Habiskan Rp25 miliar, Persebaya bernafsu beli Agu Casmir
Kamis, 02 Januari 2014 - 16:44 WIB
Habiskan Rp25 miliar, Persebaya bernafsu beli Agu Casmir
A
A
A
Sindonews.com - Dompet Persebaya tampaknya masih tebal. Buktinya, meski sudah menghabiskan Rp25 miliar, manajemen masih bernafsu belanja pemain anyar. Kini, giliran pemain Singapura berdarah Nigeria Agu Casmir didatangkan ke Surabaya.
Bahkan, pemain naturalisasi Singapura itu sudah mengikuti latihan di Lapangan Naggala, Dukuh Menanggal setelah mendarat di Bandara Juanda, pukul 13.00. "Kita masih lihat dulu, tapi memang bukan tidak mungkin kita akan memakai empat pemain asing," ujar Asisten Manajer Persebaya, Amran Said Ali.
Sebelumnya, Persebaya sudah memiliki tiga pemain asing asal Kamerun, yaitu Emanuel "Pacho" Kenmogne (striker), Patrice Nzekou (gelandang) dan Daniel Monchare (belakang). Sesuai regulasi PT Liga Indonesia, Persebaya masih punya satu kuota pemain asing Asia. Sebab, musim depan setiap tim bisa diperkuat empat pemain asing, tiga non Asia dan satu Asia. Namun, hanya tiga pemain yang diperbolehkan tampil dalam pertandingan.
Sayangnya, meski royal dalam melakukan pembelian pemain. Namun jika dicermati belanja pemain Persebaya cukup berisiko. Apalagi usia pemain asing semuanya berkepala tiga. Termasuk Agu Casmir jika memang jadi direkrut. Saat ini mantan striker Timnas Singapura itu sudah menginjak usia 30 tahun.
Nama Agu Casmir sendiri juga tidak asing. Sebab, pada musim 2010-2011 sempat berkiprah di Indonesia membela Persija Jakarta. Namun sebagai seorang striker penampilannya juga tidak istimewa. Bahkan tenggelam karena dari 21 caps, hanya mengemas sembilan gol. Gagal bersinar di Persija, musim berikutnya Agu Casmir klub LIons XII yang berkiprah di kompetisi Malaysia Super League (MSL).
Entah apa yang menjadi pertimbangan Persebaya kembali berburu striker asing. Yang pasti, Persebaya sebenarnya sudah memiliki dua nama. Selain Pacho juga ada Greg Nwokolo pemain naturalisasi Indonesia berdarah Nigeria. Padahal, saat Piala Gubernur Jatim lalu, banyak sorotan terkait lemahnya sektor tengah dalam menyuplai bola kepada dua penyerang ini.
Apalagi, penampilan gelandang Patrice Nzekou yang sebelumnya merumput bersama Persiba Balikpapan belum sesuai harapan. Bahkan tidak jauh lebih baik dari gelandang asal Serbia Srdan Lopicic yang musim lalu ikut andil besar membawa Persebaya juara Divisi Utama. Saat ini, Lopicic dikabarkan akan segara teken kontrak di Persela Lamongan.
Bahkan, pemain naturalisasi Singapura itu sudah mengikuti latihan di Lapangan Naggala, Dukuh Menanggal setelah mendarat di Bandara Juanda, pukul 13.00. "Kita masih lihat dulu, tapi memang bukan tidak mungkin kita akan memakai empat pemain asing," ujar Asisten Manajer Persebaya, Amran Said Ali.
Sebelumnya, Persebaya sudah memiliki tiga pemain asing asal Kamerun, yaitu Emanuel "Pacho" Kenmogne (striker), Patrice Nzekou (gelandang) dan Daniel Monchare (belakang). Sesuai regulasi PT Liga Indonesia, Persebaya masih punya satu kuota pemain asing Asia. Sebab, musim depan setiap tim bisa diperkuat empat pemain asing, tiga non Asia dan satu Asia. Namun, hanya tiga pemain yang diperbolehkan tampil dalam pertandingan.
Sayangnya, meski royal dalam melakukan pembelian pemain. Namun jika dicermati belanja pemain Persebaya cukup berisiko. Apalagi usia pemain asing semuanya berkepala tiga. Termasuk Agu Casmir jika memang jadi direkrut. Saat ini mantan striker Timnas Singapura itu sudah menginjak usia 30 tahun.
Nama Agu Casmir sendiri juga tidak asing. Sebab, pada musim 2010-2011 sempat berkiprah di Indonesia membela Persija Jakarta. Namun sebagai seorang striker penampilannya juga tidak istimewa. Bahkan tenggelam karena dari 21 caps, hanya mengemas sembilan gol. Gagal bersinar di Persija, musim berikutnya Agu Casmir klub LIons XII yang berkiprah di kompetisi Malaysia Super League (MSL).
Entah apa yang menjadi pertimbangan Persebaya kembali berburu striker asing. Yang pasti, Persebaya sebenarnya sudah memiliki dua nama. Selain Pacho juga ada Greg Nwokolo pemain naturalisasi Indonesia berdarah Nigeria. Padahal, saat Piala Gubernur Jatim lalu, banyak sorotan terkait lemahnya sektor tengah dalam menyuplai bola kepada dua penyerang ini.
Apalagi, penampilan gelandang Patrice Nzekou yang sebelumnya merumput bersama Persiba Balikpapan belum sesuai harapan. Bahkan tidak jauh lebih baik dari gelandang asal Serbia Srdan Lopicic yang musim lalu ikut andil besar membawa Persebaya juara Divisi Utama. Saat ini, Lopicic dikabarkan akan segara teken kontrak di Persela Lamongan.
(aww)