Basket gagal total

Senin, 16 Desember 2013 - 21:36 WIB
Basket gagal total
Basket gagal total
A A A
Sindonews.com - Tim basket putra telah tiba di tanah air. Mereka gagal dalam misinya di ajang SEA Games 2013 yang berlangsung di Myanmar. Target minimal mereka adalah perunggu namun dari enam laga yang dimainkannya, mereka hanya mampu mengoleksi dua kali kemenangan.

Kala pertandingan pertamanya, Kelly purwanto cs harus menelan kekalahan atas Malaysia dengan skor 53-61. Keesokkan harinya, tepatnya pada hari Senin (9/12), mereka mampu mempermalukan tuan rumah dengan skor telak 83-40.

Tim Merah-Putih kembali menelan kekalahan pada Selasa (10/12), saat menghadapi tim Gajah Putih, Thailand dengan skor 59-75, keesokkan harinya, Kelly dkk mendapatkan waktu istirahat bertanding.

Waktu luang sehari untuk pemulihan tidak mampu membuat tim Indonesia menuai kemenangan. Ketika bertemu dengan Singapura, Kamis (12/12) kembali anak-anak yang berlatih di Hall A Senayan ini, harus kembali ke tempat penginapan dengan lesu karena kalah 48-62.

Setelah kembali mendapatkan waktu rehat sehari, pada hari Sabtu (14/12), ketika berjumpa dengan Filipina yang merupakan tim besar di Asia Tenggara ini, Kelly cs kembali menuai kekalahan 52-83.

Nah, kemenangan besar yang tidak mampu mengantarkan Indonesia meraih medali, akhirnya tiba saat melawan Kamboja. Tim Indonesia mampu mencukur 84-48 Kamboja, pada hari Minggu (15/21).

Ini merupakan pencapaian buruk bagi kontingen Indonesia di cabang olahraga basket. Pasalnya, saat SEA Games dua tahun lalu yang berlangsung di Indonesia, basket putra Indonesia ditargetkan mendapat medali perak, namun mereka hanya finish di posisi ketiga. Nah, pada SEA Games kali ini, basket Indonesia ditargetkan sama atas raihannya saat dua tahun lalu, namun gagal.

Hal yang sama juga dialami oleh tim basket putri ketika berlaga di ajang SEA Games kali ini. Wulan cs hanya memenangkan 1 kali pertandingan dari 4 pertandingan yang dijadwalkan, yang diikuti oleh lima negara kontestan termasuk Indonesia.

Itu artinya basket Indonesia, khususnya putra telah gagal total dalam pembinaan. Siapakah yang akan bertanggung jawab ?, padahal kompetisi kasta tertinggi yang berada di negeri ini berjalan dengan baik dan bagus.

Ini merupakan PR yang sangat besar bagi PERBASI dan harus segera dilakukan untuk lebih mempersiapkan atlet-atletnya secara matang yang mampu bersaing dengan ganas di pentas internasional untuk nama Indonesia.
(aww)
Berita Terkait
Menjaring Atlet Muda...
Menjaring Atlet Muda Bertalenta di Jr NBA 3v3 School Tournament Jakarta 2022
Liga Putri Bola Basket...
Liga Putri Bola Basket Jakarta 2025 Digelar 12 April, Diikuti 10 Klub
Indonesia International...
Indonesia International Basketball Invitational : Indonesia Patriots Dihajar Suriah
Kolaborasi UPH dan Campus...
Kolaborasi UPH dan Campus League Perkuat Ekosistem Talenta Olahraga Indonesia
Indteam Basketball KU-12...
Indteam Basketball KU-12 Posisi 3 Liga Bali Open Tournamen 2024
Sejarah Baru Bola Basket...
Sejarah Baru Bola Basket Indonesia, Pertempuran Seru 2x2 Battle Berhadiah Ratusan Juta!
Berita Terkini
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Bidik Rekor Sempurna
1 jam yang lalu
Iran Murka, Mehdi Taremi...
Iran Murka, Mehdi Taremi dan Asisten Pelatih Ditahan AS
2 jam yang lalu
Kontroversi Jeda Hidrasi...
Kontroversi Jeda Hidrasi di Piala Dunia 2026, Klopp Punya Pendapat Sendiri
3 jam yang lalu
Daftar 10 Tim Lolos...
Daftar 10 Tim Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Afrika Selatan Cetak...
Afrika Selatan Cetak Sejarah Usai Lolos ke Babak 32 Besar
5 jam yang lalu
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup A Piala Dunia 2026: Meksiko dan Afsel ke Babak 32 Besar
5 jam yang lalu
Infografis
Manchester City Gagal...
Manchester City Gagal Juara Piala FA, Pep di Ujung Tanduk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved