PSM siapkan dana besar musim depan
Jum'at, 22 November 2013 - 22:34 WIB
PSM siapkan dana besar musim depan
A
A
A
Sindonews.com - PT Pagolona Sulawesi Mandiri yang menaungi PSM mengaku bakal menyiapkan dana besar saat lolos verifikasi dan berkompetisi di Indonesia Super League (ISL) Januari 2014. Apalagi, saat ini manajemen PSM akan memenuhi regulasi soal pemain asing yang dibatasi tiga pemain asing dari berbagai regional, dan satu pemain asing dari benua asia.
Saat ini manajemen PSM melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk membahas budget yang nantinya akan digunakan oleh klub yang berjuluk Laskar Ayam Jantan dari Timur ini, untuk mengarungi kompetisi musim depan. Dalam rapat tersebut seluruh pimpinan klub PSM hadir, seperti Chief Eksekuti Officer (CEO) Rully Habibie dan komisaris utama Sadikin Aksa.
Selain membahas dana yang disiapkan klub, dalam RUPS tersebut juga membahas beberapa agenda seperti penentuan direksi yang sebelumnya diusulkan tiga direksi baru yakni direktur olahraga, yang membawahi tim dan pembinaan, direktur bisnis, yang membawahi komersial dan event, serta direktur keuangan dan administrasi, yang membawahi masalah keuangan dan umum.
Chief Eksekutif Officer PSM Rully Habibie mengatakan, meski saat ini belum diketahui bagaimana format yang nantinya akan diterapkan oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pada kompetisi mendatang, namun untuk budget tetap sudah disediakan untuk diusulkan. "Yang jelas lebih besar dari musim lalu," kata Rully saat dikonfirmasi, Jumat (22/11/2013).
Memang untuk musim depan. Skuad Juku Eja PSM harus bisa tampil maksimal, karena setelah tiga tahun keluar dari ISL. Dan jika lolos ditahap verifikasi klub ini diharap bisa lebih maksimal. "Namun saat ini masih akan diusulkan sama seluruh komisaris," jelas Rully yang juga koponakan BJ Habibie ini.
Rully juga menambahkan, di RUPS juga akan dibahas soal berapa bajet yang disediakan untuk membeli amunisi pamain yang nantinya akan direkrut memperkuat PSM musim depan, serta operasional yang akan digunakan. "Semuanya akan dibahas dirapat tersebut," pungkasnya.
Sementara itu, ketua umum PSM Sadikin Aksa membenarkan jika saat RUPS tersebut merupakan pembahasan anggran klub yang akan digunakan selama semusim. "RUPS hanya menentukan budget dan pengurus," jelasnya.
Sekedar diketahui, musim lalu, saat klub kebanggan masyaralat Sulawesi Selatan ini mengarungi kompetisi Indonesia Premier League (IPL) hanya menganggarkan bajet klub sebesar Rp12 miliar lebih. Bahkan jumlah ini sudah melebihi melebihi ambang batas ( budget cup) yang diharuskan operator liga yakni PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS).
Saat ini manajemen PSM melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk membahas budget yang nantinya akan digunakan oleh klub yang berjuluk Laskar Ayam Jantan dari Timur ini, untuk mengarungi kompetisi musim depan. Dalam rapat tersebut seluruh pimpinan klub PSM hadir, seperti Chief Eksekuti Officer (CEO) Rully Habibie dan komisaris utama Sadikin Aksa.
Selain membahas dana yang disiapkan klub, dalam RUPS tersebut juga membahas beberapa agenda seperti penentuan direksi yang sebelumnya diusulkan tiga direksi baru yakni direktur olahraga, yang membawahi tim dan pembinaan, direktur bisnis, yang membawahi komersial dan event, serta direktur keuangan dan administrasi, yang membawahi masalah keuangan dan umum.
Chief Eksekutif Officer PSM Rully Habibie mengatakan, meski saat ini belum diketahui bagaimana format yang nantinya akan diterapkan oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pada kompetisi mendatang, namun untuk budget tetap sudah disediakan untuk diusulkan. "Yang jelas lebih besar dari musim lalu," kata Rully saat dikonfirmasi, Jumat (22/11/2013).
Memang untuk musim depan. Skuad Juku Eja PSM harus bisa tampil maksimal, karena setelah tiga tahun keluar dari ISL. Dan jika lolos ditahap verifikasi klub ini diharap bisa lebih maksimal. "Namun saat ini masih akan diusulkan sama seluruh komisaris," jelas Rully yang juga koponakan BJ Habibie ini.
Rully juga menambahkan, di RUPS juga akan dibahas soal berapa bajet yang disediakan untuk membeli amunisi pamain yang nantinya akan direkrut memperkuat PSM musim depan, serta operasional yang akan digunakan. "Semuanya akan dibahas dirapat tersebut," pungkasnya.
Sementara itu, ketua umum PSM Sadikin Aksa membenarkan jika saat RUPS tersebut merupakan pembahasan anggran klub yang akan digunakan selama semusim. "RUPS hanya menentukan budget dan pengurus," jelasnya.
Sekedar diketahui, musim lalu, saat klub kebanggan masyaralat Sulawesi Selatan ini mengarungi kompetisi Indonesia Premier League (IPL) hanya menganggarkan bajet klub sebesar Rp12 miliar lebih. Bahkan jumlah ini sudah melebihi melebihi ambang batas ( budget cup) yang diharuskan operator liga yakni PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS).
(akr)