Terpilih jadi pelatih Djokovic, Becker tersanjung

Sabtu, 21 Desember 2013 - 09:41 WIB
Terpilih jadi pelatih...
Terpilih jadi pelatih Djokovic, Becker tersanjung
A A A
Sindonews.com - Boris Becker tak pernah menyangka sebelumnya jika ia bisa terpilih sebagai pelatih Novak Djokovic tahun depan.

"Saya didekati oleh Novak dan manajernya saat dia bermain di Beijing. Dalam pertemuan itu ia mengaku kepada saya bahwa ia membutuhkan seorang pelatih yang bisa mengubah gaya permainannya. Tapi saya terkejut, ketika saya mendapatkan panggilan telepon. Padahal saya tidak pernah mengharapkan sebelumnya. Sungguh ini membuat saya tersanjung," tutur mantan legenda tenis dilansir Super Sport, Sabtu (21/12/2013).

Kehadiran petenis legendaris ini menggantikan peran Marian Vadja sebelumnya. Kendati demikian, Vadja tidak dipecat begitu saja oleh Djokovic melainkan mengalihkan tugasnya menjadi lebih ringan yakni tetap tergabung dalam kepelatihan.

Dengan kata lain, Djokovic sudah melakukan sejumlah persiapan jelang Grand Slam bergengsi tahun depan. Pasalnya selain, Vadja dan Becker, Miljan Amanovic dan Gebhard Phil - Gritsch juga akan dipertahankan di tim petenis 26 tahun itu.

Kembali ke penunjukkan Becker, mantan petenis nomor satu yang juga juara 64 kali turnamen ATP Tour ini akan bekerja penuh dalam mengembangkan bakat petenis Serbia di berbagai event besar seeprti Australia Terbuka, Prancis Terbuka, Wimbledon, dan AS Terbuka. Serta turnamen di Dubai, Miami, Monte Carlo, Roma, Cincinati, Shanghai, World Tour Finals akhir musim di London.

Ia akan bergabung dengan mantan petenis juara Grand Slam Ivan Lendl. Lendl diketahui saat ini membina pekerjaan untuk membangun bentuk penampilan Andy Murray tahun lalu. Kerjasama keduanya secara perlahan mulai menunjukkan hasil.

Petenis Inggris Raya itu berhasil merebut medali emas di Olimpiade London dan menjuarai Wimbledon tahun ini.

"Ketika Lendl diangkat sebagai pelatih Murray, saya berpikir tentang apa yang terjadi begitu lama untuk berbicara tentang beberapa pemain hebat sepanjang masa beralih profesi sebagai pelatih. Menurut saya sekarang ada generasi yang berubah terutama dalam dunia tenis dan cara kami bermain di tahun 80'an tidak begitu berbeda dengan hari ini," tutupnya.
(dka)
Berita Terkait
Turnamen Tenis Sangat...
Turnamen Tenis Sangat Berarti bagi Pecinta Tenis
Tennis Pinktober 2025...
Tennis Pinktober 2025 Gaungkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Payudara
Bareng Miyu Kato, Aldila...
Bareng Miyu Kato, Aldila Sutjiadi Juara di Thailand Open 2024
Profil dan Biodata Aldila...
Profil dan Biodata Aldila Sutjiadi, Ratu Tenis Indonesia yang Terhenti di US Open 2025
Ratusan Petenis Ikuti...
Ratusan Petenis Ikuti Turnamen Tenis ITF Widjojo Soejono
Turnamen Tenis PERTI...
Turnamen Tenis PERTI 2024: ASTA UI Juara, Penantian 16 Tahun Berakhir
Berita Terkini
Hydroplus Soccer League...
Hydroplus Soccer League Kudus: Scorpion FC U-15 dan Samba Persada Women U-18 Jadi Juara
5 jam yang lalu
UPH dan BINUS Berbagi...
UPH dan BINUS Berbagi Gelar di Campus League 2026 Regional Jakarta, Tatap The Nationals
5 jam yang lalu
Marco Bezzecchi Juara...
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Italia 2026
9 jam yang lalu
Depak Brasil, FA7 Indonesia...
Depak Brasil, FA7 Indonesia Tembus Babak Final IFA7 World Championship 2026
13 jam yang lalu
Paris Mencekam, Ratusan...
Paris Mencekam, Ratusan Suporter PSG Diamankan Polisi dalam Perayaan Gelar Liga Champions
15 jam yang lalu
PSG Juara Liga Champions...
PSG Juara Liga Champions 2026, Bawa Pulang Hadiah Rp447 Miliar
20 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved