Jelang ISL, Persib tak mau tersendat di laga awal
Sabtu, 18 Januari 2014 - 11:02 WIB
Jelang ISL, Persib tak mau tersendat di laga awal
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurjaman mengaku siap menjalani setiap pertandingan pada Indonesian Super League (ISL) musim 2014-2015. Meskipun terbilang padat, karena rata-rata selang per pertandingan hanya tiga sampai empat hari, Djadjang mengaku tidak jadi masalah.
Pertandingan pembuka akan dilakoni juara bertahan Persipura Jayapura kontra Persela Lamongan di Stadion Mandala, Jayapura, 1 Februari mendatang. Sementara itu Persib yang tergabung dalam grup barat akan memulai pertandingannya pada 2 Februari mendatang melawan Sriwijaya FC di Stadion Si Jalak Harupat.
"Tidak masalah karena memang setiap tahun juga seperti itu jedanya paling hanya tiga sampai empat hari. Itu normal karena tim sudah mempersiapkan itu termasuk tim-tim juga," kata dia saat dihubungi sindonews.com melalui sambungan telepon.
Menghadapi partai pertama, pelatih yang akrab disapa Djanur ini tidak ingin pengalamannya di tahun lalu terulang. Kala itu Persib sudah harus berhadapan dengan Persipura di laga awal. Akibat kurangnya mental bertanding, Maung Bandung tidak meraih hasil maksimal dan hanya bermain imbang 1-1.
"Kalau nanya bakal seperti itu ya semua pelatih pasti bilangnya tidak ingin. Saya pun demikian, menghadapi partai pembuka nanti pemain akan lebih disiapkan. Utamanya pada metal bertanding," kata dia.
Rekor tidak optimal Persib di laga awal ini belum pernah terpecahkan. Bahkan kompetisi Liga Indonesia VII, Persib harus bertekuk lutut atas PSIS Semarang di Stadion Siliwangi. M.Ridwan yang ketika itu masih berkostum Mahesa Jenar, berhasil mencetak gol kemenangan PSIS.
Setelah itu bahkan Persib secara beruntun kalah tiga kali berturut-turut di kandang. Alhasil pelatih Maung Bandung saat itu, Risnandar Soendoro, harus angkat kaki lebih dulu.
Pertandingan pembuka akan dilakoni juara bertahan Persipura Jayapura kontra Persela Lamongan di Stadion Mandala, Jayapura, 1 Februari mendatang. Sementara itu Persib yang tergabung dalam grup barat akan memulai pertandingannya pada 2 Februari mendatang melawan Sriwijaya FC di Stadion Si Jalak Harupat.
"Tidak masalah karena memang setiap tahun juga seperti itu jedanya paling hanya tiga sampai empat hari. Itu normal karena tim sudah mempersiapkan itu termasuk tim-tim juga," kata dia saat dihubungi sindonews.com melalui sambungan telepon.
Menghadapi partai pertama, pelatih yang akrab disapa Djanur ini tidak ingin pengalamannya di tahun lalu terulang. Kala itu Persib sudah harus berhadapan dengan Persipura di laga awal. Akibat kurangnya mental bertanding, Maung Bandung tidak meraih hasil maksimal dan hanya bermain imbang 1-1.
"Kalau nanya bakal seperti itu ya semua pelatih pasti bilangnya tidak ingin. Saya pun demikian, menghadapi partai pembuka nanti pemain akan lebih disiapkan. Utamanya pada metal bertanding," kata dia.
Rekor tidak optimal Persib di laga awal ini belum pernah terpecahkan. Bahkan kompetisi Liga Indonesia VII, Persib harus bertekuk lutut atas PSIS Semarang di Stadion Siliwangi. M.Ridwan yang ketika itu masih berkostum Mahesa Jenar, berhasil mencetak gol kemenangan PSIS.
Setelah itu bahkan Persib secara beruntun kalah tiga kali berturut-turut di kandang. Alhasil pelatih Maung Bandung saat itu, Risnandar Soendoro, harus angkat kaki lebih dulu.
(wbs)