Tiga pemain muda PSM ini bersinar di IIC
Rabu, 15 Januari 2014 - 22:20 WIB
Tiga pemain muda PSM ini bersinar di IIC
A
A
A
Sindonews.com - Tim kepelatihan PSM Makassar melihat ada tiga pemain lokal yang menonjol saat bertempur di Inter Island Cup (IIC) Zona Papua dan Sulawesi di Stadion Mandala, Jayapura. Mereka adalah Abdul Abanda Rahman (striker), Qifly Tamara (gelandang serang) dan Kurniawan Karman (gelandang).
Ketiga pemain tersebut dinilai telah memperlihatkan penampilan yang baik kala menghadapi kepungan tiga klub Papua yang turun dengan kekuatan full. Meski skuad Juku Eja hanya meraih satu poin dari tiga laga.
Terlebih ketiga pemain tersebut merupakan pemain asli Makassar yang masih berusia muda. Kurniawan masih berusia 23 tahun, Abanda (24), dan Qifly Tamara (25). Namun ketiga pemain tersebut mampu memperlihatkan kualitasnya.
Pelatih PSM Makassar Jorg Peter Steinebrunner sengaja memberikan tambahan jam terbang buat para pemain lokal untuk melihat kemampuan mereka masing-masing. Apalagi, di tiga laga yang dilakoni PSM di IIC, pelatih asal Jerman itu tidak memainkan pemain asingnya.
Penasihat teknik PSM Najib Latandang mengatakan, saat berlaga di IIC lalu, ada beberapa pemain yang menonjol karena mampu memperlihatkan penampilan yang baik. "Ada tiga pemain yang menonjol yakni, Abanda, Qifly, dan Kurniawan," kata dia saat dikonfirmasi KORAN SINDO, Rabu (15/1).
Najib tidak menampik jika permainan ketiga pemain lokal PSM ini pantas diacungi jempol. "Mereka tinggal diarahkan dan pengalamannya harus ditambah agar bisa bermain lebih maksimal," ungkapnya.
Ketiga pemain tersebut dinilai telah memperlihatkan penampilan yang baik kala menghadapi kepungan tiga klub Papua yang turun dengan kekuatan full. Meski skuad Juku Eja hanya meraih satu poin dari tiga laga.
Terlebih ketiga pemain tersebut merupakan pemain asli Makassar yang masih berusia muda. Kurniawan masih berusia 23 tahun, Abanda (24), dan Qifly Tamara (25). Namun ketiga pemain tersebut mampu memperlihatkan kualitasnya.
Pelatih PSM Makassar Jorg Peter Steinebrunner sengaja memberikan tambahan jam terbang buat para pemain lokal untuk melihat kemampuan mereka masing-masing. Apalagi, di tiga laga yang dilakoni PSM di IIC, pelatih asal Jerman itu tidak memainkan pemain asingnya.
Penasihat teknik PSM Najib Latandang mengatakan, saat berlaga di IIC lalu, ada beberapa pemain yang menonjol karena mampu memperlihatkan penampilan yang baik. "Ada tiga pemain yang menonjol yakni, Abanda, Qifly, dan Kurniawan," kata dia saat dikonfirmasi KORAN SINDO, Rabu (15/1).
Najib tidak menampik jika permainan ketiga pemain lokal PSM ini pantas diacungi jempol. "Mereka tinggal diarahkan dan pengalamannya harus ditambah agar bisa bermain lebih maksimal," ungkapnya.
(aww)