PSM berminat pulangkan Ponaryo
Selasa, 26 November 2013 - 14:13 WIB
PSM berminat pulangkan Ponaryo
A
A
A
Sindonews.com - Manajemen PT Pagolona Sulawesi Mandiri yang menaungi PSM Makassar terus berburu pemain. Nama Ponaryo Astaman, gelandang senior Sriwijaya FC juga didekati agar bersedia membela skuad Juku Eja setelah lolos di tahap verifikasi.
Nama Ponaryo bagi publik Makassar sudah tidak asing lagi. Mantan gelandang tim nasional Indonesia (timnas) tersebut pernah berkostum PSM pada tahun 2004 dan 2006. Dari pernampilan yang apiknya saat membela klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan ini, dirinya direkrut oleh timnas dan menjadi kapten tim saat tim nasional berkompetisi di Piala Asia 2007 lalu.
Bukan hanya itu, pemain yang saat ini membela Sriwijaya FC, juga dikabarkan sementara mengalami masalah dan berniat meninggalkan klubnya tersebut. Untuk itu, hal ini dimanfaatkan manajemen PSM agar bisa memanggil kembali mantan gelandangnya tersebut.
Manajer tim PSM Makassar Abdul Rahim yang dikonfirmasi mengenai rencana manajemen PSM untuk merekrut kembali pemain senior tersebut, tidak membantahnya. Dirinya bahkan mengatakan, saat ini pihaknya semntara terus menjalin komunikasi dengan pemain tersebut. "Memang seperti itu, tapi kita lihat saja bagaimana kebutuhan pelatih nantinya apa," kata dia saat dikonfirmasi KORAN SINDO.
Manajemen PSM memang baru menentukan pelatih baru asal Jerman yakni Jorg Peter Steinebrunner, setelah melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Untuk itu, sebelum melakukan pembelian pemain manajemen juga harus melihat apa kebutuhan sang pelatih tersebut. Apalagi, saat ini skuad Juku Eja hanya dihuni 12 pemain saja yang sebelumnya dipertahankan saat evaluasi.
Bukan hanya itu, selain Ponaryo, sejumlah pemain asal Makassar juga kembali berencana direkrut oleh manajemen. Hal ini merupakan misi utama direktur olahraga PSM Andi Darussalam Tabusala yang akan memprioritaskan pemain lokalnya. Sebut saja Rachmat Latif dan Djayusman Triasdi. Serta untuk pemain asing sudah banyak yang antri untuk membela PSM musim depan, seperti Fernando Soler, Srdjan Lopicic, dan Keith Kayamba Gums.
Aim sapaan akrabnya juga menyebut, dalam waktu dekat ini sang pelatih baru PSM sudah ada di Makassar, selain untuk tanda tangan kontrak juga untuk melihat skuad yang ada. Soal Ponaryo yang saat ini sudah tidak betah di Sriwijaya dirinya enggan untuk mengomentarinya. "Pelatih sudah mau datang, soal Ponario yang tidak betah saya tidak tahu," paparnya.
Saat ini di skuad Juku Eja, hanya ada tiga gelandang yang dipertahankan setelah evaluasi dilakukan, mereka adalah Syamsul Khaeruddin, Kurniawan Karman, dan Rasyid Assayahid Bakri. Sementara, masih ada tujuh pemain yang harus menjalani seleksi. Itupun tidak ada pemain yang beposisi sebagai gelandang.
Rasyid Assyahid Bakri, salah satu gelandang muda PSM mengatakan, dirinya senang jika meman Ponaryo yang juga gelandang senior Sriwijaya FC mau ke PSM. Apalagi, kualitasnya sudah tidak diragukan lagi, meski dirinya belum pernah satu tim dengan diri mantan punggawa timnas tersebut. "Tentunya saya sangat senang, kalau dia main di PSM, karena pemain gelandang senior," kata pemain bertubuh mungil ini.
Nama Ponaryo bagi publik Makassar sudah tidak asing lagi. Mantan gelandang tim nasional Indonesia (timnas) tersebut pernah berkostum PSM pada tahun 2004 dan 2006. Dari pernampilan yang apiknya saat membela klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan ini, dirinya direkrut oleh timnas dan menjadi kapten tim saat tim nasional berkompetisi di Piala Asia 2007 lalu.
Bukan hanya itu, pemain yang saat ini membela Sriwijaya FC, juga dikabarkan sementara mengalami masalah dan berniat meninggalkan klubnya tersebut. Untuk itu, hal ini dimanfaatkan manajemen PSM agar bisa memanggil kembali mantan gelandangnya tersebut.
Manajer tim PSM Makassar Abdul Rahim yang dikonfirmasi mengenai rencana manajemen PSM untuk merekrut kembali pemain senior tersebut, tidak membantahnya. Dirinya bahkan mengatakan, saat ini pihaknya semntara terus menjalin komunikasi dengan pemain tersebut. "Memang seperti itu, tapi kita lihat saja bagaimana kebutuhan pelatih nantinya apa," kata dia saat dikonfirmasi KORAN SINDO.
Manajemen PSM memang baru menentukan pelatih baru asal Jerman yakni Jorg Peter Steinebrunner, setelah melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Untuk itu, sebelum melakukan pembelian pemain manajemen juga harus melihat apa kebutuhan sang pelatih tersebut. Apalagi, saat ini skuad Juku Eja hanya dihuni 12 pemain saja yang sebelumnya dipertahankan saat evaluasi.
Bukan hanya itu, selain Ponaryo, sejumlah pemain asal Makassar juga kembali berencana direkrut oleh manajemen. Hal ini merupakan misi utama direktur olahraga PSM Andi Darussalam Tabusala yang akan memprioritaskan pemain lokalnya. Sebut saja Rachmat Latif dan Djayusman Triasdi. Serta untuk pemain asing sudah banyak yang antri untuk membela PSM musim depan, seperti Fernando Soler, Srdjan Lopicic, dan Keith Kayamba Gums.
Aim sapaan akrabnya juga menyebut, dalam waktu dekat ini sang pelatih baru PSM sudah ada di Makassar, selain untuk tanda tangan kontrak juga untuk melihat skuad yang ada. Soal Ponaryo yang saat ini sudah tidak betah di Sriwijaya dirinya enggan untuk mengomentarinya. "Pelatih sudah mau datang, soal Ponario yang tidak betah saya tidak tahu," paparnya.
Saat ini di skuad Juku Eja, hanya ada tiga gelandang yang dipertahankan setelah evaluasi dilakukan, mereka adalah Syamsul Khaeruddin, Kurniawan Karman, dan Rasyid Assayahid Bakri. Sementara, masih ada tujuh pemain yang harus menjalani seleksi. Itupun tidak ada pemain yang beposisi sebagai gelandang.
Rasyid Assyahid Bakri, salah satu gelandang muda PSM mengatakan, dirinya senang jika meman Ponaryo yang juga gelandang senior Sriwijaya FC mau ke PSM. Apalagi, kualitasnya sudah tidak diragukan lagi, meski dirinya belum pernah satu tim dengan diri mantan punggawa timnas tersebut. "Tentunya saya sangat senang, kalau dia main di PSM, karena pemain gelandang senior," kata pemain bertubuh mungil ini.
(aww)