Ini pemicu kecurangan FIFA di Ballon d'Or

Rabu, 22 Januari 2014 - 17:17 WIB
Ini pemicu kecurangan...
Ini pemicu kecurangan FIFA di Ballon d'Or
A A A
Sindonews.com - Cristiano Ronaldo terpilih sebagai pemenang FIFA Ballon d'Or 2013 usai mengalahkan dua rivalnya, yakni Lionel Messi (Barcelona) dan Franck Ribery (Bayern Muenchen). Namun, dibalik itu semua ada indikasi kecurangan.

Presiden FIFA, Sepp Blatter memberikan kritikan kepada Ronaldo yang dianggapnya sebagai komandan di lapangan. Namun belakang ia meralat ucapan tersebut. Sebagai 'ucapan permintaan maaf' kepada Ronaldo, Blatter memperpanjang pemungutan suara FIFA Ballon d'Or.

Perpanjangan pemungutan suara disinyalir untuk mengurangi kontroversi-kontroversi lainnya menjelang gala Ballon d'Or. Tapi tampaknya hal itu tidak bisa menutupi kesalahan-kesalahan lainnya.

Singkatnya, tahun ini Ronaldo mencetak 69 gol dalam 59 pertandingan atau rata-rata 1,16 gol per game. Messi yang mengalami mengemas 45 gol dalam 47 pertandingan (0,95 gol per game). Sementara Ribery hanya mencetak 24 gol dalam 56 pertandingan (0.42 gol per game). Namun, dilihat dari segi prestasi, Ribery lebih unggul dari dua rivalnya tersebut.

Bersama Bayern, gelandang timnas Prancis itu meraih lima gelar prestisius, yakni Bundesliga, DFB Pokal, Liga Champions, Piala Super Eropa dan FIFA Club World Cup. Sementara Ronaldo tidak meraih gelar apapun musim lalu bersama Madrid. Jika ditilik dari pencapaian tersebut, Ribery layak meraih penghargaan tersebut.

Namun pada kenyataan Ronaldo terpilih sebagai pemain terbaik dunia 2013 dengan memperoleh suara 27,99 persen. Di tempat kedua ada Lionel Messi dengan 24,72 persen, dan 23,26 persen untuk Franck Ribery di peringkat ketiga.

Beberapa waktu lalu, surat kabar Norwegia, Dagbladet dan BT Sport telah memberitakan soal skandal Ballon d'Or. Kedua media itu melaporkan bahwa pelatih timnas Bolivia, Equatorial Guinea, Republik Dominika, Fiji, Kuwait dan Vanuatu mengeluh soal pemungutan suara Ballon d'Or dicurangi .

Para pelatih tersebut mengklaim bahwa suara mereka untuk Ballon d'Or 2013 sudah diubah agar Ronaldo menang tahun ini untuk mengalahkan Lionel Messi dan Franck Ribery .

Pelatih Kuwait, Jorvan Vieira mengatakan. "Saya pikir telah terjadi penipuan di sini, saya memilih untuk Ibrahimovic," tutur Vieira seperti dilansir 101greatgoals

Sementara itu pelatih nasional Qatar Fahad Al Zarraa mengatakan "Saya diberitahu oleh presiden saya untuk memilih Ronaldo untuk membantu Blatter membersihkan citranya sebagai bentuk apresiasi kepada Piala Dunia, " tuturnya.
(dka)
Berita Terkait
Dukung Benzema Rebut...
Dukung Benzema Rebut Ballon d`Or 2022, Ini Alasan Messi
Senyum Sumringah Lionel...
Senyum Sumringah Lionel Messi Angkat Trofi Ballon d’Or 2021
Karim Benzema Sabet...
Karim Benzema Sabet Ballon d Or 2022, Berikut Daftar Pemenangnya
3 Ide Permainan Kejujuran...
3 Ide Permainan Kejujuran untuk Dimainkan Bareng Teman, Siapa Berani?
10 Pertanyaan ‘Truth...
10 Pertanyaan ‘Truth or Dare’ Seru untuk Dimainkan di WhatsApp
7 Gejala Kekurangan...
7 Gejala Kekurangan Vitamin D yang Sering Diabaikan
Berita Terkini
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026 dan Sikap Santai Infantino: Kenapa Dulu Coret Indonesia?
17 menit yang lalu
Data Jagokan Meksiko...
Data Jagokan Meksiko Menang Atas Afsel dengan 66,3 Persen
1 jam yang lalu
Kart.inc Kirim Dua Pembalap...
Kart.inc Kirim Dua Pembalap Indonesia ke Kejuaraan Dunia Gokart Elektrik di Italia
2 jam yang lalu
Jadwal Lengkap Piala...
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Apa yang Terjadi Sehari...
Apa yang Terjadi Sehari Sebelum Kick-Off Piala Dunia 2026?
3 jam yang lalu
Piala Dunia 2026: Meksiko...
Piala Dunia 2026: Meksiko Bidik Start Sempurna, Afrika Selatan Jadi Korban Pertama?
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved