, poin tertinggi Gian (17 poin) diraih pada pertandingan lawan Hangtuah, Sabtu (16/11). Hasil ini sekaligus menjadi double digit poin beruntun kedua bagi Gian.
(wbs)
Berita Terkait
Berikut Ini Cara Daftar...
Berikut Ini Cara Daftar Online Belajar Basket dari Para Pemain NBA
RANS PIK Basketball,...
RANS PIK Basketball, Debutan yang Siap Gemparkan IBL
IBL 2022: Tim Raffi...
IBL 2022: Tim Raffi Ahmad vs Gading Marten Duel di Hari Pertama
Widyanta Teja dan Daniel...
Widyanta Teja dan Daniel Salamena Siap Balas Dendam dengan Sepatu Legendaris Lokal di IBL 2026
Indonesian Basketball...
Indonesian Basketball League 2022 Resmi Dibuka oleh Menpora
Webseries, Inovasi IBL...
Webseries, Inovasi IBL Dekatkan Basket Indonesia dengan Penggemar
Berita Terkini
Prancis vs Inggris:...
Prancis vs Inggris: Laga Penutup Didier Deschamps
38 menit yang lalu
Wasit UEFA Slavko Vincic...
Wasit UEFA Slavko Vincic Pimpin Final Piala Dunia 2026, Dianggap Untungkan Spanyol
13 jam yang lalu
Daftar Top Skor Piala...
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Messi-Mbappe Berebut Sepatu Emas
16 jam yang lalu
6 Pemain Argentina Bisa...
6 Pemain Argentina Bisa Dicoret dari Final Piala Dunia 2026 Buntut Kasus Spanduk Malvinas
17 jam yang lalu
Jadwal Prancis vs Inggris:...
Jadwal Prancis vs Inggris: Berebut Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026
18 jam yang lalu
Head to Head Spanyol...
Head to Head Spanyol vs Argentina: Benteng Matador Diuji La Albiceleste
20 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved